Site icon Wanita Indonesia

Modest Luxe Sinar Terang Modest Fashion & Muslim Fashion Indonesia Go Global

Trunk show mengawali pembukaan Modest Luxe di Sarinah, acuan tampil paripurna bagi Wanita Indonesia dengan label lokal premium di momen Ramadan & Raya. (Foto: Wanitaindonesia.co)

WANITAINDONESIA.CO – Momentum Ramadan, dan Lebaran menjadi adu kreativas, dan inovasi bagi para pelaku usaha modest fashion, dan muslim fashion guna meningkatkan reputasi brand.

Di tengah gempitanya industri modest fashion lokal, ketatnya persaingan, Scarf Media sebagai pelopor leading media di sekmentasi gaya hidup halal terus menerus melahirkan ide-ide bernas.

Lewat DNA serta limpahan energi kreatif, Scarf Media mumpuni untuk terus mendukung berbagai aktivitas, yang mendorong pertumbuhan ekonomi dalam ekosistem halal. Salah satu subsektor subsektor yang memiliki potensi besar di Indonesia maupun global adalah modest fashion, dan muslim fashion.

Untuk merangkum produk anak negeri yang lekat dengan unsur kreativitas, serta inovasi, Scarf Media menghadirkan Modest Luxe Ramadan – Raya 2026. Merupakan konsep store yang dikurasi secara khusus, di Sarinah.

Ide bernas tersebut berawal manakala Temi Sumarlin, CEO Scarf Media sering bertemu dengan banyak stakeholder di Indonesia maupun luar negeri seperti Asean, Timur Tengah, UAE hingga Eropa.

Sepanjang lebih kurang 15 tahun keberadaan Scarf Media, dirinya mengaku kerap bingung, dan galau ketika mendapat pertanyaan dari para buyers, dan konsumen, ihwal pusat modest fashion, dan muslim fashion yang terkurasi lekat dengan kualitas premium, desain menarik, serta selaras tren. “Pertanyaannya adakah, dan di mana?

“Lantas mau dijawab apa? di mana tempat yang hendak di rekomendasikan itu? Menurutku Indonesia banyak memiliki pelaku usaha kreatif di industri modest fashion, dan muslim fashion, “curhatnya.

“Banyak yang memiliki Kekuatan dari aspek ide, dan desain, serta produk yang sangat bagus, dan beragam aspek lainnya. Sayangnya mereka tak berada di satu tempat, tercecer menyesuaikan dengan lokasi produksi maupun tempat tinggal, “ungkapnya.

Ki-ka : Elsa Dewi Marketing Promotion & Group PT Sarinah, Temi Sumarlin, CEO Scarf Media, Nurdini Prihastiti perwakilan brand Dama Kara kolaborasi epik lewat Modest Luxe, Rumah & Suar bagi brand modest fashion, dan muslim fashion lokal berkualitas premium yang setara dengan ekspektasi pasar internasional. (Foto: Wanitaindonesia.co)

“Terbayang nyata seandainya aku bisa memilah, serta menghimpun keberagaman Modest Fashion, dan Muslim Fashion dalam satu kanvas besar yang solid, produktif serta beragam asa lainnya. Tawarkan keberagaman dari keunikan, serta keindahan setiap brand, “Wah alangkah baik, dan menyenangkan ya, “ujar Temi.

Ide untuk menghadirkan brand modest, dan muslim fashion berkualitas premium lewat sebuah konsep store yang menjadi etalase industri, diharapkan dapat setara dengan ekspektasi pasar internasional. Hal ini terbilang sangat menantang, namun sekaligus menyenangkan.

Temi menceritakan, “Di awal, aku tak membayangkan pop up store ini akan berlokasi di Mal lejen seperti Sarinah. Gak lah. Namun ketika bertemu dengan team work Sarinah yang enerjik, lekat dengan ide bernas aku-pun langsung jatuh hati.”

“Tak berselang lama, aku memutuskan untuk berlabuh di Sarinah. Selain senang bertemu dengan orang-orang kreatif Sarinah, kian yakin dikarenakan kami memiliki kesamaan mendasar ihwal visi-misi. Yakni mendorong produk lokal bukan hanya memiliki standar di dalam negeri, tapi juga di luar negeri, “cetusnya.

