IMF Bicara Ekonomi Dunia Masih Lambat Saat Covid-19 ada

wanitaindonesia.co – Pertumbuhan ekonomi dunia diramal masih akan lambat akibat tekanan dari pandemi COVID-19. International Monetary Fund (IMF) mengatakan pertumbuhan ekonomi dunia tahun ini diperkirakan 5,9% per tahunan (year on year/yoy)
First Deputy Managing Director IMF Geoffrey Okamoto mengungkapkan sudah mengeluarkan kajian pertumbuhan ekonomi dunia tahun ini. Tahun depan ekonomi global juga diproyeksi lebih rendah di level 4,9%.

Baca Juga :  Wamen Nezar Patria, Hilirisasi Digital Kunci Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Dia menyebutkan perkiraan pertumbuhan ekonomi dunia ini karena adanya penurunan produk domestik bruto (PDB) pada kuartal III akibat tingginya kasus varian delta di seluruh dunia. Selanjutnya varian baru Omicron dan terganggunya rantai pasok di dunia akan membuat pemulihan lebih lama.

Baca Juga :  QNET Meyakini Bahwa Perempuan dan Platform Digital Adalah Penggerakan Ekonomi

“Dunia masih dihadapkan ketidakpastian karena munculnya varian baru Omicron yang menyebar ke berbagai negara yang berpotensi menghambat pemulihan ekonomi di masa mendapatkan,” kata dia dalam konferensi pers di Nusa Dua, Bali, Jumat (10/12/2021).

Baca Juga :  30 Tahun Kampanye 16 Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan, Pemulihan Pandemi Harus Dilakukan Secara Adil

“Pengetatan kebijakan moneter yang lebih cepat dari perkiraan di negara maju yang akan memperketat kondisi keuangan global dengan beberapa potensi limpahan di pasar negara berkembang,” ujar Okamoto.