Satu Klik di EggMpire Token Berkontribusi Atasi Stunting dan Perubahan Iklim

Founder EggMpire Token (EGGM), Julius Robinson menjelaskan gerakan yang digulirkan untuk mendukung penghijauan dan mengatasi stunting melalui program bagi-bagi telur. (HO-EGGM)

WANITAINDONESIA.CO – Pernahkah terbayang, hanya dengan dukungan teknologi digital, kita bisa sekaligus menanam pohon dan membagikan telur bergizi untuk anak-anak yang membutuhkan? Inilah inovasi segar yang dibawa oleh EggMpire Token (EGGM).

Resmi diperkenalkan dalam acara soft launching di kawasan SCBD, Senayan, PT Eggmpire Bumi Lestari bersama PT Eggcologic Bumi Lestari dan Yayasan Equator Bumi Lestari memperkenalkan sebuah ekosistem unik. EGGM bukan sekadar aset digital biasa, melainkan jembatan antara teknologi, pelestarian lingkungan, dan misi sosial yang nyata.

Founder EGGM, Julius Robinson, mengungkapkan bahwa gerakan ini lahir dari kegelisahan akan program keberlanjutan yang seringkali terasa lambat. Lantas persepsi ini diubah melalui EggMpire yang segalanya bisa bergerak dengan cepat.

Baca Juga :  Atasi Stunting, Bridgestone Gandeng Dompet Dhuafa Wujudkan Generasi Sehat

“Upaya peningkatan sosial dan aksi iklim harus instan. Dalam ekosistem EGGM, sertifikat ESG (Environment, Social, and Governance) keluar dalam hitungan detik, dan aksi nyata di lapangan dieksekusi hanya dalam hitungan hari,” ujar Julius.

Melalui Yayasan Equator Bumi Lestari, ekosistem ini telah menanam puluhan ribu pohon di berbagai wilayah mulai dari Riau, Bandung, Banten, Bali, hingga pesisir Muara Gembong. Namun, yang membuat EGGM terasa sangat dekat dengan hati para perempuan dan ibu adalah fokusnya pada ketahanan pangan.

Baca Juga :  Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting Sasar Keluarga Berisiko Stunting di Cilegon

Bekerja sama dengan PT Eggcologic Bumi Lestari, ekosistem ini memproduksi telur dengan metode ramah lingkungan (bio-konversi limbah organik). Hasilnya? luar biasa: Telur-telur berkualitas dibagikan setiap minggu melalui program CSR. Sasarannya mulai dari panti asuhan, panti jompo, hingga korban bencana alam. Harapannya lewat ekosistem ini bisa menjadi garda terdepan dalam mendukung program pencegahan stunting di Indonesia.

EggMpire tidak main-main dengan komitmennya. Dalam enam bulan ke depan, Julius menargetkan penanaman 600.000 pohon dan donasi 3 juta butir telur untuk masyarakat prasejahtera. Menuju tahun 2030, jangkauan peternakan berkelanjutan ini akan diperluas ke berbagai wilayah lainnya.

Baca Juga :  LKC Dompet Dhuafa Resmikan Pos Sehat At-Tin untuk Tekan Stunting di Bekasi

Berbeda dengan program sosial konvensional yang terkadang sulit dipantau, EGGM menawarkan transparansi total. Setiap kontribusi tercatat secara digital sehingga Sahabat Wanita Indonesia bisa melihat langsung dampak nyata dari bantuan yang diberikan.

Ini adalah ajakan bagi kita semua—baik individu maupun komunitas—untuk mulai peduli pada bumi dan sesama dengan cara yang lebih modern dan terukur. Karena aksi kecil yang terintegrasi teknologi, bisa menghasilkan dampak raksasa bagi generasi masa depan. (Gdi)