WANITAINDONESIA.CO – Satu angka menjadi pembeda. Empat puluh lima untuk SMA 1 Penabur Jakarta (Kriza), berbanding 44 milik SMA Dian Harapan Jakarta (Zebaoth). Dalam laga final yang berlangsung sengit di GOR Grogol, Jakarta Barat, Rabu (26/8), Kriza akhirnya kembali merasakan manisnya gelar juara Honda DBL 2026 West Jakarta.
Final putri menjadi salah satu pertandingan paling dramatis dalam rangkaian Honda DBL 2026 West Jakarta yang digelar pada 21–26 Agustus 2026. Kedua tim tampil dengan intensitas tinggi dan terus menjaga jarak perolehan angka. Tidak ada ruang untuk lengah hingga pertandingan memasuki detik-detik terakhir.
Kriza akhirnya keluar sebagai pemenang dengan keunggulan hanya satu angka. Hasil tersebut sekaligus mengakhiri penantian tim untuk kembali berdiri di podium tertinggi setelah dalam dua musim sebelumnya, 2024 dan 2025, harus puas sebagai runner-up.
Bagi Kriza, kemenangan ini bukan sekadar trofi. Gelar tersebut menjadi penegasan bahwa kegagalan di dua final sebelumnya justru menjadi bahan bakar untuk kembali mengejar prestasi.
Sementara bagi Zebaoth, kekalahan tipis tersebut membuat penantian untuk mengangkat trofi juara masih harus berlanjut. Meski demikian, perjuangan hingga pertandingan terakhir menunjukkan bahwa persaingan basket putri di West Jakarta semakin kompetitif.
Atmosfer pertandingan pun semakin panas dengan dukungan penonton yang memadati GOR Grogol. Sorakan dari tribun mengiringi setiap serangan, tembakan, dan perebutan bola hingga peluit panjang memastikan Kriza sebagai juara.
Buksi Kembali Menunjukkan Kelas
Jika final putri berlangsung dramatis hingga selisih satu angka, cerita berbeda hadir dari sektor putra.
SMA Bukit Sion Jakarta (Buksi) kembali menunjukkan kekuatannya. Menghadapi SMA Dian Harapan Jakarta, Buksi tampil solid dan mengendalikan pertandingan sebelum mengakhiri laga dengan kemenangan 57–41.
Kemenangan tersebut semakin menegaskan posisi Buksi sebagai salah satu kekuatan utama dalam persaingan basket pelajar Jakarta.
Perjalanan menuju podium juara juga tidak dibangun dalam waktu singkat. Buksi telah mempersiapkan diri sejak Mei untuk menghadapi kompetisi. Persiapan panjang tersebut kemudian terbayar melalui penampilan konsisten sepanjang turnamen hingga partai final.
Dengan permainan yang terorganisasi dan mampu menjaga keunggulan, Buksi berhasil menyelesaikan pertandingan tanpa membiarkan lawannya mengambil alih momentum.
Bukan Sekadar Mengejar Trofi
Di balik persaingan untuk menjadi juara, Honda DBL 2026 West Jakarta juga menjadi ruang bagi para pelajar untuk membangun karakter melalui olahraga.
Division Head of Marketing Planning & Analyst PT Wahana Makmur Sejati (WMS), Andra Friandana, mengatakan semangat dan antusiasme para peserta menjadi bagian penting dari penyelenggaraan kompetisi.
“Bagi kami, kompetisi ini bukan hanya tentang siapa yang menjadi juara, tetapi juga bagaimana para peserta belajar mengenai disiplin, kerja sama, sportivitas, dan pantang menyerah,” ujar Andra.
Sebagai Main Dealer sepeda motor Honda untuk wilayah Jakarta dan Tangerang, WMS turut mendukung Honda DBL 2026 Jakarta Series sebagai bagian dari komitmen mendorong aktivitas positif dan semangat sportivitas di kalangan generasi muda.
Bagi Buksi, perjalanan belum selesai. Setelah mengamankan gelar West Jakarta, mereka akan melanjutkan perjuangan menuju babak DBL Jakarta Championship. Tantangan yang menanti dipastikan semakin berat karena harus berhadapan dengan tim-tim terbaik dari wilayah lainnya.
Sementara bagi Kriza, gelar tahun ini menjadi modal penting untuk melangkah lebih jauh sekaligus membangun kembali kepercayaan diri setelah dua musim berturut-turut gagal menjadi juara.

Membawa #Cari_Aman ke Tengah Generasi Muda
Honda DBL 2026 West Jakarta tidak hanya menghadirkan persaingan di bawah ring. Di sela-sela pertandingan, WMS juga membawa pesan keselamatan berkendara melalui kampanye #Cari_Aman.
Para pelajar mendapatkan edukasi mengenai pentingnya berkendara secara aman dan bertanggung jawab. Pesan tersebut dikemas melalui pengalaman langsung agar lebih dekat dengan keseharian generasi muda.
Salah satu aktivitasnya adalah pengenalan perlengkapan berkendara yang tepat, mulai dari helm, sarung tangan, hingga jaket. Para siswa diajak memahami bahwa perlengkapan keselamatan bukan sekadar aksesori, melainkan bagian penting dari perlindungan ketika berada di jalan.
“Bagi WMS, Honda DBL 2026 West Jakarta bukan sekadar kompetisi olahraga, tetapi ruang bagi generasi muda untuk menunjukkan semangat, kemampuan, dan karakter positif,” kata Andra.
Ia berharap pengalaman selama kompetisi maupun edukasi #Cari_Aman dapat memberikan kesan positif bagi para pelajar dan mendorong mereka untuk terus berkembang, baik di lapangan maupun dalam kehidupan sehari-hari.
Pada akhirnya, Honda DBL 2026 West Jakarta meninggalkan dua cerita berbeda. Kriza menutup penantian panjang dengan kemenangan dramatis satu angka, sementara Buksi kembali memperlihatkan dominasinya di sektor putra.
Namun, lebih dari sekadar siapa yang mengangkat trofi, kompetisi ini menjadi panggung bagi generasi muda untuk belajar tentang kerja keras, keberanian berkompetisi, sportivitas, dan bagaimana menjadi pemenang—baik di dalam maupun di luar lapangan. (Ver)





