
WANITAINDONESIA.CO – Klinik bedah plastik Skizzel menegaskan komitmennya dalam mengutamakan aspek keamanan pasien dalam setiap tindakan medis, khususnya prosedur breast augmentation (pembesaran payudara). Hal ini disampaikan langsung oleh Penny Lisdaryanti yang menjelaskan bahwa setiap prosedur dilakukan secara bertahap dengan pengawasan ketat demi hasil yang optimal dan alami.
Menurut Penny, pasien yang datang ke Skizzel umumnya telah melalui proses konsultasi dan pencarian informasi yang cukup panjang sebelum memutuskan tindakan. Bahkan, tim klinik biasanya sudah menjalin komunikasi dengan calon pasien sejak beberapa minggu sebelumnya.
“Setiap tindakan operasi dilakukan secara bertahap, sehingga proses pemulihannya juga membutuhkan waktu. Kami memberikan estimasi hingga 15 bulan, namun itu bukan angka pasti karena tergantung kondisi tubuh masing-masing pasien,” jelasnya.
Ia menambahkan, faktor gaya hidup dan kepatuhan pasien dalam menjaga hasil operasi sangat memengaruhi kecepatan pemulihan. Jika pasien mampu menjaga kondisi tubuh dengan baik, masa pemulihan bisa lebih cepat dari estimasi awal.
Risiko Tetap Ada, Namun Dikelola dengan Standar Medis
Seperti prosedur bedah lainnya, operasi plastik juga memiliki risiko. Penny mengungkapkan bahwa risiko utama adalah pendarahan akibat tindakan pemotongan jaringan. Selain itu, aktivitas berlebihan pascaoperasi juga dapat memengaruhi kondisi jahitan.
“Risiko terbesar adalah pendarahan. Namun, semua itu sudah kami antisipasi dengan standar medis yang ketat dan tim dokter yang berpengalaman,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa semua tindakan dilakukan oleh dokter spesialis yang telah tersertifikasi, sesuai dengan regulasi Kementerian Kesehatan. Klinik ini tidak menggunakan tenaga medis non-spesialis untuk prosedur bedah plastik.
Fasilitas Lengkap dan Dokter Berpengalaman
Skizzel Klinik diklaim memiliki fasilitas lengkap, termasuk ruang operasi yang memenuhi standar. Selain itu, jumlah dokter spesialis yang memadai memungkinkan penanganan pasien lebih optimal tanpa antrean berlebihan.
“Dengan banyaknya dokter, pasien bisa ditangani dengan lebih baik dan evaluasi juga bisa dilakukan secara maksimal,” tambah Penny.
Harga Terjangkau Jadi Daya Tarik
Salah satu keunggulan yang ditawarkan Skizzel adalah harga yang relatif terjangkau dibandingkan dengan klinik di luar negeri. Sebagai contoh, prosedur breast augmentation ditawarkan mulai dari 50 jutaan, jauh lebih rendah dibandingkan biaya di luar negeri yang bisa mencapai ratusan juta rupiah.
Hal ini menjadi daya tarik tersendiri, terutama bagi pasien dari luar daerah yang ingin mendapatkan layanan berkualitas tanpa harus ke luar negeri.
Tren Meningkat, Termasuk dari Luar Daerah
Penny juga mengungkapkan bahwa minat terhadap bedah plastik di Indonesia terus meningkat, termasuk dari pasien di luar Jakarta bahkan luar pulau. Faktor kebutuhan estetika hingga dorongan pasangan menjadi alasan yang cukup umum.
Meski demikian, ia menekankan pentingnya kesadaran diri dan tujuan yang jelas sebelum menjalani prosedur.
“Kami ingin memastikan pasien mendapatkan hasil terbaik tanpa harus mengulang tindakan. Itu bagian dari tanggung jawab kami,” tutupnya.
Dengan mengedepankan keamanan, tenaga medis profesional, serta harga yang kompetitif, Skizzel Klinik berupaya menjadi pilihan bagi masyarakat yang ingin menjalani prosedur bedah plastik secara aman dan terpercaya. (srv)




