Budi Gunadi Sadikin Turun Langsung ke Jambi, Selidiki Kematian Dokter Internship dan Soroti Beban Kerja Berlebih

Dalam kunjungannya, Menkes tidak hanya melakukan peninjauan lapangan, tetapi juga menggelar rapat tertutup bersama pihak manajemen rumah sakit.

WANITAINDONESIA.CO – Kunjungan Budi Gunadi Sadikin ke Jambi, menjadi sorotan publik setelah ia turun langsung menyelidiki kasus meninggalnya seorang dokter internship di RSUD KH Daud Arif, Kuala Tungkal, Kabupaten Tanjung Jabung Barat.06/05/2026)

Kedatangan Menteri Kesehatan ini merupakan respons cepat pemerintah terhadap dugaan kuat adanya beban kerja berlebih yang dialami dokter magang, yang diduga menjadi salah satu faktor dalam kasus meninggalnya dr. Myta Aprilia Azmy.

Baca Juga :  Tablig Akbar Jamaah Transmigran di Kuamang Kuning, Wamen Viva Yoga Doakan Warga Dijauhkan dari Bencana dan Tetap Bersatu L

Dalam kunjungannya, Menkes tidak hanya melakukan peninjauan lapangan, tetapi juga menggelar rapat tertutup bersama pihak manajemen rumah sakit.

Selain itu, ia secara langsung bertemu dengan 24 dokter internship yang tengah bertugas di rumah sakit tersebut. Dalam pertemuan tersebut, para dokter menyampaikan berbagai keluhan, mulai dari jam kerja panjang hingga minimnya waktu istirahat yang dinilai tidak manusiawi.

Baca Juga :  Semoga Tak Ada Lagi ‘Myta’: Kematian Dokter Internship di Jambi Jadi Sorotan Nasional

“Pemerintah akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem kerja dan pengawasan dokter internship, khususnya di RSUD Daud Arif,” tegas Budi Gunadi Sadikin dalam keterangannya.

Ia juga menekankan pentingnya peran pengawasan internal rumah sakit, termasuk dewan pengawas, agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang. Menkes memastikan bahwa keselamatan dan kesejahteraan tenaga medis, terutama dokter muda, menjadi prioritas utama Kementerian Kesehatan.

Baca Juga :  Semoga Tak Ada Lagi ‘Myta’: Kematian Dokter Internship di Jambi Jadi Sorotan Nasional

Kunjungan ini sekaligus membuka kembali diskusi nasional mengenai sistem internship dokter di Indonesia, yang selama ini kerap disorot karena beban kerja tinggi dan tekanan mental yang besar.

Kasus ini kini dalam tahap investigasi lebih lanjut oleh tim Kementerian Kesehatan, dengan harapan dapat mengungkap penyebab pasti sekaligus menjadi momentum perbaikan sistem secara menyeluruh. (IIT)