Saat diskusi aku menceritakan Scarf Media lekat dengan misi dagang ke berbagai negara, terutama ketika menjadi media partner di berbagai Modest Fashion Week di luar negeri.
Berlanjut dengan testimoni pihak Sarinah yang bisa menjadi “rumah”, bagi teman-teman kreator modest fashion, dan muslim fashion.

Sebagai department store pertama di Indonesia, yang kini bertransformasi menjadi Cultural Experience Center, Sarinah terus memperkuat perannya sebagai ruang temu antar budaya, kreativitas, dan perdagangan.

Kehadiran Modest Luxe Curated by Scarf Media menjadi bagian dari komitmen Sarinah, dalam menghadirkan ekosistem fesyen lokal yang relevan, inklusif, serta memiliki daya saing global.

Modest Fashion Indonesia kian bersinar sebagai representasi identitas, dan kekuatan industri kreatif Indonesia. (Foto: Wanitaindonesia.co)

Kolaborasi Selaras Zaman

Marketing Promotion & Group PT Sarinah, Elsa Dewi melanjutkan, “Kolaborasi ini selaras dengan visi Sarinah yang akan berkembang, menjadi pusat budaya ternama di Indonesia. Lewat perayaan keberagaman warisan, perdagangan, dan kreativitas.

“Kami melihat modest fashion bukan hanya sebagai tren melainkan representasi identitas, dan kekuatan industri kreatif Indonesia. Kagum dengan brand lokal sekarang hadir dengan identitas, serta kualitas yang kuat.

Kehadiran Modest Luxe diharapkan menjadi etalase karya terbaik anak bangsa, sekaligus mendorong brand lokal menembus pasar global. Tentunya produk yang dibuat harus relevan, inklusif, berdaya saing global, “terangnya.

Concept Store Modest Luxe hadir di Sarinah Thamrin, di lantai 2. Lekat dengan interior modern artistik, memiliki space yang cukup besar. Di sini bukan tempat untuk sekedar bertransaksi, tapi bisa bertemu langsung dengan klien, buyers. Tak kalah mengasyikkan ketika masing-masing mendatangkan komunitasnya, sembari melakukan
workshop intimate.

Jika selama ini Sarinah dikenal dengan ambience budaya Indonesia, lekat dengan Wastra Nusantara yang dihadirkan berselera, namun begitu masuk ke dalam Modest Luxe, ambience berbeda langsung dapat dirasakan oleh pengunjung.

“Kami mempersiapkan modest fashion dari yang clean, hingga print dengan karakter kuat masing-masing brand. Menjadi angin segar, serta melengkapi dengan sesuatu yang berbeda, dari produk yang sudah sangat terkenal, khas Sarinah, “terang Temi.

Berkunjung ke Modest Luxe, waktu seolah berlari begitu cepat, karena indera akan dimanjakan dengan beragam produk, yang terkurasi ketat. Ada 25 brand kebanggaan anak negeri dengan beragam style baik dari yang hijab hingga non-hijab. Hadir dari beragam kebutuhan akan keindahan nan hakiki, dari jati diri seorang Wanita Indonesia yang smart, memesona, serta beragam sanjung-puja lainnya. Seiring waktu jumlah brand akan bertambah, dikarenakan kurasi akan terus berjalan.

Ketika tamu masuk, di lorong depan. Etalase mengundang dari display karya terbaik Mia Miranda, di dekatnya ada brand lain yakni Taza, Heart Troups by Ayu Dhyah Andari.

“Pengunjung bisa melihat keberagaman hanya dari satu motif print, yang berbeda karakternya satu brand dengan brand lainnya. Walau ditata berderet, aura orisinalitas setiap brand akan sangat mudah dibedakan oleh para customer care kami, “terang Temi.

Membanggakan di sini bisa ditemukan brand syar’i Taza yang menggunakan material ramah lingkungan. Cerita menarik datang dari kerudung Parte Sebelum grand opening Modest Luxe, para kolaborator membuat konsep pop up di lantai dasar, Parte menjadi produk best seller.

