
WANITAINDONESIA.CO ā Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi menerima Penghargaan Khusus Bakti Perempuan bagi Perusahaan, Komunitas, dan Negeri (BERBAKTI) dari Corporate Forum for CSR Development (CFCD).
Penghargaan yang dikantongi Arifah untuk kategori āPerempuan Pemimpin Inspiratif bagi Negeriā (Women of Excellence in Inspirational Leadership for the Nation) tersebut diberikan dalam rangkaian Penganugerahan Perempuan Berbakti Award (PBA), Indonesian CSR Awards (ICA), dan Indonesian SDGs Awards (ISDA).
Apresiasi itu sendiri menjadi momentum untuk memperkuat perhatian terhadap pentingnya kepemimpinan dan partisipasi perempuan dalam pembangunan, sekaligus penguatan pemenuhan hak dan perlindungan anak.
āPenghargaan ini menjadi apresiasi bagi seluruh pihak yang bekerja bersama dalam memastikan perempuan memiliki kesempatan untuk berdaya dan anak-anak mendapatkan perlindungan. Karena pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak membutuhkan kolaborasi lintas sektor. Pemerintah, dunia usaha, masyarakat, organisasi perempuan, lembaga pendidikan, komunitas, dan keluarga memiliki peran masing-masing dalam menciptakan lingkungan yang memberikan kesempatan setara bagi perempuan sekaligus aman bagi anak,ā kata Menteri PPPA dalam keterangannya, Kamis (1/10/2026)
Lebih lanjut, Arifah juga menekankan pentingnya kontribusi dunia usaha melalui Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang tidak berhenti pada kegiatan sosial. Namun, turut diarahkan menjadi investasi sosial jangka panjang yang memberikan manfaat berkelanjutan.
Dalam konteks perempuan dan anak, kontribusi tersebut dapat diperkuat melalui program yang mendukung peningkatan kapasitas dan kemandirian perempuan, sekaligus memperkuat pencegahan dan perlindungan anak dari kekerasan dan berbagai bentuk eksploitasi.
āTidak ada satu pihak yang dapat bekerja sendiri. Kolaborasi dan sinergi lintas sektor menjadi kunci agar kebijakan dan program benar-benar memberikan manfaat bagi perempuan, anak, keluarga, dan masyarakat,ā ujar Arifah
Diketahui, CFCD menetapkan Menteri PPPA Arifah Fauzi sebagai penerima penghargaan khusus atas kontribusinya dalam mendorong pemberdayaan perempuan, penguatan kesetaraan gender, serta pemenuhan hak dan perlindungan anak. Penghargaan ini juga mencerminkan peran Menteri PPPA dalam memperkuat kebijakan dan program di bidang perempuan dan anak melalui kolaborasi lintas sektor.
Menteri PPPA Arifah Fauzi menambahkan, penghargaan tersebut akan menjadi penyemangat menghadirkan kebijakan dan program yang memberikan manfaat nyata bagi perempuan dan anak di seluruh Indonesia.
CFCD melalui PBA, ICA, dan ISDA 2026 mengusung tema āResponsible Business for Supporting Asta Citaā dan memberikan apresiasi kepada perusahaan, komunitas, individu, serta pemangku kepentingan yang dinilai menghadirkan praktik bertanggung jawab, pemberdayaan yang berdampak, serta kontribusi nyata bagi masyarakat dan pembangunan Indonesia.
Selain Menteri PPPA, pada kesempatan yang sama CFCD juga memberikan penghargaan khusus kepada tokoh-tokoh perempuan berpengaruh antara lain Direktur Utama PT PLN Energi Primer Indonesia, Erma Melina Sarahwati, serta Wakil Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Lampung, AKBP Heti Patmawati. (Yud)




