
WANITAINDONESIA.CO — Memasuki usia ke-3, Syariah Hotel Sentul merayakan Yaumul Milad dengan penuh rasa syukur dan kebersamaan. Mengusung tema “Harmoni dan Keberkahan dalam Pelayanan”, perayaan tahun ini tidak sekadar menjadi momentum bertambahnya usia hotel, tetapi juga menjadi kesempatan untuk berbagi kebahagiaan dan mempererat hubungan dengan masyarakat sekitar.
Rangkaian kegiatan Milad ke-3 diawali dengan doa bersama, kemudian dilanjutkan dengan ceramah agama yang memberikan pesan mengenai pentingnya menjaga silaturahmi, berbagi kepada sesama, serta menghadirkan keberkahan dalam kehidupan dan pekerjaan.
Suasana semakin hangat ketika manajemen Lorin Syariah Hotel Sentul menyerahkan santunan kepada 50 anak yatim yang berasal dari lingkungan sekitar hotel. Kegiatan tersebut menjadi bentuk rasa syukur sekaligus wujud kepedulian hotel terhadap masyarakat yang selama ini menjadi bagian dari perjalanan dan perkembangan Syariah Hotel Sentul.
Cluster GM Lorin & Syariah Hotel Sentul, Heri Haryosa, SE, CMAP, MM, CHM, mengatakan bahwa berbagi dengan masyarakat sekitar merupakan bagian dari nilai yang ingin terus dipertahankan.

“Kalau kita berbagi rezeki dengan lingkungan, mereka juga menjadi bagian yang menjaga kita. Kami ingin membangun hubungan yang baik dan harmonis dengan masyarakat sekitar,” ujar Heri.
Menurut Heri, keberadaan hotel di tengah masyarakat diharapkan tidak hanya memberikan manfaat dari sisi ekonomi, tetapi juga membuka kesempatan bagi warga sekitar untuk berkembang. Sejumlah masyarakat setempat telah menjadi bagian dari tim hotel di berbagai bidang, mulai dari housekeeping, keamanan, hingga pekerjaan operasional lainnya.
Semangat berbagi tersebut juga diwujudkan melalui kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat. Ketika musim kemarau dan warga mengalami kesulitan mendapatkan air, Syariah Hotel Sentul turut menyediakan akses air bagi masyarakat sekitar.
Ke depan, manajemen juga memiliki rencana untuk mengembangkan program sosial berupa pembangunan sumur bor bagi masyarakat dan anak yatim yang membutuhkan akses air. Program tersebut diharapkan dapat menjadi bentuk keberlanjutan dari semangat berbagi yang selama ini dibangun.
Sebagai hotel yang mengusung konsep syariah, Syariah Hotel Sentul berkomitmen menerapkan nilai-nilai Islam dalam pelayanan dan kegiatan operasionalnya. Produk yang digunakan memenuhi ketentuan halal, sementara hotel juga telah memperoleh sertifikasi halal dan sertifikasi dari Dewan Syariah Nasional (DSN).

Meski mengusung konsep syariah, Syariah Hotel Sentul tetap terbuka bagi seluruh masyarakat. Hotel berupaya menghadirkan suasana yang nyaman, aman, ramah, dan profesional bagi setiap tamu, baik untuk kebutuhan menginap maupun berbagai kegiatan.
Bagi Heri, konsep pelayanan syariah tidak hanya berkaitan dengan fasilitas, tetapi juga tercermin dari sikap dan perilaku seluruh karyawan.
“Keberkahan dalam pelayanan artinya karyawan, perusahaan, dan tamu sama-sama mendapatkan manfaat. Tamu tidak hanya datang dan menginap, tetapi juga mendapatkan pengalaman dan kepuasan dari pelayanan yang kami berikan,” tuturnya.
Setelah rangkaian kegiatan sosial dan keagamaan, perayaan Milad ke-3 dilanjutkan bersama seluruh karyawan. Momentum tersebut sekaligus menjadi bentuk apresiasi atas kerja keras dan kontribusi seluruh tim yang telah menjadi bagian dari perjalanan Syariah Hotel Sentul selama tiga tahun.
Melalui tema “Harmoni dan Keberkahan dalam Pelayanan”, Syariah Hotel Sentul ingin terus membangun hubungan yang baik antara manajemen, karyawan, tamu, dan masyarakat sekitar.
Tiga tahun menjadi perjalanan yang penuh pengalaman, tantangan, dan pembelajaran. Ke depan, Syariah Hotel Sentul berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan menghadirkan pengalaman hospitality yang nyaman, aman, ramah, profesional, dan berkesan, sekaligus memberikan manfaat serta keberkahan bagi masyarakat di sekitarnya. (SRV)




