
WANITAINDONESIA.CO — Perjalanan merawat ketampanan dan kecantikan wajah kini memasuki babak baru yang menekankan pada hasil alami tanpa mengubah karakter asli seseorang. Tren estetika medis (medical aesthetics) modern tidak lagi sekadar mengejar perubahan drastis, melainkan mengutamakan kesehatan kulit dan proporsi wajah yang seimbang melalui penanganan medis yang dipersonalisasi. Kesadaran masyarakat yang kian tinggi akan keamanan serta penanganan langsung oleh dokter berpengalaman mendorong lahirnya standar baru dalam industri perawatan estetika.
Semangat tersebut dibawa oleh jaringan klinik estetika terkemuka asal Malaysia, MyClinic, yang resmi menggelar peluncuran akbar (grand launching) di Jakarta pada 10 Oktober 2026. Ekspansi perdana ke Indonesia ini menandai kehadiran layanan perawatan berbasis bukti medis (doctor-led) serta pelayanan yang dipersonalisasi (personalised care). Rekam jejak selama 12 tahun sejak didirikan pada 2014, dengan portofolio lebih dari 28 cabang di Malaysia dan lebih dari satu juta tindakan perawatan (treatment), menjadi fondasi kuat yang dibawa ke Tanah Air.
Hubungan erat dengan pasien asal Indonesia yang sebelumnya kerap melakukan perawatan di Malaysia menjadi alasan utama di balik langkah strategis ini. Jakarta dipilih sebagai lokasi utama (flagship location) sekaligus pusat pengembangan ekspansi MyClinic di Indonesia melalui PT Kliniku Sukses Sinergy dengan Dr. dr. Taufik Jamaan, SpOG sebagai Komisaris. Operasional kliniknya sendiri dijalankan melalui kolaborasi bersama Klinik Utama MedicaPro demi memastikan seluruh standar operasional dan regulasi medis terpenuhi secara optimal.
Di balik reputasi besarnya, MyClinic mengusung filosofi utama yang menitikberatkan pada proses mendengar sebelum menindak. Setiap tahapan perawatan diawali dengan sesi konsultasi mendalam guna memahami kondisi kulit, struktur wajah, hingga ekspektasi pasien secara menyeluruh. Pendekatan ini memastikan bahwa setiap prosedur medis dirancang khusus sesuai kebutuhan tiap individu, bukan sebuah tindakan seragam yang disamaratakan.
“MyClinic Jakarta merupakan langkah penting dalam perjalanan kami. Selama 12 tahun, kami telah membangun pengalaman, standar medis, dan filosofi pelayanan yang menjadi dasar setiap treatment yang kami lakukan. Kini kami membawa pengalaman tersebut ke Jakarta,” ujar Dr. Hoe Yut Hung, Founder dan Medical Director MyClinic.
Prinsip merawat tanpa menghilangkan karakter alami wajah juga menjadi pedoman utama pimpinan dokter estetika (aesthetic physician) MyClinic Jakarta, Dr. Clarissa Nathasia. Dengan pengalaman lebih dari delapan tahun di bidang kedokteran estetika (aesthetic medicine) serta latar belakang pendidikan lanjutan di bidang biomedis anti-penuaan dan kedokteran regeneratif (Biomedical Anti-Aging & Regenerative Medicine), ia menekankan pentingnya meningkatkan tampilan tanpa mengubah jati diri pasien.
“Kehadiran MyClinic di Indonesia bukan sekadar membawa layanan estetika, tetapi juga menghadirkan pengalaman dan pendekatan yang telah dibangun di Malaysia. Kami ingin pasien merasa mendapatkan pendampingan yang tepat sejak awal, memahami pilihan yang tersedia, dan mendapatkan perawatan yang disesuaikan dengan kebutuhan mereka. Bagi kami, hasil yang baik bukan hanya tentang perubahan penampilan, tetapi juga tentang rasa percaya diri dengan tetap terlihat seperti diri mereka sendiri,” kata Dr. Clarissa.
Layanan unggulan yang dihadirkan mencakup berbagai prosedur tingkat lanjut (advanced aesthetic procedures), mulai dari facial treatments, laser, pengelupasan kulit (peeling), microneedling, platelet-rich plasma (PRP), perawatan pembentukan tubuh (slimming treatments), tindakan suntikan (injectables), penutrisi kulit (skinboosters), hingga perawatan rambut (hair treatments). Tiga perawatan prioritas yang diperkenalkan meliputi Sculptra, Density untuk pengencangan kulit (skin tightening), serta Ultherapy PRIME yang memanfaatkan teknologi gelombang suara berfokus (focused ultrasound) untuk pengangkatan dan pengencangan kulit (skin lifting and tightening) tanpa tindakan bedah.
Seluruh rekam jejak dan keunggulan teknologi tersebut bermuara pada satu komitmen utama, yaitu menghadirkan ruang perawatan yang aman, jujur, dan terpercaya. Senyum kepuasan pasien saat melihat pantulan dirinya di cermin—tetap menjadi diri sendiri namun dalam versi yang lebih segar dan percaya diri—menjadi pencapaian tertinggi dari sebuah seni perawatan estetika medis. Sudahkah Anda bersiap menyapa versi terbaik dari diri Anda hari ini? (Gdi)




