Operasi Hydrocehalus di RSUD Tobelo, Bentuk Komitmen Phapros Dukung Kesehatan Rakyat Indonesia Timur

PT Phapros Tbk (PEHA) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kesehatan masyarakat di wilayah timur Indonesia dengan partisipasi dalam kegiatan “Kado Natal Gubernur di Bulan Kasih”.

WANITAINDONESIA.CO – PT Phapros Tbk (PEHA) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kesehatan masyarakat di wilayah timur Indonesia dengan partisipasi dalam kegiatan “Kado Natal Gubernur di Bulan Kasih”. Kegiatan ini berupa operasi pasien hydrocephalus dan pemeriksaan balita untuk pencegahan stunting yang berlangsung di RSUD Tobelo, Kabupaten Halmahera Utara, Provinsi Maluku Utara, pada hari Jumat (12/12/2025).

Kegiatan yang dihadiri langsung oleh Gubernur Maluku Utara Ibu Sherly Tjoanda ini merupakan bentuk kepedulian terhadap kesehatan anak di daerah dan dukungan bantuan  langsung bagi keluarga yang membutuhkan.

Operasi hydrocephalus dilakukan menggunakan produk Inashunt, yang merupakan alat kesehatan produksi dalam negeri hasil kolaborasi Phapros dengan Universitas Gadjah Mada.

Baca Juga :  Sambut Idulfitri, Phapros Pastikan Kesediaan Antimo untuk Pemudik

Produk inovatif yang dirancang untuk membantu penanganan kondisi penumpukan cairan di otak (hydrocephalus) secara aman dan efektif.

Plt. Direktur Utama PT Phapros Tbk, Ida Rahmi Kurniasih, di lokasi yang berbeda menyampaikan bahwa dukungan Phapros sejalan dengan komitmen perusahaan dalam memperkuat kemandirian alat kesehatan nasional dan memperluas pemanfaatannya di fasilitas kesehatan daerah.

Inashunt adalah produk dalam negeri yang dikembangkan untuk membantu penanganan hydrocephalus dengan teknologi yang terjangkau dan berkualitas. Kami bangga produk karya anak bangsa ini dapat mendukung pelayanan kesehatan di Maluku Utara dan membantu pasien yang membutuhkan,” ujar Ida.

Ida juga menegaskan bahwa dukungan Phapros terhadap program pemerintah daerah merupakan upaya perusahaan untuk hadir lebih dekat dengan masyarakat dan memperkuat peran industri farmasi nasional dalam isu kesehatan prioritas. Hal ini sejalan dengan arahan Danantara untuk Melayani Sepenuh Hati.

Baca Juga :  Dukung Kesehatan Pria Dewasa, Phapros Kenalkan Produk Baru di INASAU 2025

Hydrocephalus dan stunting adalah tantangan kesehatan yang membutuhkan intervensi cepat dan kolaboratif. Melalui dukungan ini, kami berharap semakin banyak pasien dan balita yang mendapatkan penanganan dini sehingga kualitas kesehatan masyarakat dapat meningkat, tambahnya.

Tindakan operasi yang dilakukan oleh Dokter Spesialis Bedah Syaraf dan pemeriksaan balita untuk pencegahan stunting di RSUD Tobelo juga menjadi momentum menunjukkan kapasitas Phapros sebagai produsen farmasi dan alat kesehatan yang semakin terintegrasi.

Baca Juga :  Phapros Catat Lonjakan EBITDA 869% di Semester I/2025, Didukung Penjualan dan Efisiensi Biaya

Ibu Sherly Tjoanda menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta PT Phapros Tbk atas terwujudnya kolaborasi pertama yang menjadikan Halmahera Utara sebagai lokasi CSR program penanganan hydrocephalus. Beliau berharap dua bayi yang dioperasi ini dapat normal tumbuh kembangnya dan beraktivitas dengan lebih baik.

Program ini memberi harapan baru bagi keluarga, mengembalikan keyakinan bahwa anakanak tersebut memiliki peluang untuk menjalani hidup yang lebih sehat dan produktif, ungkap Sherly dalam sambutannya.

Phapros terus meneguhkan komitmennya untuk mendorong ketersediaan produk farmasi dan alat kesehatan produksi dalam negeri di berbagai wilayah terjauh Indonesia, demi mendukung program pemerintah untuk memperkuat ketahanan kesehatan nasional. (Srv)