WANITAINDONESIA.CO – Momen mudik lalu ada banyak momen kebersamaan penanda Ramadan, dan Lebaran tahun ini menjadi lebih berkesan.
Membersamai suasana guyub nan hangat keluarga Indonesia jelang Lebaran lalu, Wanitaindonesia.co hadirkan aktivitas memasak bersama dengan resep kue kering spesial. Walau momen Ramadan telah berlalu, ide nan membumi ini tetap dapat terus dilaksanakan pada momen Lebaran tahun depan.
Memasak menjadi salah satu kegiatan favorit, karena dapat merekatkan kembali tali silahturahmi antar sesama anggota keluarga. Menjadi terapi bagi jiwa, meningkatkan mood selain menghadirkan komunikasi intens antar sesama.
Sebelum memulai pekerjaan, buatlah anggota keluarga yang ada menjadi beberapa kelompok. Tujuannya agar seluruh anggota dapat merasakan pengalaman saat memasak.
Masing-masing kelompok akan membuat kue yang sama atau varian berbeda, sesuai ketersediaan bahan, kreativitas, dan tentunya merujuk pada keinginan bersama. Pilihan kuenya bisa dari kue nostalgia semasa kecil dahulu, bisa dihadirkan dengan cita rasa klasik maupun
Adapun untuk peralatan yang terbatas, dapat digunakan secara bergantian menyesuaikan kebutuhan.
Kelompok pertama memulai pekerjaan dengan mempersiapkan peralatan, menimbang bahan dengan ukuran tepat. Agar efisien jumlah adonan untuk satu kali proses produksi disarankan dua kali dari standar resep.
Kelompok kedua mulai mencampur, dan membuat adonan, kemudian mencetak sesuai petunjuk resep. Agar hadir vibes zona memori, gunakan daun pisang sebagai alas kue yang telah dibentuk, dan dicetak.
Proses mencetak, dan menghias adonan dengan icing sugar bisa dilakukan bersama-sama dengan kelompok lainnya.
Dikarenakan pekerjaan mencetak, terlebih menghias adonan harus dilakukan cepat, agar adonan tak rusak karena terpapar udara, serta panas.
Penyebab kue bantat, pecah atau melebar.
Sebelum mencetak, dan menghias pastikan tangan harus bersih.
Kelompok ketiga bertugas memanggang, mempersiapkan ram kawat untuk mendinginkan kue yang baru matang, untuk kemudian dimasukkan ke dalam toples.
Sembari menanti kue matang, kelompok empat dapat mempersiapkan toples. Perhatikan kondisi toples. Jika terlihat usang, dapat dihias toples dengan ornamen lebaran, ribbon, mote maupun bunga artifisial, dengan memanfaatkan lem tembak.
Ketika proses memanggang berlangsung, kelompok selanjutnya bisa membersihkan peralatan, dan mempersiapkan kembali adonan dengan varian kue yang sama maupun yang berbeda.
Bagi yang tak ikut memasak karena tak hobi, disarankan untuk tak asyik dengan gawai. Sebaiknya tetap berada di area dapur jika ruangannya luas atau ruang tamu, untuk ikut menyaksikan.
Intinya semua berkumpul sembari melihat, dan mengerjakan beragam pekerjaan lainnya untuk menyambut Lebaran, guna menjaga suasana tetap guyub, dan hangat.
Kreasi kue “perekat” silaturahmi bisa disajikan sebagai suguhan Hari Raya, maupun dibawa pulang ke rumah masing-masing sebagai oleh-oleh. Lewat kue spesial yang dimasak dengan kebersamaan, cinta kasih tentunya tak sekedar menawarkan kelezatan, namun juga akan memberikan sebuah pengalaman mudik berkesan.
Membersamai momen di rumah dalam suasana festive IdulFitri, Wanitaindonesia.co bersama pembaca setia Eka P mempersembahkan sajian Vanilla Cookies
Vanilla Cookies
Bahan:
- 150 gr mentega dingin
- 75 gr gula bubuk
- 200 gr tepung terigu protein sedang.
Cara Memasak:
- Aduk mentega dingin, tepung terigu, dan gula bubuk hingga menjadi adonan yang menyerupai pasir.
- Kemudian satukan, dan bungkus dengan plastik bening.
- Simpan dalam freezer 1 jam hingga adonan bisa dibentuk.
- Tipiskan adonan 1/2 cm kemudian cetak bundar diameter 5 cm. Atau sesuai selera.
- Pindahkan adonan di atas loyang beroles margarin.
- Panggang adonan dalam oven bertemperatur 150 derajat C sampai matang. Angkat, dinginkan.
Untuk: 7 potong. (*)

