Site icon Wanita Indonesia

Kisah Diana Dewi: Dari SPG Kosmetik Hingga Membangun Kerajaan Bisnis Toko Daging Nusantara

Diana Dewi, sosok wanita tangguh di balik PT Suri Nusantara Jaya, membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih impian besar.

WANITAINDONESIA.CO — Siapa sangka, balik megahnya gerai Toko Daging Nusantara yang kini tersebar di berbagai sudut daerah, terdapat kisah perjuangan seorang wanita yang merintis segalanya dari nol. Diana Dewi, sosok wanita tangguh di balik PT Suri Nusantara Jaya, membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih impian besar.

Bagaimana perjalanan seorang mantan Sales Promotion Girl (SPG) mampu bertransformasi menjadi salah satu pengusaha daging halal paling berpengaruh di Indonesia? Mari kita telusuri jejak langkahnya yang penuh inspirasi dan perjuangan.

Lahir di Jakarta pada 27 Juli 1965, perjalanan karier Diana Dewi tidak langsung bergelimang kemewahan. Pada awal pernikahan, demi membantu perekonomian keluarga dan mencari penghasilan tambahan, ia memberanikan diri bekerja sebagai SPG di perusahaan kosmetik.

Dengan ketekunan dan kerja keras, kariernya pelan-pelan merambat naik. Setelah 1,5 tahun bekerja di industri kosmetik, ia berpindah ke perusahaan yang lebih besar hingga akhirnya dipercaya menduduki posisi sales manager di sebuah perusahaan pakan ternak. Pengalaman di dunia penjualan inilah yang menggembleng kemampuannya dalam memahami pasar dan kebutuhan konsumen.

Keberanian Mengambil Peluang: Garasi Rumah yang Menjadi Saksi

Setelah memutuskan resign, Diana tidak berdiam diri. Ia aktif mengikuti wawancara kerja di beberapa perusahaan makanan. Dari proses itulah matanya terbuka melihat sebuah peluang emas: kebutuhan masyarakat akan produk daging dan olahannya sangat tinggi.

Tanpa modal raksasa, Diana menawarkan diri menjadi agen pemasaran dengan sistem pembayaran tempo 30 hari. Kepercayaan itu datang dari salah satu perusahaan. Dengan memanfaatkan garasi rumahnya di Cilangkap, Jakarta Timur, Diana mulai berjualan daging dalam skala kecil. Dari tempat yang sederhana itulah, benih-benih kerajaan bisnisnya mulai tumbuh.

Ketika krisis moneter melanda Indonesia pada tahun 1998, banyak bisnis tumbang. Namun bagi Diana Dewi, kelangkaan daging justru menjadi momentum. Ia memutar otak dengan menerapkan strategi pembayaran di muka dari pelanggan, sementara ia mendapatkan tempo dari pabrik.

Saat pasokan daging dari pabrik kosong, ia secara langsung membeli minimal 10 ekor sapi dari peternak di Wonogiri dan Salatiga untuk dibawa ke Jakarta. Keberanian ini membawa bisnisnya melesat hingga mampu melayani katering dan pabrik-pabrik besar. Pada tahun 1998, ia resmi mendirikan PT Suri Nusantara Jaya (SNJ).

Tak berhenti di situ, demi memberikan harga yang lebih murah bagi masyarakat, Diana mengurus izin impor daging. Walau kuota awalnya hanya 40 ton per tahun, secara bertahap sejak 2011 ia berhasil mengokohkan PT SNJ sebagai salah satu pemain utama importir daging.

Pada tahun 2013, saat harga daging sapi melambung tinggi dan memberatkan masyarakat, Diana menghadirkan solusi nyata: mendirikan gerai pertama Toko Daging Nusantara (TDN) di Kranggan, Bekasi.

Melalui TDN, ia menyediakan ritel daging sapi segar, daging beku, jeroan, hingga kebutuhan bahan pokok dengan harga yang sangat terjangkau. Konsep ini disambut hangat oleh masyarakat. Bahkan, beberapa cabang TDN kini dilengkapi dengan Kedai Steak Nusantara, tempat di mana masyarakat bisa menikmati hidangan steak lezat dengan harga bersahabat.

Keberhasilan Diana Dewi tidak hanya diukur dari angka perputaran bisnisnya, tetapi juga kontribusinya bagi dunia usaha Indonesia. PT Suri Nusantara Jaya bahkan dipercaya menjadi mitra strategis Bulog dalam menjaga stabilitas harga daging nasional.

Atas kepemimpinan dan dedikasinya, Diana Dewi kembali terpilih memimpin organisasi para pengusaha sebagai Ketua Umum KADIN DKI Jakarta selama dua periode (2019–2024 dan 2024–2029). Dari seorang SPG kosmetik hingga kini mengelola puluhan gerai TDN dengan target ekspansi hingga 500 gerai di seluruh Indonesia, kisah Diana Dewi adalah bukti nyata bahwa mimpi besar yang disertai kerja keras dan kepedulian akan membawa hasil yang luar biasa.

“Kesuksesan bukan tentang dari mana kita memulai, melainkan seberapa gigih kita melangkah dan memberi manfaat bagi sesama.” (Des)

Exit mobile version