Jangan Sepelekan Ban Kendaraan Anda, Berikut Tanda-Tanda Kerusakan

Perhatikan kondisi ban kendaraan sebelum dipakai berpergian, segera diganti apabila mengalami kerusakan atau keausan. WI/Gdi

WANITAINDONESIA.CO – Sering kali pengemudi menyepelekan kondisi ban kendaraan. Banyak yang beranggapan sepanjang masih bisa mengaspal maka ban kendaraan belum perlu diganti.

Padahal kondisi ban yang buruk menjadi salah satu faktor utama penyebab kecelakaan fatal di jalan raya.

Bahkan memaksakan ban yang sudah tidak layak pakai dapat menyebabkan pecah ban secara tiba-tiba atau kehilangan kendali saat hujan (aquaplaning).

Berikut adalah tanda-tanda krusial bahwa ban kendaraan Anda sudah harus dipensiunkan:

  1. Indikator TWI (Tread Wear Indicator) Sudah Sejajar
    Setiap ban memiliki simbol segitiga kecil di dinding ban yang mengarah ke tonjolan di sela-sela alur ban (TWI). Jika permukaan ban sudah aus dan sejajar dengan tonjolan TWI tersebut, itu tandanya ban sudah sangat tipis dan wajib diganti.
  2. Adanya Benjolan pada Dinding Ban
    Kondisi ini sering disebut “ban hamil”. Benjolan terjadi karena anyaman benang di dalam ban putus. Ban yang benjol sangat rawan meledak seketika jika terkena benturan atau suhu panas saat melaju kencang.
  3. Keretakan pada Dinding atau Telapak Ban
    Jika Anda melihat retak-retak halus (pecah rambut) pada sisi ban, ini menandakan karet ban sudah getas atau kehilangan elastisitasnya. Hal ini biasanya terjadi karena faktor usia atau sering terpapar sinar matahari ekstrem.
  4. Getaran yang Tidak Biasa
    Jika kemudi atau bodi kendaraan terasa bergetar hebat saat melaju di jalan yang rata, bisa jadi ada kerusakan struktur di dalam ban yang tidak terlihat secara visual.
  5. Usia Ban Melebihi 5 Tahun
    Meskipun kembangan ban masih terlihat tebal, karet ban memiliki masa kedaluwarsa. Secara ideal, ban yang sudah berumur lebih dari 5 tahun disarankan untuk diganti karena komponen karetnya sudah mengeras dan daya cengkramnya menurun drastis.
Baca Juga :  Cara Ampuh Bersihkan Kompor dengan Jeruk Nipis

Tips Agar Ban Kendaraan Tetap Awet dan Tahan Lama

Merawat ban tidak hanya soal keselamatan, tapi juga soal efisiensi kantong. Berikut adalah langkah sederhana agar ban Anda memiliki umur pakai yang lebih panjang:

  • Rutin Cek Tekanan Angin: Pastikan tekanan angin sesuai dengan rekomendasi pabrikan (biasanya tertera di pilar pintu pengemudi). Tekanan yang terlalu rendah membuat ban cepat panas dan aus tidak merata.
  • Lakukan Rotasi Ban Berkala: Pindahkan posisi ban (misalnya ban depan ke belakang) setiap 5.000 – 10.000 km. Ini bertujuan agar tingkat keausan ban merata di seluruh sisi.
  • Spooring dan Balancing: Lakukan penyetelan sudut roda secara rutin agar ban tidak habis di satu sisi saja dan putaran roda tetap stabil.
  • Hindari Beban Berlebih: Muatan yang melampaui kapasitas kendaraan akan memberikan tekanan berlebih pada dinding ban, yang mempercepat kerusakan struktur.
  • Gaya Mengemudi yang Halus: Hindari pengereman mendadak atau akselerasi yang kasar secara terus-menerus, karena gesekan ekstrem akan mengikis telapak ban lebih cepat.
Baca Juga :  Cara Ampuh Bersihkan Kompor dengan Jeruk Nipis

“Lebih baik keluar biaya untuk ganti ban sekarang, daripada keluar biaya besar karena risiko kecelakaan di masa depan.” (Gdi)

Baca Juga :  Memahami Pemicu Ayan Pertanda serta Pengobatannya