
WanitaIndonesia.co, Jakarta – Beragam pencapaian menjadi buah manis para pelaku UMKM pemenang program SisBerdaya dan DisBerdaya 2024.
Lewat brand Tries Hands, sang pemilik Tries Yuliany Fransiska pemenang SisBerdaya 2024, Area 3 Jabodetabek
mengaku lewat program, wawasan, ilmu pengetahuan serta kunci-kunci bisnis untuk mempertahankan serta memajukan usahanya mampu dikuasainya dengan baik.
Sebagai salah satu jebolan program, kekinian ia merasa mumpuni. Dengan bungah wanita dengan limpahan energi kreatif ini, menceritakan ihwal keterlibatannya dengan program, kemudian bergabung serta menerima transformasi ilmu dari sejumlah mentor handal, yang berasal dari beragam latar belakang keilmuan.
Ia tak pelit untuk berbagi ilmu agar dapat menginspirasi sebanyak-banyaknya, para pelaku usaha perempuan untuk ikut bergabung dengan Program SisBerdaya dan SisBerdaya 2025.
Sebagai ekosistem yang solid serta cair, ia mengaku manfaat keberlanjutan tetap ia rasakan walau program yang diikuti berakhir.
Jadi tak hanya sebatas selesainya program mereka berjalan kembali sendiri-sendiri, tapi tetap berhimpun dalam komunitas yang dinaungi beragam kebaikan program, khususnya transformasi bisnis UMKM ke ranah digital.
“Awalnya itu aku IRT yang dianugerahi keahlian menyulap kain sisa menjadi beragam produk fungsional yang mengedepankan estetika. Sebutlah itu pouch, tas kain, topi dengan beragam model serta ukuran.
Bahan produksi berasal dari tekstil serta kulit sintetis dengan fokus penggunaan limbah tekstil yang digunakan sebagai material produksi, “jelas Tries.
Tries menambahkan, “Sebelas duabelas dengan pemaparan para pembicara bahwa pelaku UMKM Perempuan masih banyak menghadapi kendala. Aku pun demikian, terkendala minimnya informasi yang mudah diakses para pelaku usaha. Awalnya itu ihwal legalitas usaha, gimana ya? layaknya pelaku usaha, akupun menginginkan usahaku maju serta berkembang. Mendapatkan bantuan dana yang merupakan salah satu faktor krusial untuk memajukan usaha. ”
Pengalaman tak menyenangkan saat mengerjakan Nomor Induk Berusaha yang merupakan identitas
para pelaku usaha dalam mengurus izin serta mendapatkan dukungan Pemerintah.
Waktu itu masih dikerjakannya secara manual. “Eeh Tries malah ‘dikerjain’ oleh oknum.
Walau sempat diuji, ia mengaku tak patah semangat. Terus bangkit, dan giat berproduksi di tengah peran multitasking layaknya Wanita Indonesia lainnya. Sebagai isteri, ibu serta berperan untuk membantu perekonomian keluarga.
Oleh teman-teman sesama pelaku UMKM, Tries dianjurkan untuk ikut bergabung serta mengikuti Program SisBerdaya dan DisBerdaya. Di sini semua permasalahan ihwal UMKM akan menemukan penyelesaiannya.
“Mulailah aku mendaftar, lalu terpilih mengikuti seleksi, kemudian yang membuat semangatku. membuncah, terpilih menjadi 30 finalis untuk mendapatkan transformasi ilmu serta pendampingan, “kata Tries.

Foto : Istimewa
Program Komprehensif, Coach Mumpuni, Tips Sukses Tries
“Buah manisnya, aku berhasil meraih juara dalam kompetisi yang memiliki beragam keunggulan.
Lewat hadiah uang tunai, aku dapat memperbesar usaha dengan mengganti gunting konvensional dengan mesin pemotong canggih. Alih teknologi tersebut mampu meningkatkan kapasitas produksi jadi lebih banyak, tentunya dengan hasil potong yang lebih baik dari penggunaan gunting, “ujar Tries.
Tries menambahkan, “Usahaku semakin maju dengan banyaknya permintaan produk, yang mampu dipenuhi lewat teknologi serta
transformasi ilmu berharga, yang didapat dari Program SisBerdaya dan DisBerdaya.”
“Karena telah membuktikan manfaat program secara langsung, aku mengajak semua pelaku UMKM Perempuan dan Disabilitas untuk ikut program yang memiliki visi, dan misi mulia ini. Terlebih di era disrupsi yang mewajibkan pelaku usaha memahami serta bermigrasi ke konsep bisnis berbasis teknologi, “terangnya.
“Awalnya aku gentar, khawatir dengan pelatihan teknologi karena masih dianggap sesuatu yang sulit.
Tapi karena para mentor mampu mentransformasi ilmu dengan gaya bahasa serta cara-cara baru nan praktis serta menarik, buat kaum perempuan sepertiku, “imbuh Tries.
Tries melanjutkan, “Proses pembelajaran jadi terasa mengasyikkan, penuh dengan beragam hal-hal baru nan menarik yang ingin kami ketahui.
Beruntung para Coach itu tak kalah antusias untuk memberikan pembelajaran serta hal-hal terbaik.
Tersadar setelah belajar bersama Coach mumpuni, bahwa teknologi itu memudahkan, menarik dipelajari sembari dipraktikkan bagi kemajuan usaha kita.”

