
WANITAINDONESIA.CO – Siapa yang tidak merinding saat mendengar lirik “Evaluasi” atau merasa terwakili saat mendengarkan “Rumah ke Rumah”? Bagi kita yang merasa album debut Hindia adalah soundtrack perjuangan hidup, ada kabar bahagia sekaligus menggetarkan.
Tepat pada Jumat (2/4/2026) di Museum MACAN, Jakarta Barat, Baskara Putra alias Hindia resmi mengumumkan bahwa album fenomenal “Menari dengan Bayangan” akan diadaptasi menjadi film layar lebar.
Proyek ambisius ini tidak main-main. Baskara menggandeng Palari Films, rumah produksi di balik kesuksesan film-film berkualitas seperti Posesif dan Aruna & Lidahnya. Duduk di kursi sutradara adalah Edwin, peraih Piala Citra yang dikenal punya sentuhan magis dalam menggambarkan emosi manusia secara jujur.
“Perjalanan baru bagi ‘Menari dengan Bayangan’ yang akan hadir dalam medium baru bersama Palari Films,” ungkap Baskara dengan antusias.
Bagi Baskara, Palari Films adalah rumah produksi yang selalu relevan dan berani membicarakan isu yang tengah terjadi di masyarakat—sangat sejalan dengan jiwa lagunya yang jujur dan apa adanya.
Sejak dirilis pada 2019, lagu-lagu dalam album ini telah menjadi “teman curhat” bagi banyak wanita Indonesia dalam melewati masa sulit, pendewasaan, hingga mencari arti rumah yang sesungguhnya. Transformasi dari melodi ke visual ini diprediksi akan menjadi karya yang sangat relatable dan menyentuh sisi terdalam kita.
Edwin sendiri memproyeksikan film ini sebagai bagian dari perayaan satu dekade Palari Films. Mengingat rekam jejak Edwin yang pernah membawa pulang penghargaan Golden Leopard di Locarno International Film Festival lewat film Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas, kita bisa berekspektasi kualitas visual dan cerita yang kelas dunia!
Yang Menarik di Film Ini:
- Sentuhan Emosional: Mengambil inti sari kegelisahan anak muda yang ada di albumnya.
- Tim Pemenang: Kolaborasi musisi peraih AMI Awards 2025 (Baskara) dan sutradara pemenang Piala Citra (Edwin).
- Visual yang Estetik: Mengingat pengumumannya dilakukan di Museum MACAN, kita bisa berekspektasi estetika film yang memanjakan mata.
Jadi, siap-siap pesan tiketnya ya, sahabat Wanita Indonesia! Apakah lagu favoritmu akan menjadi adegan paling ikonik di film ini? (Gdi)




