
WANITAINDONESIA.CO – Siapa sih yang bisa menolak kelezatan setangkup burger dengan daging yang juicy, keju meleleh, dan roti yang super empuk. Bagi Sahabat WI pecinta kuliner premium di ibu kota, nama MOGUL pasti sudah tidak asing lagi di telinga.
Memasuki tahun keduanya meramaikan kancah kuliner Jakarta, tempat makan hits Jakarta yang berlokasi di kawasan strategis Mogul Burger SCBD Park ini terus memanjakan lidah para pelanggannya. Mengusung konsep yang segar dan modern, MOGUL berhasil mengubah pandangan bahwa comfort food seperti burger hanya sekadar makanan cepat saji biasa yang bikin merasa bersalah setelah memakannya.
Banyak yang penasaran, dari mana sih asal mula nama MOGUL. Dalam obrolan santai bersama Mardiani Permata Sari selaku Direktur Mogul Burger, wanita ramah ini menceritakan arti menarik di balik nama tersebut.
“Mogul dalam bahasa Inggris sebenarnya berarti sosok yang paling berpengaruh atau penting dalam sebuah organisasi. Tapi jika ditarik ke filosofi produk, MOGUL merupakan singkatan dari Monstrous Gulp,” jelas Mardiani dengan senyum hangat.
Filosofi ini mengajak siapa saja untuk menikmati burger dengan cara yang berani, penuh semangat, dan tanpa jaim melalui gigitan yang besar. Untuk mendukung suasana menyenangkan tersebut, MOGUL menghadirkan maskot monster hijau menggemaskan berkaki dua yang terinspirasi dari bentuk huruf ‘M’. Karakter unik yang doyan makan ini sengaja dihadirkan agar terasa dekat dan ramah bagi keluarga maupun anak-anak yang menyukai visual ceria.
Di tengah menjamurnya gerai burger di Jakarta, apa sih yang membuat MOGUL begitu istimewa hingga dinilai sebagai salah satu burger premium Jakarta terbaik. Jawabannya terletak pada komitmen kesegaran bahan baku yang sangat ketat.
“Diferensiasi utama kami adalah semua bahan dibuat langsung di sini dan tidak ada yang diamkan di atas 24 jam. Setiap jam 6 pagi tim baker kami sudah datang untuk memanggang roti, sehingga apa yang dinikmati pelanggan jam 10 pagi adalah hasil buatan hari yang sama,” ungkap Mardiani Permata Sari.
Komitmen tanpa kompromi ini dipelopori oleh pasangan Co-Founder Chris Angkasa dan Joeana Simon (@mijocooks). Joeana, sosok wanita hebat di balik pengembangan produk sekaligus pengelola toko roti Bakeout, memastikan seluruh sajian dibuat tanpa menggunakan MSG, memakai saus racikan sendiri (homemade), serta roti artisan yang dipanggang sempurna.
Bukan hanya rotinya saja yang istimewa, daging sapinya pun dipilih dari potongan premium impor asal Australia dan US yang digiling sendiri dengan rasio racikan khusus.

Hasilnya.Sebuah tekstur burger yang luar biasa juicy di dalam namun tetap garing (crispy) di luar. Menunya sengaja dibuat sederhana namun fokus pada kualitas rasa klasik menggunakan metode smash burger:
- Mogul Junior: Versi mini yang ramah anak, lengkap dengan bawang karamel, pickle, dan lettuce.
- Classic Cheese Burger: Kombinasi pas satu patty daging murni dengan dua lapisan keju gurih.
- Double Smash: Menu paling best-seller yang mengenyangkan tanpa rasa bersalah.
- Triple Smash: Tiga lapis patty untuk kepuasan rasa daging yang maksimal.
Kelezatan burger di MOGUL rasanya kurang lengkap tanpa kehadiran teman setianya, kentang goreng. Menariknya, MOGUL menolak menggunakan kentang beku (frozen food) pabrikan biasa. Mereka melakukan kurasi ketat hingga akhirnya memilih kentang segar yang didatangkan langsung dari dataran tinggi Dieng yang dingin.
Kentang yang tumbuh di daerah dingin terbukti memiliki tingkat kelembaban yang pas, sehingga menghasilkan tekstur kentang goreng yang lembut di dalam namun renyah di luar. Menu andalan mereka, Animal Fries, disajikan mewah dengan siraman saus mayo spesial bermutu tinggi yang dicampur potongan pickle juice asli untuk memberikan sensasi asam segar yang seimbang dan antipenek (anti-enek).

Sebagai kejutan spesial untuk para pecinta kuliner, MOGUL bersiap meluncurkan kolaborasi eksklusif bersama Chef Archie. Terinspirasi dari kekayaan kuliner lokal, mereka akan menghadirkan menu burger edisi terbatas dengan cita rasa Sate Rembiga khas Lombok selama tiga bulan ke depan.
“Chef Archie sangat menyukai kuliner Nusantara dan merasa Sate Rembiga ini adalah local hero yang rasanya luar biasa tapi belum sepopuler rendang di kancah nasional.
Tantangannya luar biasa untuk memasukkan aroma dan rasa otentik sate rembiga ke dalam daging burger premium kami, tapi setelah riset mendalam, hasilnya benar-benar mirip dan wajib dicoba.” pungkas Mardiani penuh antusias.
Bagi Sahabat WI yang ingin merayakan momen santai akhir pekan atau makan siang seru bersama rekan kerja, MOGUL yang memiliki kapasitas nyaman dengan 40 kursi pelanggan bergantian saat jam sibuk) siap menyambut kehadiranmu di SCBD Park, Eastvara Mall BSD, maupun di gerai asalnya di Kota Medan. Harga menu burgernya berkisar di angka Rp100.000 (sudah termasuk pajak)—sebuah harga yang sangat sebanding dengan kualitas bahan premium yang disajikan. (Des)




