Intisari Ceramah Ustadz Das’ad Latif di Hadapan Ulama dan Umaro Jakarta

Berpose bersama pemgurus FK ULUM. (Foto : WanitaIndoneia.co/H. Darmawan)

WANITAINDONESIA.CO – Dalam tausiyahnya, Ustadz Das’ad Latif mengajak seluruh jamaah untuk lebih memperhatikan bekal akhirat, terutama melalui pendidikan agama bagi anak-anak dan kepedulian terhadap sesama.

Beliau mengingatkan bahwa setiap manusia akan menghadapi sakaratul maut dan kematian adalah kepastian yang tidak dapat dihindari. Karena itu, orang tua hendaknya tidak hanya bangga melihat anak-anaknya berhasil meraih pendidikan tinggi, seperti S1, S2, atau S3, tetapi juga memastikan mereka dekat dengan masjid dan menjalankan ibadah dengan baik.

“Percuma anak memiliki gelar tinggi jika jauh dari masjid dan tidak mengenal Tuhannya,” tegas beliau dihadapan ribuan Jamaah FK ULUM di Masjid Al Azhar Pulogebang, Jakarta, 21/6/26.

Baca Juga :  Kapolda Metro Jaya Hadiri Deklarasi Jaga Jakarta Bersih dan Gerakan Pilah Sampah

Menurutnya, kebahagiaan terbesar bagi orang tua adalah memiliki anak yang sholeh dan sholehah yang senantiasa mendoakan kedua orang tuanya.

Ustadz Das’ad juga menyampaikan bahwa membangun dan memakmurkan masjid merupakan amal jariyah yang pahalanya terus mengalir. Setiap orang yang sujud, beribadah, dan menuntut ilmu di masjid yang kita bangun atau kita bantu, akan menjadi sumber pahala yang tidak terputus.

Kepada para ibu, beliau berpesan agar lebih mengutamakan berbagi kepada fakir miskin dan anak yatim dibandingkan bermegah-megahan dalam penampilan. Harta yang dimiliki akan lebih bernilai di sisi Allah SWT apabila digunakan untuk membantu sesama.

Baca Juga :  Timezone Perluas Jaringan di Indonesia dengan Tiga Gerai Baru di Jakarta dan Bandung

Beliau juga mengingatkan bahwa Islam tidak melarang olahraga dan aktivitas duniawi, namun tetap harus dilakukan dengan menjaga adab dan syariat, termasuk menutup aurat dengan baik dan menghindari pakaian yang terlalu ketat.

Di akhir ceramahnya, Ustadz Das’ad memberikan beberapa pesan penting bagi para orang tua:

Perhatikan pendidikan dan pergaulan anak-anak.
Berikan makanan dan rezeki yang halal.
Jadilah teladan yang baik bagi keluarga.
Jauhkan anak dari perbuatan maksiat.
Senantiasa mendoakan anak agar menjadi generasi yang sholeh dan sholehah.

Baca Juga :  Merasakan Dinginnya Salju Di Jakarta

“Kita semua pasti akan meninggal dunia. Harta, jabatan, dan kedudukan akan ditinggalkan. Yang akan menjadi penolong adalah amal saleh dan doa anak-anak yang sholeh,” pungkasnya.

Tausiyah Tiga Dasawarsa disambut antusias oleh jamaah FK ULUM dan menjadi pengingat bagi seluruh hadirin untuk terus memperkuat keimanan, memakmurkan masjid, serta mempersiapkan generasi penerus yang berakhlak mulia. (Dar/SRV)