Lentur dan Lincah Membawa Stella Aurellia Menembus Panggung Tari Jalanan Dunia di Swis

Stella berhasil merebut suara penonton setelah melalui persaingan sengit dalam tiga ronde final dan satu ronde tie-breaker (tambahan) melawan Eyga. (Red Bull Dance Your Style Indonesia 2026)

WANITAINDONESIA.CO – Langkah kaki dan geliat tubuh Stella Aurellia (20) di atas panggung Senayan sukses menyihir ratusan pasang mata yang memadati area babak final nasional. Penari yang mengawali kecintaannya pada seni tari sejak usia 5 tahun ini berhasil mengukir sejarah baru sebagai wakil perempuan pertama dari Indonesia yang menembus ajang Red Bull Dance Your Style World Final 2026. Stella dipastikan terbang ke Zurich, Swis, pada 24 Oktober mendatang untuk berhadapan langsung dengan 50 penari terbaik dari berbagai belahan dunia.

Kemenangan dramatis ini diraih Stella setelah menuntaskan pertarungan sengit tiga ronde final dan 1 ronde tie-breaker (tambahan) melawan Eyga. Berbeda dari ajang kompetisi tari pada umumnya yang menggunakan koreografi terencana, kompetisi ini mengusung konsep crowd is the judge (penonton adalah juri). Dalam format adu tari satu lawan satu ini, ketangkasan teknik, musikalitas, spontanitas berimprovisasi, hingga kemampuan membakar emosi penonton menjadi kunci utama penentu kemenangan.

Gelar juara nasional ini menjadi puncak pencapaian manis bagi Stella setelah sebelumnya sempat menjadi finalis pada edisi 2024. Sosok berbakat yang baru-baru ini menjabat sebagai movement director & choreographer (pengarah gerak dan penata tari) untuk grup musik No Na di panggung Head in The Clouds Los Angeles tersebut memandang pencapaian ini sebagai langkah awal dari tantangan yang jauh lebih besar.

“Memenangkan Red Bull Dance Your Style Indonesia 2026 tentunya menjadi sebuah pencapaian yang bermakna bagi saya. Apalagi Swis merupakan salah satu negara yang sudah lama saya impikan untuk dikunjungi. Jadi lewat kesempatan ini, di panggung Swis nanti, saya harus bisa membuktikan di hadapan crowd (penonton) dunia, bahwa Indonesia punya dancer (penari) dengan style dance (gaya tari) yang berkarakter, berkualitas, dan mampu bersaing di panggung global,” ungkap Stella Aurellia penuh optimisme.

Perjalanan Stella menuju panggung dunia membawa representasi keberagaman karakter street dance (tari jalanan) tanah air. Rangkaian kualifikasi daring yang dimulai sejak penyisihan di Jakarta pada 15 Agustus lalu menyaring 16 finalis terbaik. Ekosistem tari jalanan di Indonesia kini berkembang pesat melalui perpaduan genre global seperti hip-hop, popping, locking, waacking, hingga heels acrodance yang berpadu harmonis dengan sentuhan kekayaan tari nusantara.

Makna penting dari persaingan panggung dunia ini turut dirasakan oleh Albert Alessandro, pemenang Red Bull Dance Your Style Indonesia 2025 yang pernah berlaga di Los Angeles. Bagi Albert, panggung internasional bukan sekadar tempat berburu gelar, melainkan wadah pertukaran ilmu yang sangat berharga.

“Lebih dari sekadar kompetisi, pengalaman menuju panggung dunia justru menjadi bagian paling berarti. Mulai dari kesempatan mengikuti workshop (lokakarya) sebelum berangkat, sampai akhirnya bisa bertemu dan bertukar pengalaman dengan sesama wakil negara, dan dancer (penari) kenamaan Red Bull, semuanya memberikan pelajaran tersendiri bagi saya. Saya sangat bersyukur karena pengalaman tersebut tidak berhenti di saya, tetapi bisa saya bawa pulang dan bagikan kembali kepada komunitas street dance (tari jalanan) di Indonesia,” tutur Albert Alessandro.

Kehangatan dan keunikan kultur tari Indonesia ini juga menuai pujian dari Poppin’C, penari internasional Red Bull sekaligus juara nasional Red Bull Dance Your Style Swis 2019 yang hadir langsung menyaksikan babak final. Poppin’C menyoroti bagaimana energi komunitas lokal mampu menjadi bahan bakar utama bagi perkembangan seni tari.

“Dari pengalaman saya sendiri, Red Bull Dance Style bukan hanya membuka panggung untuk bertanding. Yang paling berharga justru kesempatan untuk bertemu dancer (penari) dari berbagai negara, melihat perspektif baru, membangun koneksi, dan membawa pengalaman itu kembali ke komunitas masing-masing. Saya senang melihat banyak talenta Indonesia yang punya musikalitas dan karakter yang kuat. Tapi yang tidak kalah menarik adalah melihat bagaimana komunitas street dance (tari jalanan) di Indonesia saling mendukung. Mereka datang dari latar belakang yang berbeda, tapi bisa berkumpul, saling memberikan energi, dan berkembang bersama. Menurut saya, culture (budaya) seperti ini yang membuat street dance (tari jalanan) Indonesia punya ruang untuk terus berkembang,” puji Poppin’C.

Dukungan penuh dari berbagai pihak seperti Mophie dan ASICS Indonesia kian mengukuhkan komitmen untuk terus menyediakan ruang ekspresi bagi para seniman tari jalanan tanah air. Kini, seluruh pasang mata tertuju pada perjalanan Stella Aurellia yang siap membawa keharuman nama Indonesia dan menggetarkan panggung tari dunia di Zurich.

Akankah keunikan karakter dan energi tari jalanan khas Indonesia yang dibawa Stella mampu menaklukkan hati puluhan ribu penonton di Swis nanti? Mari kita beri dukungan terbaik dan menjadi saksi sejarah terukirnya jejak talenta bangsa di panggung dunia! (Gdi)