Selain Perangkat Keamanan, Penting Bagi Pesepeda Untuk Selalu Waspada

Penampakan helm berstandar internasional.

WANITAINDONESIA.CO – Belum lama ini pesepeda diingatkan kembali untuk selalu waspada saat berada di jalan raya, peristiwa kecelakaan yang menimpa Vice President (VP) Sekretaris SKK Migas, Hudi Dananjoyo Suryodipuro (48) hingga merenggut nyawanya menjadi pembelajaran untuk senantiasa berhati-hati dalam berkendara.

Meski pesepeda memiliki kecepatan di bawah kendaraan bermotor namun apabila tidak dibekali perangkat keselamatan diri bisa fatal.

Kecelakaan fatal yang menimpa Hudi memang tidak bisa dihindari meski di dalam peristiwa itu korban sudah dibekali dengan perangkat keselamatan seperti helm berstandar. Di sini penting kewaspadaan mengingat kondisi kita di jalan raya, serta tidak semua pengendara memperhatikan pesepeda.

Terakhir yang paling penting adalah menjaga kecepatan sehingga tatkala terjatuh cedera yang dialami tidak sampai fatal.

Berikut beberapa hal yang harus diperhatikan apabila berkendara menggunakan sepeda di jalan raya.

1. Gunakan helm berstandar
Helm sepeda bisa melindungi kepala dan otak dari benturan keras. Wajib dipakai meskipun hanya bersepeda jarak dekat. Pilih yang bersertifikasi keamanan (seperti SNI, CE, atau MIPS) dan pastikan ukurannya pas di kepala.

Baca Juga :  Wirausaha Perempuan Perlu Waspada dan Tangkas Hadapi Volatilitas Global

2. Lampu dan reflektor
Keduanya akan membantu visibilitas pesepeda baik itu saat berjalan di saat terang seperti siang hari maupun di saat gelap atau malam hari. Kehadiran lampu dan reflektor dapat membantu pengendara lain melihat keberadaan pesepeda.

3. Sarung Tangan
Fungsinya dapat melindungi telapak tangan jika terjatuh (secara alami tangan akan menopang badan), menambah daya cengkeram pada stang, dan mengurangi getaran.

4. Kacamata / pelindung mata
Saat di jalan raya tidak tertutup kemungkinan adanya lontaran debu, kerikil, angin, serangga yang dapat mengganggu konsentrasi saat berkendara. Tak hanya itu fungsi dari kacamata adalah untuk mencegah silau dari sinarmatahari sehingga kewaspadaan tetap terjaga.

5. Pakaian terang
Pakaian Berwarna Terang/Cerah (atau Pakaian Khusus Sepeda): Meningkatkan visibilitas Anda di jalan. Jersey dan celana sepeda biasanya dirancang dengan bahan yang menyerap keringat dan bantalan (padding) untuk kenyamanan, terutama saat jarak jauh.

Baca Juga :  Kita Semua Harus Waspadai Cacar Monyet Dan Orang Tua Harus Tau

6. Pelindung Lutut dan Siku (Disarankan):
Perangkat keamanan ini ditujukan khususnya bagi pemula, anak-anak, atau yang bersepeda di medan ekstrem (seperti sepeda gunung).

Berikut tips dalam memilih helm sepeda yang tepat

Helm adalah investasi keselamatan paling penting. Memilih helm yang tepat berarti memastikan perlindungan maksimal, kenyamanan, dan visibilitas.

1. Pastikan Ukuran dan Posisi Pas

  • Ukur Lingkar Kepala: Gunakan meteran atau pita untuk mengukur lingkar kepala Anda, sekitar 2.5 cm di atas alis. Sebagian besar helm memiliki rentang ukuran dalam cm (misalnya, 54−61 cm).
  • Helm Harus Rata: Helm harus duduk rata di atas kepala (tidak miring ke belakang atau ke depan). Bagian depan helm harus berada sedikit di atas alis mata.
  • Cek Tali Pengikat (Chin Strap): Tali harus kencang tetapi nyaman, dengan pengait di bawah dagu. Pastikan tali yang membentuk huruf ‘V’ bertemu tepat di bawah telinga Anda.

2. Prioritaskan Sertifikasi Keamanan
Jangan hanya melihat desain, fokus pada label sertifikasi! Ini menjamin helm sudah diuji untuk menyerap benturan:

  • Standar Umum: Cari label CE (Standar Keamanan Eropa) atau CPSC (Standar AS). Di Indonesia, helm sepeda motor wajib SNI, namun untuk helm sepeda, CE atau CPSC adalah standar internasional yang diakui.
  • Teknologi MIPS (Sangat Disarankan): Multi-directional Impact Protection System (MIPS) adalah lapisan tambahan di dalam helm yang dirancang untuk bergeser sedikit saat terjadi benturan miring (sudut), meniru sistem perlindungan alami otak. Teknologi ini dapat mengurangi gaya rotasi pada kepala yang sering menjadi penyebab cedera otak serius.
Baca Juga :  Wirausaha Perempuan Perlu Waspada dan Tangkas Hadapi Volatilitas Global

3. Sesuaikan dengan Jenis Sepeda

  • Road Bike (Sepeda Balap): Helm cenderung aerodinamis dengan banyak ventilasi agar ringan dan mengurangi hambatan angin.
  • Mountain Bike (MTB): Helm biasanya menutupi bagian belakang kepala lebih banyak dan sering dilengkapi visor untuk melindungi dari sinar matahari, ranting, dan lumpur.
  • Urban/Casual: Desainnya lebih santai, namun pastikan tetap bersertifikasi. (Gdi)