Kronologi Temon Meninggal Dunia, Sempat Keluhkan Nyeri Dada Sebelum Mengembuskan Napas Terakhir

Komedian senior Simson Rarameha Ngadang atau yang lebih dikenal sebagai Temon Templar meninggal dunia pada Minggu (12/7/2026) sekitar pukul 08.42 WIB. FOTO: INSTAGRAM

WANITAINDONESIA.CO – Kabar duka datang dari dunia hiburan Indonesia. Komedian senior Simson Rarameha Ngadang atau yang lebih dikenal sebagai Temon Templar meninggal dunia pada Minggu (12/7/2026) sekitar pukul 08.42 WIB.

Kepergiannya mengejutkan keluarga karena kondisi Temon sempat terlihat baik beberapa saat sebelumnya. Kronologi Temon meninggal dunia diungkap langsung oleh adiknya, Jonathan. Ia mengatakan sang kakak masih sempat berkumpul dan bercanda bersama keluarga pada Minggu pagi.

Baca Juga :  Aktor Senior Epy Kusnandar Pemeran Kang Mus Di Preman Pensiun Meninggal Dunia di Usia 61 Tahun

“Masih ngobrol sama kita-kita, keluarga. Masih ketawa-ketawa,” ujar Jonathan di rumah duka GPIB Effatha, Melawai, Jakarta Selatan.

Namun sekitar pukul 07.00 WIB, Temon tiba-tiba mengeluhkan rasa sakit luar biasa di dada sebelah kiri hingga menangis menahan nyeri. “Dia bilang, ‘Aduh, dada aku sakit sekali’,” tutur Jonathan.

Melihat kondisi tersebut, keluarga langsung membawa Temon ke Rumah Sakit Mampang yang lokasinya tidak jauh dari kediamannya. Setibanya di rumah sakit, tim medis segera memberikan penanganan.

Baca Juga :  Vokalis Grup Band Element Lucky Widja Meninggal Dunia
FOTO: INSTAGRAM

Menurut Jonathan, dokter telah melakukan berbagai tindakan penyelamatan, mulai dari pemberian oksigen hingga proses pemompaan jantung. Sayangnya, kondisi Temon terus memburuk.

“Katanya sama dokter dipompa, dikasih oksigen. Enggak berapa lama meninggal, jantungnya sudah enggak berdetak lagi,” ungkap Jonathan.

Baca Juga :  James F. Sundah, Komposer Legendaris Indonesia Berpulang di Usia 70 Tahun

Pihak rumah sakit kemudian menyampaikan kepada keluarga bahwa komedian berusia 59 tahun itu meninggal akibat serangan jantung.

Jonathan mengaku keluarga sempat berharap Temon masih bisa diselamatkan. “Kita pikir serangan jantung masih bisa diobatin. Ternyata tiba-tiba drop jantungnya,” katanya.

Kepergian Temon meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, sahabat, dan masyarakat yang selama puluhan tahun mengenalnya sebagai komedian dengan karakter humor khas. (GIE)