Bikin Donat Menjadi Lebih Sehat, Bisa Manfaatkan Labu Parang

Donat dengan aneka topping.

WANITAINDONESIA.CO – Labu parang atau yang sering juga disebut labu kuning, kini tak hanya diolah menjadi kolak atau kue talam. Bahan pangan kaya nutrisi ini sedang naik daun sebagai bahan utama dalam pembuatan donat. Donat Labu Parang menawarkan tekstur yang lebih empuk, lembut, dan warna kuning alami yang cantik, menjadikannya alternatif yang tak kalah menggugah selera dibanding donat kentang.

Kunci kelembutan donat ini terletak pada labu parang yang sudah dikukus dan dihaluskan. Kandungan air dan serat pada labu membantu adonan menjadi lebih lembap dan tidak cepat keras setelah dingin.

Berikut resep praktis donat labu parang anti gagal

Baca Juga :  Puff Pastry Vanilla

Bahan-bahan:

  • 250 gr tepung terigu protein tinggi
  • 100 gr labu parang yang sudah dikukus dan dihaluskan (dinginkan)
  • 35 gr gula pasir
  • 4 gr (sekitar 1 sdt) ragi instan
  • 20 gr susu bubuk (atau 1 sdm)
  • 2 butir kuning telur (kondisi dingin lebih baik)
  • 60-80 ml susu cair dingin (sesuaikan konsistensi adonan)
  • 30 gr margarin/mentega
  • 1/2 sdt garam

Langkah Pembuatan:

  1. Siapkan labu parang, kukus hingga empuk, haluskan, lalu dinginkan. Ini sangat penting agar ragi tidak mati saat dicampur.
  2. Campurkan bahan kering ke dalam wadah besar, campurkan tepung terigu, gula pasir, ragi instan, dan susu bubuk. Aduk rata.
  3. Masukkan bahan basah meliputi labu parang halus dan kuning telur ke dalam campuran bahan kering. Aduk sambil perlahan tuang susu cair dingin. Hentikan penambahan susu jika adonan sudah terasa cukup lembap dan bisa dibentuk.
  4. Uleni adonan pertama hingga setengah kalis.
  5. Tambahkan margarin dan garam. Lanjutkan menguleni hingga adonan benar-benar kalis elastis (tidak mudah robek saat ditarik tipis).
  6. Istirahatkan (Proofing I): Bulatkan adonan, tutup dengan kain lembap atau plastic wrap. Diamkan (proofing) selama $\pm$ 45-60 menit, atau hingga adonan mengembang dua kali lipat.
  7. Pembentukan: Kempiskan adonan untuk menghilangkan udara, lalu bagi menjadi beberapa bagian (sekitar 30-40 gr per donat). Bulatkan, dan istirahatkan lagi $\pm$ 10-15 menit.
  8. Melubangi: Lubangi adonan dengan jari atau cetakan donat.
  9. Istirahatkan (Proofing II): Tutup kembali donat yang sudah dibentuk, diamkan $\pm$ 15-20 menit. Jangan terlalu lama agar tidak over-proofing.
  10. Menggoreng: Panaskan minyak dengan api kecil cenderung sedang. Goreng donat cukup sekali balik agar muncul white ring (cincin putih) yang menjadi ciri khas donat sempurna.
  11. Penyelesaian: Angkat dan tiriskan. Setelah dingin, donat siap diberi topping sesuai selera, seperti gula halus, glaze cokelat, atau keju. (Gdi)
Baca Juga :  Keripik Daging