Kasus Dugaan Bullying Terhadap Anak Ahmad Dhani Naik ke Tahap Penyidikan

Pengacara Aldwin Rahadian menegaskan bahwa laporan dugaan bullying dan kekerasan psikis terhadap anak Ahmad Dhani kini telah memasuki tahap penyidikan.

WANITAINDONESIA.CO – Pengacara Aldwin Rahadian menegaskan bahwa laporan dugaan bullying dan kekerasan psikis terhadap anak Ahmad Dhani kini telah memasuki tahap penyidikan.

Menurut Aldwin, naiknya status perkara dari penyelidikan ke penyidikan menunjukkan bahwa penyidik telah menemukan adanya dugaan unsur pidana dalam kasus tersebut.

Aldwin menilai bantahan dari pihak terlapor merupakan hal yang biasa dalam proses hukum. “Kalau seseorang yang diduga melakukan tindak pidana menyangkal, itu sah saja. Tapi kenyataannya perkara ini sudah naik ke tingkat penyidikan. Artinya sudah ditemukan unsur pidana,” ujar Aldwin saat ditemui awak media di kawasan Senayan, Rabu (13/5/2026).

Baca Juga :  6 Hal Ini Bisa Jadi Tanda Bahwa Anak Sedang Jadi Korban Bullying

Dalam kesempatan itu, Aldwin juga membawa sebuah jurnal internasional yang ditulis ahli forensik linguistik Profesor Andika Duta Bahari. Ia menyebut jurnal tersebut membahas dugaan bullying terhadap putri Ahmad Dhani dari sudut pandang akademis dan cyber criminology internasional.

Menurutnya, dugaan kekerasan verbal yang dilakukan dengan mengatasnamakan kapasitas psikolog justru dinilai sebagai bentuk “kejahatan terselubung”. Ia mencontohkan adanya pernyataan bernada stigmatisasi terhadap anak di bawah umur yang dinilai dapat berdampak serius secara psikologis.

Baca Juga :  Ahmad Dhani Laporkan Psikolog Lita Gading ke Polda Metro Jaya Atas Dugaan Perundungan Terhadap Anaknya

“Ini bukan edukasi, tapi provokasi dan stigmatisasi. Itu yang kemudian masuk ranah pidana,” kata Aldwin.

Aldwin juga menanggapi pernyataan pihak kuasa hukum lawan yang menyebut seorang pejabat publik harus siap menerima kritik. Ia menilai argumen tersebut tidak relevan dengan perkara yang sedang diproses.

“Ini bukan soal Ahmad Dhani sebagai pejabat publik. Ini soal dugaan kekerasan psikis terhadap anak di bawah umur,” tegasnya.

Baca Juga :  6 Hal Penting: Kenapa Kita Harus Hentikan Kekerasan Dan Pelecehan di Dunia Kerja

Sementara itu, Ahmad Dhani menyebut tudingan yang diarahkan kepada keluarganya merupakan hoaks dan tidak memiliki bukti konkret selain informasi yang beredar di media sosial.

Ia juga menegaskan akan terus mendampingi putrinya agar memahami risiko dunia media sosial yang menurutnya penuh dengan pihak-pihak yang berpotensi melakukan perundungan.

“Banyak penjahat di dunia maya. Saya harus memberikan pengertian kepada anak saya agar memahami situasi itu,” ujar Ahmad Dhani. (GIE)