
WANITAINDONESIA.CO – Di tengah persaingan industri keuangan yang makin dinamis, keterbukaan informasi dan manajemen komunikasi yang adaptif menjadi kunci utama sebuah lembaga keuangan dalam menjaga kepercayaan publik. Keberhasilan dalam mengelola hubungan dengan para pemangku kepentingan ini kembali dibuktikan oleh Bank Jakarta melalui capaian gemilang di kancah nasional. Bank pembangunan daerah tersebut resmi dinobatkan sebagai penerima penghargaan Corporate Secretary Champion 2026 yang diselenggarakan oleh majalah SWA.
Prestasi bergengsi tersebut diraih setelah melalui serangkaian tahapan seleksi yang ketat, mulai dari kelengkapan dokumen, presentasi, hingga sesi tanya jawab secara dalam jaringan (online) bersama Dewan Juri pada 7 hingga 9 Juli 2026. Dalam ajang ini, peserta yang berhasil mengantongi nilai minimal 70 dinyatakan lulus, dengan tingkatan predikat Good untuk nilai 70 sampai kurang dari 80, Very Good untuk nilai 80 sampai kurang dari 90, serta Excellent untuk nilai lebih dari atau sama dengan 90. Pencapaian ini menjadi bukti nyata keseriusan instansi dalam menerapkan tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance).
Prosesi penyerahan penghargaan yang berlangsung di Jakarta pada Selasa, 1 September 2026, diterima langsung oleh Sekretaris Perusahaan Bank Jakarta, Arie Rinaldi. Penilaian ini sekaligus mempertegas komitmen instansi dalam menghadirkan fungsi kesekretariatan yang profesional, responsif, serta inovatif dalam mendukung penguatan komunikasi korporasi.
Direktur Utama Bank Jakarta, Agus H. Widodo, menegaskan bahwa pencapaian ini merupakan buah dari konsistensi seluruh elemen perusahaan dalam menjaga standar tertinggi tata kelola lembaga. Keberhasilan ini tidak sekadar menjadi simbol apresiasi, tetapi juga modal berharga untuk pertumbuhan bisnis yang sehat dalam jangka panjang.
“Penghargaan ini merupakan apresiasi atas komitmen Bank Jakarta dalam memperkuat tata kelola perusahaan serta membangun komunikasi yang transparan dan konstruktif dengan para pemangku kepentingan. Kami akan terus menjaga dan meningkatkan standar tata kelola sebagai fondasi dalam menghadirkan kinerja yang berkelanjutan dan memberikan nilai tambah bagi masyarakat serta seluruh pemangku kepentingan,” ujar Agus H. Widodo.
Sejalan dengan pandangan pimpinan tertinggi perusahaan, Arie Rinaldi menyadari betul betapa krusialnya peran divisi yang dipimpinnya dalam mengawal transformasi bisnis lembaga keuangan. Ia menekankan pentingnya sifat adaptif dalam menghadapi iklim bisnis yang terus berubah cepat demi memberikan dampak positif bagi publik secara luas.
“Penghargaan ini menjadi apresiasi bagi seluruh insan Bank Jakarta yang terus berkomitmen memperkuat fungsi Corporate Secretary secara profesional, adaptif, dan inovatif. Kami akan terus meningkatkan kualitas tata kelola dan komunikasi perusahaan guna mendukung pencapaian tujuan strategis Bank Jakarta serta memberikan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan,” tutur Sekretaris Perusahaan Bank Jakarta, Arie Rinaldi.
Arie Rinaldi juga memaparkan bahwa langkah strategis ini akan terus diasah untuk mendukung arah perkembangan institusi ke depan. Fokus utama terletak pada pembentukan sistem komunikasi yang transparan serta mampu merespons kebutuhan publik secara tepat sasaran.
“Ke depan, kami akan terus mengembangkan peran Corporate Secretary agar semakin responsif terhadap dinamika bisnis dan kebutuhan pemangku kepentingan, sejalan dengan transformasi Bank Jakarta sebagai bank pembangunan daerah yang semakin kompetitif dan berorientasi pada pertumbuhan berkelanjutan,” tambah Arie Rinaldi.
Keberhasilan meraih penghargaan Corporate Secretary Champion 2026 ini kian memperpanjang deret prestasi yang diraih Bank Jakarta dalam beberapa tahun terakhir. Capaian ini sekaligus membuktikan bahwa tata kelola yang solid dan komunikasi yang terbuka bukan sekadar kewajiban di atas kertas, melainkan fondasi utama bagi keberlanjutan sebuah bisnis di masa depan. Akankah langkah inovatif ini membawa institusi keuangan tersebut melangkah lebih jauh dalam memimpin arus transformasi perbankan nasional? Pembuktian konsistensi mereka patut terus dinantikan. (Gdi)




