
WanitaIndonesia.co, Jakarta – Pembiayaan pendidikan menjadi hal krusial yang sering dialami oleh pelajar yang kurang beruntung.
Butuh kepedulian serta langkah konkrit untuk mengentaskan permasalahan, manakala banyak siswa berprestasi yang tak mampu menikmati hak dasar untuk mengenyam pendidikan secara layak.
Lewat Program berkelanjutan, Manulife Indonesia yang berkolaborasi dengan Universitas Terbuka sebanyak 25 pelajar di Jabodetabek serta luar daerah menerima manfaat dari Program yang sudah berjalan apik pada tahun lalu.
Program merupakan komitmen dari Manulife yang bertujuan untuk membangun masyarakat yang lebih inklusif, dan adil bermitra dengan Universitas Terbuka.
Beasiswa diberikan secara penuh kepada mahasiswa difabel berprestasi hingga mereka lulus sarjana selama 4 tahun.
“Ini menjadi cerminan dedikasi kami untuk memberikan dampak yang berarti melalui pendidikan. Sejalan dengan impact Agenda Manulife, inisiatif ini telah mendorong kesempatan ekonomi yang inklusif dengan menyediakan fasilitas, dan sumber daya yang dibutuhkan, guna mendukung finansial kemandirian mereka, “kata Lauren Sulistiawati, Presiden Direktur CEO Manulife Indonesia yang akan menjabat.
“Kami percaya dengan mendukung individu berbakat akan ada beragam dampak yang bisa dirasakan pada masa sekarang, hingga bagi masa depan. Turut memberdayakan anak untuk mengejar impiannya, juga memperkaya komunitas tempat mereka menjadi bagian dari masyarakat, “ucap Lauren.
Lauren menambahkan, “Kami bangga serta berharap ke depan, para alumni penerima beasiswa dapat turut berkontribusi untuk masa depan bagi semua.”
Acara penyerahan beasiswa dilaksanakan di Kantor Manulife Indonesia, dihadiri oleh Lauren Sulistiawati, Apriliani Siregar, DEI Chairman Manulife Indonesia, Michelle Taylor-Jones, Global DEI Officer Manulife, dan Sudesh Thevasenabathy Head of DEI Manulife Asia. Dari pihak Universitas Terbuka hadir Wakil Rektor Bidang Sistem Informasi dan Kemahasiswaan UT, Prof. Dr. Paken Pandiangan, S. Si., M. Si.,
Acara sangat menarik diawali dengan sesi Literasi Keuangan untuk membekali wawasan, tentang pengelolaan keuangan keuangan secara bijaksana, kepada para mahasiswa difabel. Sekaligus untuk mendukung program Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (GENCARKAN) OJK. Acara ditutup dengan kegiatan buka puasa bersama.




