Site icon Wanita Indonesia

L’Oréal Indonesia Hadirkan Career Reconnect, Program Pertama di Tanah Air yang Membuka Jalan Perempuan Kembali ke Dunia Kerja

Kerja sama antara L’Oréal Indonesia dan Indonesia Business Coalition for Women Empowerment (IBCWE) dalam menghadirkan L’Oréal Career Reconnect Program, program returnship pertama di Indonesia yang dirancang untuk mendukung perempuan kembali memasuki dunia kerja setelah career break.

WANITAINDONESIA.CO – Ada fase dalam hidup perempuan ketika karier harus sejenak menepi—demi keluarga, kesehatan, atau pilihan hidup lain yang tak kalah penting. Namun jeda itu sering kali meninggalkan pertanyaan besar: masih bisakah aku kembali?

Menjawab keresahan inilah, L’Oréal Indonesia menghadirkan L’Oréal Career Reconnect Program, sebuah inisiatif returnship pertama di Indonesia yang dirancang khusus untuk mendampingi perempuan kembali melangkah ke dunia kerja setelah career break. Program ini merupakan kolaborasi L’Oréal Indonesia dengan Indonesia Business Coalition for Women Empowerment (IBCWE), sekaligus wujud nyata komitmen L’Oréal dalam semangat Create the Beauty that Moves the World.

Ketika Karier Perempuan Tak Selalu Berjalan Lurus

Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa partisipasi kerja perempuan di Indonesia masih tertinggal dibandingkan laki-laki. Tak sedikit perempuan yang harus berhenti bekerja karena peran ganda di rumah, stigma sosial, hingga realita ekonomi yang memaksa mereka mengambil jeda karier.

Padahal, keinginan untuk kembali bekerja tetap menyala. IBCWE mencatat, hampir 40% perempuan pernah mengambil career break, dan 98% di antaranya ingin kembali bekerja. Sayangnya, jalan kembali itu belum selalu ramah.

“Banyak perempuan kehilangan rasa percaya diri saat ingin kembali ke dunia kerja. Bukan karena mereka kurang mampu, tetapi karena sistem belum sepenuhnya memberi ruang,” ujar Victoria Aswien, Chief of Human Resources Officer L’Oréal Indonesia.

Career Reconnect: Ruang Aman untuk Memulai Kembali

Melalui L’Oréal Career Reconnect Program, perempuan tidak hanya diberi kesempatan bekerja kembali, tetapi juga dipersiapkan secara utuh emosional, profesional, dan mental. Program returnship selama enam bulan ini ditujukan bagi perempuan yang mengambil voluntary career break, lengkap dengan kompensasi setara profesional.

Peserta mendapatkan berbagai dukungan, mulai dari upskilling dan reskilling, mentoring langsung dari para pemimpin L’Oréal, hingga konseling dan coaching untuk membangun kembali kepercayaan diri. Mereka juga terlibat langsung dalam proyek nyata di tim-tim strategis, sekaligus memperluas jejaring lintas fungsi.

“Program ini kami rancang sebagai ruang aman bagi perempuan untuk belajar kembali, tanpa rasa dihakimi,” jelas Victoria.

Cerita Perempuan, Cerita Tentang Keberanian

Setiap peserta datang dengan cerita berbeda, namun satu benang merah yang sama: keinginan untuk kembali percaya pada diri sendiri.

Adhisty Esther, yang berhenti bekerja setelah melahirkan, mengaku tantangan terbesarnya bukan sekadar kembali bekerja, tetapi kembali merasa “layak” sebagai profesional. “Rasanya seperti pengalaman lima tahun saya menguap begitu saja. Tapi Career Reconnect membantu saya menemukan kembali nilai diri saya,” tuturnya.

Sementara itu, Alif Laila, yang mengambil jeda karier selama enam tahun, sempat ragu apakah dunia kerja masih punya tempat untuknya. “Lewat bimbingan mentor dan lingkungan yang suportif, saya merasa dipersiapkan kembali. Perlahan, kepercayaan diri itu pulih,” katanya.

Bagi Yunita Muliadi, ibu yang mengambil career break demi pemulihan kesehatan, program ini lebih dari sekadar pekerjaan. “Ini tentang memberi contoh kepada anak saya bahwa perempuan boleh berhenti sejenak, tapi tetap bisa bangkit, belajar, dan mengejar mimpi,” ujarnya.

Lebih dari Sekadar Program

L’Oréal Indonesia percaya bahwa perempuan hanya bisa berkembang optimal dalam lingkungan kerja yang aman dan suportif. Karena itu, komitmen ini juga diwujudkan melalui kebijakan kerja fleksibel, hybrid working, beragam dukungan cuti mulai dari maternity hingga caregiver leave serta kebijakan perlindungan terhadap kekerasan domestik.

“Kami ingin menciptakan ekosistem kerja di mana perempuan merasa didukung sepenuhnya, baik sebagai profesional maupun sebagai individu,” tutup Victoria.

Dengan hadirnya L’Oréal Career Reconnect Program, harapannya semakin banyak perempuan Indonesia berani melangkah kembali dengan kepala tegak, hati mantap, dan kepercayaan diri yang utuh. Karena setiap perempuan pantas mendapat kesempatan kedua untuk kembali bersinar. (Srv)

Exit mobile version