Lebih dari Kemampuan Berbaris, Calon Paskibraka Bakal Miliki Jiwa Kepemimpinan

Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat pusat tengah menjalani latihan gabungan bersama TNI, Polri dan Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) untuk upacara HUT ke-81 RI, Sabtu (8/8).

WANITAINDONESIA.CO – Derap kaki serempak dan kibatan bendera yang membumbung tinggi di angkasa selalu berhasil memukau jutaan pasang mata setiap kali upacara peringatan Kemerdekaan Republik Indonesia digelar. Namun, di balik presisi gerakan yang menakjubkan dari Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) pada Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, tersimpan proses pembentukan karakter yang amat mendalam dan penuh dengan disiplin tinggi.

Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) menegaskan bahwa pendidikan bagi para pemuda terpilih ini tidak sekadar bertumpu pada ketangkasan fisik atau baris-berbaris semata. Penguatan kualitas generasi muda ini dirancang secara utuh melalui kombinasi antara pembelajaran aktif berbasis pengalaman dan pelatihan fisik yang menantang.

Saat meninjau latihan gabungan calon Paskibraka di Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Depok, Jawa Barat, Wakil Kepala BPIP Rima Agristina menjelaskan bahwa sebelum memasuki tahap pelatihan fisik, para peserta terlebih dahulu dibekali dengan pembelajaran aktif yang menyentuh akar kebangsaan.

Rangkaian materi yang diberikan mencakup sejarah bangsa, pemahaman keindonesiaan, Pancasila, wawasan kebangsaan, bela negara, ketahanan nasional, hingga kewaspadaan nasional. Tak berhenti di situ, para calon pengibar bendera ini juga menjalani proses mancakrida (outbound) sebagai sarana perenungan dan refleksi diri sebelum melangkah ke arena latihan yang sesungguhnya.

Pembentukan karakter tangguh tersebut dipoles secara bertahap saban hari. Setiap pagi, para peserta diwajibkan menjalani peregangan dan olahraga dengan porsi yang terus ditingkatkan secara berkala. Proses yang terukur ini terbukti berhasil menempa ketahanan mental serta fisik seluruh peserta.

“Setiap hari semakin tangguh tentu saja adik-adik, karena memang proses yang kami lakukan itu secara bertahap,” ujar Wakil Kepala BPIP Rima Agristina.

Suasana latihan gabungan yang berlangsung sejak tanggal 6 hingga 9 Agustus ini pun kian bergelora dengan hadirnya personel Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres), satuan musik, serta seluruh unsur peserta upacara. Kehadiran elemen profesional ini menyuntikkan energi baru dan motivasi berlipat ganda bagi para calon Paskibraka.

Sementara itu, Deputi Pengkajian dan Materi BPIP Surahno menekankan bahwa penanaman nilai-nilai Pancasila merupakan fondasi paling krusial. Pembekalan idiologis ini diproyeksikan untuk jangka panjang, melampaui megahnya panggung perayaan 17 Agustus semata.

“Nilai Pancasila ini memang mempersiapkan mereka untuk menjadi calon kader, calon pemimpin bangsa,” tegas Deputi Pengkajian dan Materi BPIP Surahno.

Sesuai dengan mandat Peraturan Presiden Nomor 51 Tahun 2022 tentang Program Paskibraka, pembinaan ini bersifat berkelanjutan. Setelah purna tugas mengibarkan Sang Saka Merah Putih, para anggota Paskibraka akan terus dilibatkan secara aktif dalam pelbagai kegiatan sosial dan isu-isu kebangsaan. Pendidikan ini pada akhirnya melahirkan sosok yang tidak hanya mahir secara teknis, tetapi juga memiliki kedisiplinan tinggi, pemahaman kebangsaan yang utuh, serta mampu mengamalkan nilai-nilai Pancasila di tengah masyarakat.

Bagi para pelajar di seluruh pelosok negeri yang bermimpi untuk berdiri di barisan kehormatan tersebut pada masa mendatang, Kepala BPIP Yudian Wahyudi membagikan pesan penting. Persiapan matang harus dimulai sejak dini melalui pembentukan kedisiplinan, pemeliharaan kesehatan, kerja keras, serta pemahaman mendalam atas ideologi bangsa melalui buku teks utama Pendidikan Pancasila.

“Bangun pemahaman tentang ideologi bangsa kita. Kemudian perlu latihan kesamaptaan (kesiapsiagaan fisik), seperti push-up dan latihan lainnya, sehingga pada saat mengikuti tes tahun depan sudah siap,” imbau Kepala BPIP Yudian Wahyudi.

Usai merampungkan fase latihan gabungan di Depok, seluruh calon Paskibraka HUT ke-81 RI dijadwalkan bergeser menuju Jakarta pada 11 Agustus untuk menjalani rangkaian gladi bersih. Semangat membara dan cucuran keringat para pemuda ini menjadi bukti nyata bahwa dibalik kibaran sang saka, ada jiwa-jiwa muda yang siap memimpin bangsa menuju masa depan yang lebih gemilang.

Menyaksikan keteguhan hati para calon pemimpin bangsa ini tentu membakar semangat patriotisme di dalam dada kita. Mari berikan dukungan dan apresiasi terbaik bagi perjuangan mereka yang akan mengibarkan Sang Saka Merah Putih di panggung kemerdekaan! (Gdi)