Tampil stunning sepanjang Ramadan, dan Raya? tentu saja bisa Modest Luxe menghimpun 25 label terbaik tawarkan keberagaman produk (Foto: Wanitaindonesia.co)

Pikat Desainer Wanita untuk Wanita Indonesia

“Modest Luxe hadir sebagai rumah bagi brand modest, dan muslim fashion berkualitas premium, sekaligus menjadi etalase industri, yang setara dengan ekspektasi pasar internasional, “papar Temi.

Temi menambahkan, “Ke depan, Modest Luxe diharapkan dapat menjadi payung dalam misi dagang Scarf Media ke luar negeri. Karenanya berharap project ini bisa berkelanjutan, dapat dieskalasi menjadi lebih besar dengan beragam konsep.”

“Agar hidup, tumbuh tunas lalu kemudian berbunga cantik, dan harum Modest Luxe dijaga, dirawat sepenuh hati. Saya tak sungkan untuk menghubungi para Owner brand satu persatu, untuk membicarakan banyak hal diantaranya upaya, serta harapan mereka dengan hadirnya kolaborasi ini, “ungkapnya.

“Setiap harapan, saran, dan masukkan akan saya dengar, dan catat. Karena keberadaan teman-teman pemilik brand sangat bernilai bagi perkembangan Modest Luxe ke depan, “imbuhnya.

Modest Luxe menghimpun keberagaman karya lokal yang memikat. Lebih dari 25 brand modest, dan muslim fashion berpartisipasi termasuk produk lifestyle seperti tas, prayer set, reed diffuser, parfum, tas, sepatu, serta beragam aksesori untuk melengkapi tampilan muslimah menyambut Raya 2026.

Temukan di sini sejumlah brand ternama seperti Mia Miranda, Dama Kara, KAMI, jenna and kaia, Taza, Heart Troups by Ayu Dhyah Andari, MYMD, NASL, Nagita Slavina, Parte, Napocut, dan masih banyak lagi lainnya.

Grand opening diisi dengan trunk show dari koleksi tenant Modest Luxe, yang diharapkan dapat menjadi referensi Mix and Match Raya 2026.

CEO Scarf Media, Temi Sumarlin, Wanita Indonesia dengan limpahan energi kreatif sering jengah saat ditanya para Stakeholder luar negeri, “di mana tempat untuk melihat, dan membeli produk fashion premium di Indonesia? kini dijawab lewat Concept Store Modest Luxe. (Foto: Wanitaindonesia.co)

Ruang Kolaborasi, Ramadan Berbeda di Sarinah

Berkunjung ke Modest Luxe Anda tak menemukan konsep show room sekedar jual-beli. Para kolaborator sangat mumpuni menghadirkan sebuah ruang untuk berkolaborasi. Bertemu dengan para komunitas dari brand, Modest Luxe, dan Sarinah sangat menyenangkan bila dilakukan di sini.

Sepanjang periode 24-31 Maret akan semarak dengan rangkaian acara Community Meet Up, Mix and Match Raya Collection. Jangan lewatkan persembahan spesial Grand Final Face of Muslimah 2026 dari Modest Luxe. Juga akan ada Business Gathering yang menghadirkan beragam konten menarik.

Elsa melanjutkan, “Sepanjang Ramadan ada banyak aktivitas menarik yang melibatkan emosi para pengunjung. Program ta’jil gratis setiap berbuka bisa di dapat di area lobby. Tak kalah menarik Community Gathering, juga Spesial Promo dari para tenant, dan Departemen Store. ”

“Sebagai Culture Experience Center, kami akan mengajak pengunjung untuk menyaksikan Parade Serasa Mudik, Pawai Obor, dan Rampak Bedug. Kesemuanya itu merupakan upaya Sarinah untuk memberikan nuansa berbeda dari perayaan Ramadan, “ucapnya.

Lewat projek kolaborasi tidak hanya menghadirkan pengalaman berbelanja terkurasi, juga memperkuat posisi Sarinah sebagai destinasi utama produk lokal premium, khususnya dalam momentum Ramadan, dan Lebaran.

“Ayo bergegas untuk mematut diri dengan produk modest fashion, dan muslim fashion buah karya anak negeri yang berselera. Pastikan sepanjang Ramadan, dan Raya nanti, penampilan terlihat stunning, menjadi penambat pandang di circle Anda. (*)

Exit mobile version