
WANITAINDONESIA.CO – Suasana syahdu menyelimuti Gereja Katedral Jakarta pada peringatan Jumat Agung tahun ini. Namun, ada yang berbeda dan mencuri perhatian. Selain kekhusyukan doa, Katedral Jakarta mengusung semangat yang sangat dekat dengan hati para perempuan Indonesia: Wastra Nusantara dan Kelestarian Alam.
Melalui tema Paskah 2026 yang berakar pada arah dasar Keuskupan Agung Jakarta (KAJ), umat diajak untuk melakukan “pertobatan ekologis”. Sebuah ajakan lembut namun tegas untuk kembali merawat bumi sebagai rumah bersama.
Siapa sangka dekorasi sakral bisa lahir dari sisa-sisa pembangunan? Humas KAJ dan Gereja Katedral, Susyana Suwadie, menjelaskan bahwa instalasi Bukit Golgota tahun ini merupakan hasil kreativitas pemanfaatan limbah.
- Batu dan Kertas: Alih-alih membeli material baru, panitia mengumpulkan sisa bahan bangunan dan kertas bekas untuk menyusun replika bukit.
- Aksi Hijau: Tak hanya di dalam gereja, area luar pun dipercantik dengan penanaman 16 pohon palem di sekitar patung Kristus Raja.
“Intinya adalah bagaimana Katedral mencoba tetap mendukung dan mencintai wastra Nusantara kita, sekaligus membiasakan umat melakukan daur ulang sampah sebagai wujud nyata mencintai sesama dan alam semesta,” ujar Susyana.
Bagi Sahabat Wanita Indonesia yang berencana mengikuti rangkaian ibadah, perlu diketahui bahwa antusiasme umat sangat luar biasa. Dari 5.000 kursi yang disediakan setiap harinya, pendaftaran untuk ibadah Jumat Agung pukul 12.00 dan 15.00 WIB terpantau sudah penuh.
Berikut adalah jadwal Ibadat Jumat Agung hari ini:
• Pukul 12.00 WIB: Dipimpin oleh Romo Yusuf Edi Mulyono.
• Pukul 15.00 WIB: Dipimpin oleh Romo Makarius Marsono.
• Pukul 18.00 WIB: Dipimpin oleh Romo Yohanes Deodatus (Tersisa kuota terbatas).
Fasilitas yang Inklusif dan Ramah
Katedral Jakarta tetap mengedepankan kenyamanan bagi seluruh lapisan keluarga:
- Ibadah Hibrida: Disediakan khusus untuk memfasilitasi para lansia dan umat yang sedang sakit agar tetap bisa beribadah dari rumah.
- Terowongan Silaturahmi: Akses parkir dialokasikan di Masjid Istiqlal, di mana umat bisa berjalan dengan nyaman melalui Terowongan Silaturahmi langsung menuju gereja.
- Titik Parkir Lainnya: Tersedia di Sekolah Ursula, Kantor Pos, dan area Lapangan Banteng.
Perayaan Paskah kali ini bukan sekadar ritual, melainkan sebuah pernyataan gaya hidup. Menggunakan wastra saat beribadah dan menjaga kebersihan lingkungan adalah cara elegan untuk menunjukkan bahwa iman dan kasih pada bumi bisa berjalan beriringan.
Selamat merayakan Paskah, Sahabat Wanita Indonesia! Semoga semangat pembaruan menyertai kita semua. (Gdi)