Foto : WanitaIndonesia.co
“Walau sejatinya mudah, kemauan diri untuk menerima pembelajaran menjadi landasan mutlak agar sukses mengikuti program. Layaknya nasihat bijak, peserta harus memiliki minat besar, disiplin, fokus saat menerima transfer ilmu, serta kreatif serta inovatif terutama pada saat membuat proposal bisnis seputar gagasan, ide baru yang cemerlang, dan membumi. Yang mudah diaplikasikan menjadi sebuah usaha, “jelasnya.
Tries berbagi kiat seperti lakukan presentasi dengan percaya diri, penting untuk menguasai materi serta mempersiapkan jawaban-jawaban yang tentunya akan ditanyakan oleh para penguji.
Peserta harus bersikap kritis, banyak bertanya hal-hal yang esensial yang berkaitan dengan bisnis serta teknologi.
“Konsisten itu wajib lho ya!, selain tepat waktu untuk mengikuti pembelajaran daring. Kalau terlambat hadir akses ke link pembelajaran akan langsung ditutup, dampaknya satu materi pembelajaran akan terlewat, dan tentunya kita dirugikan, “ujarnya mengingatkan.
Jika menerima PR kerjakan dengan baik serta tepat waktu. PR nya related kok dengan upaya serta pekerjaan yang sedang kita tekuni. Menurutku cukup menantang dan butuh wawasan untuk menjawab dengan banyak membaca.
Penting diingat bahwa proses belajar mengajar membutuhkan waktu panjang, dari jam 10.00 hingga 16.00 WIB. Karenanya butuh support system keluarga inti. Caraku mensiasatinya dengan mempersiapkan fisik agar tak mudah lelah maupun sakit.
“Selesaikan semua pekerjaan rumah tangga, bahkan aku sengaja menyediakan snack serta minuman agar proses belajar tak terganggu oleh hal-hal kecil yang mendasar itu. Serta hal-hal lainnya yang sekiranya dapat mengganggu serta menjadi kendala selama mengikuti pelatihan harus dicarikan solusinya, “saran Thres.

Foto : Istimewa.
“Yuk Bergabung di SisBerdaya dan DisBerdaya
Tries mengaku Program telah membantu mewujudkan mimpi besar, agar usahanya dapat dikelola dengan baik, lalu berkembang jadi besar. Lewat program akhirnya saya memahami, bagaimana peran multitasking seorang pelaku UMKM itu penting, lewat penguasaan ilmu serta teknologi.
Lewat AI yang saya pelajari ada beragam fitur yang bisa dimanfaatkan para pelaku, untuk memudahkan berbisnis, berdaya saing serta meningkatkan pendapatan.
Bagi pembaca WanitaIndonesia.co pendaftaran Program SisBerdaya dan DisBerdaya 2025 sudah dibuka sejak tanggal 7-29 Mei 2025
Seluruh peserta akan diseleksi untuk mendapatkan 180 kandidat, guna mendapatkan program pendampingan, dan pelatihan daring.
Sebelumnya para kandidat diwajibkan untuk mengirimkan proposal bisnis.
Akan dinilai serta dipilih 30 peserta dengan proposal terbaik, yang akan mendapatkan pendampingan intensif secara tatap muka di Jakarta.
Para finalis akan diminta untuk menampilkan karya serta potensi bisnis mereka untuk dinilai para juri.
Grand Final rencananya akan diselenggarakan pada Bulan Agustus 2025, dengan total hadiah uang tunai Rp. 750 juta rupiah.
Info : https://bit.ly/SISBERDAYA2025.




