“Faster Connection” Rahasia Belajar Hebat si Kecil

"S-26 Exceptional Day" di enam kota mengajak Mams Indonesia memahami pentingnya perkembangan otak si Kecil, khususnya proses mielinasi yang berperan dalam mempercepat koneksi antar sel saraf (Faster Connection). (Foto: Dokumentasi Wyeth Nutrition S-26.)

WANITAINDONESIA.CO — Wyeth Nutrition S-26 mendukung Mams mempersiapkan si Kecil menjadi future-ready melalui perpaduan gizi, dan stimulasi yang tepat.

“Sejatinya setiap anak memiliki potensi hebat selama kita dapat memberikan dukungan gizi, dan stimulasi tepat, agar mereka dapat terus belajar, dan menjadi future -ready (Category Marketing Manager, Wyeth Nutrition S-26, Vera Niki Gozali).

Melalui rangkaian kegiatan “S-26 Exceptional Day” yang digelar di enam kota, di momen puncak Momfluencers Gathering di Buumi Playscape Pacific Place, S-26 mengajak para Mams memahami pentingnya perkembangan otak si Kecil, khususnya proses mielinasi yang berperan dalam mempercepat koneksi antar sel saraf (Faster Connection) .

Koneksi yang lebih cepat ini mendukung kemampuan si Kecil untuk belajar, beradaptasi, dan berkembang secara optimal di tengah dunia yang terus bergerak maju.

Generasi Alfa, dan Beta tumbuh dalam lingkungan yang sangat berbeda dari generasi sebelumnya. Perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan buatan (AI), kini semakin membuka akses yang luas terhadap berbagai informasi serta pengalaman belajar.

Tak heran, 90% Mams setuju bahwa AI menjadi faktor penting yang akan memengaruhi masa depan anak, karena menghadirkan peluang bagi si Kecil untuk terus belajar, bereksplorasi, dan mengembangkan kemampuan dalam memahami serta beradaptasi dengan berbagai hal baru.

Baca Juga :  ​Resmi Hadir di Indonesia, Susu Formula Berbahan Natural Whole Milk Ini Siap Temani Tumbuh Kembang Si Kecil

Category Marketing Manager Wyeth Nutrition S-26, Vera Niki Gozali menyampaikan, “S-26 memahami keinginan para Mams untuk memastikan si Kecil dapat belajar, menyerap informasi secara optimal, serta berkembang sesuai potensinya seiring dengan pergerakan dunia yang semakin cepat.”

“Karena itu, berbekal lebih dari 100 tahun keahlian di bidang gizi, dan 50 tahun riset perkembangan otak bersama sejumlah universitas ternama dunia seperti University of Cambridge, University of Oxford, ETH Zürich, Cornell University, Technical University of Munich, National University of Singapore, Imperial College London dan lainnya.”

Pakar Neurologi Anak Brawijaya Hospital Saharjo, dr. Herbowo A.F. Soetomenggolo, Sp.A, Subsp.Neuro(K), “Proses mielinasi berperan penting dalam menunjang kemampuan si Kecil untuk belajar, memproses informasi baru serta mengembangkan berbagai kemampuan kognitif mereka. (Foto: Dokumentasi Wyeth Nutrition S-26.)

Pahami Mielinasi

“Wyeth Nutrition dengan research center yang berpusat di Swiss, terus mengembangkan pendekatan berbasis sains untuk mendukung perkembangan otak si Kecil.”

“Salah satunya melalui riset bersama Brown University yang membuktikan bahwa kombinasi gizi yang tepat serta dalam jumlah yang tepat, dapat membantu mengoptimalkan pembentukan mielin di otak si Kecil.”

Menerjemahkan perkembangan ilmu pengetahuan terkini tersebut ke dalam inovasi terdepan, riset ini menjadi landasan untuk mengembangkan S-26 Procal Gold Multilearn Connect, dengan Advanced Formulation. Merupakan satu-satunya susu pertumbuhan, dengan kombinasi Sphingomyelin, Fosfolipid, dan Alfa-Laktalbumin yang juga dilengkapi dengan AA, DHA, Omega 3 & 6, Kolin, serta 15 vitamin dan 9 mineral.

Baca Juga :  Cara Mengatasi Mengi Pada Si Kecil

Formulasi dirancang untuk mendukung proses mielinasi sebagai bagian penting dalam perkembangan otak, dan proses belajar si Kecil. Membantunya belajar berbagai hal baru dengan cepat (Multi Learning) karena memiliki Faster Connection.

Lebih lanjut, pakar Neurologi Anak dari Brawijaya Hospital Saharjo, dr. Herbowo A.F. Soetomenggolo, Sp.A, Subsp.Neuro(K) menjelaskan, “Pada 1.000 hari pertama kehidupan anak, otaknya terus membangun, dan menyempurnakan koneksi antar sel saraf.”

“Proses penting yang mendukungnya adalah mielinasi, yaitu pembentukan lapisan mielin yang menyelimuti serabut saraf, sehingga membantu sinyal atau informasi di otak dihantarkan dengan lebih cepat, dan efisien (Faster Connection).”

“Proses ini berperan besar dalam menunjang kemampuan si Kecil untuk belajar, memproses informasi baru, dan mengembangkan berbagai kemampuan kognitifnya, “ungkapnya.

“Karena itu, Mams perlu memberikan dukungan optimal melalui pemberian gizi yang tepat, termasuk berbagai komponen penting yang mampu mendorong perkembangan struktur, dan fungsi otak seperti Sphingomyelin, Fosfolipid, Alfa-laktalbumin, AA, DHA, serta Omega 3 dan 6.”

“Dukungan ini juga perlu dilengkapi dengan stimulasi melalui beragam pengalaman belajar atau Multi Learning yang membantu memperkuat koneksi otak si Kecil.”

Baca Juga :  Tips Agar Anak Suka Makan Buah Semangka
“S-26 Exceptional Day” komitmen nyata Wyeth Nutrition S-26 untuk menjadi partner bagi para Mams, yang menjadi dukungan relevan kebutuhan keluarga masa kini. (Foto: Dokumentasi Wyeth Nutrition S-26.)

Dukungan Berbuah Nyata

Tidak hanya gizi yang tepat, S-26 juga terus berkomitmen mendukung Mams untuk memberikan stimulasi yang tepat bagi si Kecil.

Acha Sinaga, Momfluencer berbagi cerita, “Aku semakin yakin memilih S-26 Procal Gold, karena lewat event inspiratif ini, aku jadi lebih paham lagi tentang manfaat susu S-26 Procal Gold, yang turut mendukung perkembangan otak, dan proses belajarnya.”

“Aku semakin sadar bahwa gizi perlu berjalan beriringan, dengan stimulasi Multi Learning, yaitu dengan memberikan beragam pengalaman, dan kesempatan bagi anakku untuk mencoba serta mempelajari hal-hal baru.”

“Perkembangannya terlihat makin optimal, anakku semakin cepat tanggap ketika dikenalkan dengan sesuatu yang baru, dan bisa lebih fokus belajar.”

“Jadi, acara ini bukan cuma menambah pengetahuanku tentang S-26, tapi juga memberikan banyak inspirasi tentang bagaimana cara mendukung proses belajar hebat si Kecil melalui stimulasi yang tepat, “ungkap Acha senang.

“Melalui ‘S-26 Exceptional Day’, kami ingin terus menjadi partner bagi para Mams, dalam mendampingi perjalanan tersebut, dengan menggabungkan sains, gizi, stimulasi, serta dukungan yang relevan dengan kebutuhan keluarga masa kini, “pungkas Vera. (*)