
WANITAINDONESIA.CO – Masyarakat Jepang memiliki seni dalam perawatan kulit kepala, dan rambut yang berdampak tak hanya bagi rambut namun juga bagi kesehatan mental mereka.
Keberadaan Onsen Hair mengadaptasi dari ritual relaksasi, serta pembersihan tubuh dari pemandian air panas alami yang kaya mineral di Jepang.
Onsen Hair & Scalp Therapy kemudian diperkenalkan Dermies Max Aesthetic Clinic Kemang by Erha, dikarenakan memiliki banyak keunggulan, serta mampu mengakomodir kebutuhan Gen-Z, sekmen market mereka.
dr. Cynthia Ayuningtias, Anti-aging, Healthy Scalp & Hair Expert, Erha Clinic Group menjelaskan, “Lewat pengalaman pada layanan medis kulit, dan rambut yang dipersonalisasi dengan harga terjangkau menggunakan standar ahli dermatologi, dan teknologi tinggi, Dermies Max Aesthetic Clinic Kemang by Erha tak hanya mengadaptasi budaya perawatan kulit kepala, dan rambut masyarakat Jepang. Namun treatment Onsen Hair & Scalp Therapy disempurnakan dengan scalp care, dan deep relaxation. Yang mana penanganannya dilakukan secara medis, dan profesional.”

Rangkaian Perawatan Paripurna
“Onsen Hair & Scalp Therapy merupakan perawatan yang memadukan water calming treatment, yang analisis kulit kepala hingga rangkaian pembersihan, dan nutrisi rambut dalam satu sesi komprehensif, “imbuhnya.
Sebelum melakukan treatment, kulit kepala akan dianalisa dengan memakai alat khusus.
Kemudian terapis akan melakukan pembersihan kulit kepala menggunakan sisir baru giok, dan diberi produk perawatan kulit kepala untuk menghilangkan berbagai macam kotoran, kulit mati, ketombe secara menyeluruh.
Setelah itu rambut akan dibasahi, dan di steam menggunakan air hangat agar pori-pori kulit kepala terbuka untuk mengoptimalkan penyerapan nutrisi dari produk hair care yang digunakan.
Berlanjut pada pengaplikasian sampo yang dilakukan sembari memijat lembut pada kulit kepala guna menghilangkan kotoran, minyak, keringat, bau, ketombe, serta kulit mati.
“Sampo yang digunakan menyesuaikan dengan kondisi jenis rambut, dan tidak menggunakan sampo khusus, “terang Dokter Cynthia.
Treatment berlanjut dengan pengaplikasian produk khusus yang dilakukan dengan pijatan lembut, bertujuan untuk meningkatkan sirkulasi, serta memberikan efek relaksasi.
Proses penguapan dilakukan untuk menutrisi rambut dengan menggunakan produk hair mask, sambil dilakukan pemijatan kembali kulit kepala secara intensif.

Tahapan akhir dari Onsen Hair & Scalp Therapy berupa proses hairfall. Menggunakan alat dengan teknologi nano-bubble. Yang mana air akan masuk lebih dalam ke pori-pori kulit kepala, lalu akan membersihkan sisa produk tanpa membuat kulit kepala kering.
Alatnya berbentuk unik setengah lingkaran, berfungsi sebagai alat steam rambut. Dilengkapi dengan lubang halus untuk memancarkan air yang diarahkan ke kepala.
Dioperasikan dengan tangan dengan cara menekan ke atas, dan ke bawah secara intens,
selama lebih kurang 10 menit.
Selama proses Onsen Hair & Scalp Therapy, selain kulit kepala, bagian leher, punggung, serta kulit wajah juga akan mendapatkan sentuhan treatment berupa pembersihan, dan pemijatan secara lembut agar pengaruh Zen yang menenangkan bagi pikiran, serta energi bagi tubuh bisa dirasakan maksimal.
“Onsen Scalp & Hair Therapy tentu saja tak sama dengan ritual cuci rambut biasa. Melainkan perawatan yang menyasar kesehatan kulit kepala secara lebih mendalam. Bisa dibilang perawatan Onsen Scalp & Hair Therapy tepat secara ilmiah, “terang Dokter Cynthia.
Menikmati treatment Onsen Hair & Scalp Therapy dengan durasi treatment 90 menit tentunya harus dilakukan secara rutin sebulan dua kali.
Berdampak nyata untuk membersihkan kulit kepala secara menyeluruh dengan mengurangi minyak berlebih, dan ketombe. Meningkatkan sirkulasi darah di kulit kepala yang berguna untuk meningkatkan kesehatan rambut. Rambut akan memancarkan cahaya alaminya.
Manfaat lain membuat tubuh, dan pikiran jadi lebih rileks, dan mengurangi sakit kepala. (*)




