Pegadaian Hadirkan “Khitan Aman, Nyaman, Berkah” untuk Wujudkan Komitmen ESG, Ratusan Anak Ikuti Khitanan Massal Gratis di Jakarta Barat

Kegiatan khitanan massal ini juga menjadi bentuk implementasi prinsip ESG (Environmental, Social, and Governance) yang dijalankan Pegadaian, khususnya pada aspek sosial. Foto : Alam Mustika

WANITAINDONESIA.CO – Jakarta, Komitmen PT Pegadaian dalam memberikan manfaat nyata bagi masyarakat kembali diwujudkan melalui kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR). Bertempat di Gedung Pertemuan Almaka, Kalideres, Jakarta Barat, PT Pegadaian Kantor Wilayah IX Jakarta 2 menggelar kegiatan “Khitanan Massal, Khitan Aman, Nyaman, Berkah” sebagai bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat.

Kegiatan yang berlangsung ini menjadi bagian dari rangkaian program CSR Pegadaian yang menyasar masyarakat umum, khususnya keluarga yang membutuhkan fasilitas layanan khitan bagi anak-anak. Pelaksanaan kegiatan ini juga menjadi momentum positif di tengah masa libur panjang, sehingga masyarakat dapat memanfaatkan waktu tersebut untuk mengikuti program sosial yang diberikan.

Pimpinan Wilayah PT Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2, Maryono, menyampaikan bahwa kegiatan khitanan massal ini merupakan salah satu bentuk kepedulian Pegadaian dalam menghadirkan nilai manfaat di tengah masyarakat.

“Untuk kegiatan hari ini merupakan hari pertama rangkaian kegiatan khitanan massal yang dilaksanakan oleh PT Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2. Pelaksanaan pertama bertempat di wilayah Jakarta Barat, tepatnya di area Kalideres. Selanjutnya, kegiatan akan dilanjutkan di wilayah Tangerang Selatan yang mencakup beberapa area seperti Pondok Aren, Cirendeu, dan sekitarnya,” ujar Maryono.

Baca Juga :  Pelabuhan Bakauheni Mulai Padat H-8, Ini Tips Nyaman Menyeberang Bersama Keluarga!

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Pegadaian menargetkan sekitar 200 peserta yang mengikuti program khitanan massal. Peserta yang hadir berasal dari berbagai latar belakang masyarakat dan tidak terbatas hanya bagi nasabah Pegadaian.

Menurut Maryono, pendaftaran kegiatan ini dibuka secara umum melalui berbagai kanal informasi, termasuk media sosial dan unit-unit kerja Pegadaian.

“Kegiatan ini terbuka untuk umum. Kami melakukan publikasi melalui media sosial dan informasi dari unit kerja Pegadaian. Menariknya, banyak peserta yang bukan merupakan nasabah Pegadaian. Mereka mengetahui kegiatan ini dari informasi teman, keluarga, maupun media sosial,” jelasnya.

Lebih lanjut, Maryono menjelaskan bahwa kegiatan CSR ini tidak hanya bertujuan memberikan bantuan sosial, tetapi juga menjadi sarana memperkenalkan Pegadaian kepada masyarakat secara lebih luas.

Menurutnya, Pegadaian saat ini tidak hanya dikenal sebagai lembaga yang bergerak di bidang bisnis, tetapi juga menghadirkan berbagai kemudahan dan solusi finansial bagi masyarakat.

“Sebenarnya kegiatan ini murni sosial, tetapi kami juga ingin memperkenalkan bahwa Pegadaian bukan hanya tentang bisnis. Saat ini masyarakat juga bisa mendapatkan berbagai kemudahan, salah satunya melalui layanan investasi tabungan emas melalui aplikasi Tring Pegadaian,” ungkap Maryono.

Baca Juga :  Pinjaman dengan Biaya Ringan, Tanpa Jaminan, dan Bebas Riba,Ini Cara Mendapatkannya!

Ia menambahkan, pengenalan layanan digital tersebut menjadi bagian dari upaya Pegadaian untuk mendekatkan diri dengan generasi muda dan keluarga masa kini.
“Peserta kegiatan ini banyak dari keluarga muda, dan anak-anak yang mengikuti khitan mulai dari usia sekitar dua hingga belasan tahun. Kami berharap sejak dini masyarakat sudah mulai mengenal konsep investasi dan perencanaan masa depan melalui tabungan emas,” tambahnya.

Foto : Alam Mustika

Kegiatan khitanan massal ini juga menjadi bentuk implementasi prinsip ESG (Environmental, Social, and Governance) yang dijalankan Pegadaian, khususnya pada aspek sosial. Melalui program tersebut, Pegadaian berupaya memberikan dampak positif atau social value kepada masyarakat yang membutuhkan.

“ESG memiliki tiga pilar, yaitu lingkungan, sosial, dan tata kelola. Untuk kegiatan ini kami fokus pada pilar sosial, bagaimana memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

Karena biaya khitan secara mandiri tentu cukup besar bagi sebagian keluarga, sehingga melalui program ini kami dapat membantu memberikan kemudahan,” jelas Maryono.

Dalam pelaksanaannya, Pegadaian juga bersinergi dengan pemerintah daerah dan pihak terkait untuk mendukung kelancaran kegiatan, mulai dari penyediaan lokasi hingga penyebaran informasi kepada masyarakat.

Baca Juga :  Nikmati Ramadan Penuh Berkah dengan Promo Lifestyle Eksklusif dari BSI Card

Selain khitanan massal, Pegadaian juga memiliki berbagai program CSR lainnya yang dilakukan secara berkelanjutan. Di antaranya pembinaan masyarakat, program pengelolaan bank sampah, bantuan sosial, hingga respons cepat ketika terjadi bencana seperti kebakaran maupun banjir.

“Kami juga memiliki kegiatan rutin lainnya. Jika ada musibah di masyarakat, kami berusaha hadir untuk membantu. Kami berharap tentunya tidak ada musibah, tetapi ketika masyarakat membutuhkan, Pegadaian siap berkontribusi,” ujar Maryono.

Pemilihan lokasi kegiatan khitanan massal dilakukan secara bergilir di berbagai wilayah.

Sebelumnya, kegiatan serupa telah dilaksanakan di beberapa area seperti Tanjung Priok dan wilayah lainnya. Tahun ini, Pegadaian memilih wilayah Jakarta Barat dan Tangerang Selatan sebagai bagian dari rangkaian program.

Melalui kegiatan “Khitanan Massal, Khitan Aman, Nyaman, Berkah”, Pegadaian berharap dapat terus memperkuat hubungan dengan masyarakat sekaligus menghadirkan manfaat yang dirasakan secara langsung.

Dengan keberhasilan berbagai program sosial yang dijalankan, Pegadaian menunjukkan bahwa keberhasilan sebuah perusahaan tidak hanya diukur dari sisi bisnis, tetapi juga dari kontribusi dan kepeduliannya dalam membangun masyarakat yang lebih sejahtera. (AM)