
WANITAINDONESIA.CO – Mom Uung sukses menggelar kajian 2026 bertajuk “Di Balik Lelahmu, Ada Allah yang Tak Pernah Tinggalkanmu” di The Krakatau Grand Ballroom, TMII,Jakarta. Acara ini dihadiri oleh sekitar 1.000 peserta, termasuk 200 pasangan suami-istri, menjadikannya pionir kajian keluarga yang fokus pada aktivasi peran “Papa ASI” di Indonesia.
Mom Uung menghadirkan Ustadz Maulana sebagai penceramah utama, Uung Victoria Finky selaku founder Mom Uung, Mommy-Influencer Kayes bersama sang suami Eldin Rahadian, Shabrina Adfi dan Stanley, Fanny Kondoh beserta sang putra Kazuki, hingga Bunda Ule sebagai Mommy-Influencer pejuang garis dua. Kajian ini bertujuan menguatkan spiritualitas para ibu menyusui, ibu hamil, hingga pejuang garis dua, bahwa perjuangan menyusui bukan sekadar rutinitas biologis, melainkan ibadah mulia yang setiap tetesnya bernilai pahala jariyah.
Dalam ceramahnya, Ustadz Maulana menekankan bahwa perintah menyusui tertuang dalam Al-Qur’an, yaitu QS. Al-Baqarah: 233 sebagai bentuk penghormatan bagi ibu. “Allah menyebut ibu menyusui sebagai Al-Walidāt, sebuah penghormatan luar biasa. Di balik rasa lelah dan kantuk saat menyusui atau memompa ASI, ada pahala sedekah yang mengalir di setiap tetesnya. Ini adalah investasi akhirat sekaligus pondasi spiritual bagi anak agar tumbuh jadi generasi yang saleh dan salehah,” tutur Ustadz Maulana.
Ustadz Maulana juga mengingatkan pentingnya dukungan suami dalam ibadah ini. “Menyusui adalah kerja sama keluarga. Suami yang memuliakan dan membantu istrinya di masa menyusui akan mendapatkan bagian pahala yang sama besarnya. Pernikahan adalah tentang saling menguatkan di saat pasangan merasa lemah, tambahnya.
Sebagai founder dan konselor menyusui Mom Uung sekaligus seorang ibu, Uung Victoria Finky memahami betul tantangan menyusui tidak berhenti di bulan-bulan pertama saja, itulah mengapa Mom Uung fokus mendampingi ibu secara total.
“Acara hari ini adalah bentuk apresiasi tulus dari Mom Uung untuk seluruh Mommy hebat yang hadir di sini maupun di luar sana. Kami tahu perjuangan menyusui itu nggak mudah, makanya kami ingin Mommy merasa diapresiasi dan nggak sendirian. Di Mom Uung, kami punya layanan konsultasi gratis 24 jam. Jadi kapan pun Mommy bingung atau butuh teman cerita, tim kami selalu siaga. Karena buat aku, menjaga mental Mommy tetap tenang itu sama pentingnya dengan menjaga kualitas ASI,” ungkap Uung dengan hangat.
Ia juga menambahkan sedikit tips praktis bagi ibu yang sering merasa lapar di malam hari. “Ibu menyusui itu kan mudah lapar ya, aku pribadi kalau butuh energi tambahan suka minum Susu Mylkflow karena praktis dan tinggi protein. Tapi yang paling utama adalah semangat Mommy dan perasaan bahagia saat memberikan yang terbaik buat si Kecil,” tambahnya.
Kayes, yang hadir bersama sang suami, Eldin Rahadian serta putranya, Elzhard yang kini berusia 1 tahun, turut mengamini pentingnya dukungan mental dan nutrisi selama menyusui. Ia berbagi cerita bahwa menjaga keseimbangan antara asupan yang tepat dan hati yang tenang adalah kunci agar tumbuh kembang anak optimal tanpa membuat ibu merasa stres.

Acara kajian ini juga memanjakan peserta dengan berbagai aktivasi, seperti:
- Dengarkan Pesan Cinta: Sesi refleksi melalui headphone berisi ayat Al-Qur’an dan pesan penguat hati.
- Surat Cinta Dari-Nya: Pesan afirmasi dari hadits yang bisa diambil sesuai suasana hati peserta.
- Halo, Ini Aku: Bilik telepon privat bagi ibu untuk mengeluarkan emosi dan bercerita pada diri sendiri.
- Launching Teaser Mini Series: Penayangan perdana karya visual terbaru dari Mom Uung yang didedikasikan untuk perjuangan ibu.
Melalui Kajian 2026 ini, Mom Uung berharap setiap ibu pulang dengan perasaan yang lebih lapang, merasa dicintai oleh Sang Pencipta, dan semakin percaya diri dalam menjalankan peran mulianya. (wib)




