
WANITAINDONESIA.CO — Puluhan ribu pelari yang mengikuti MyBCA Jakarta Running Festival (JRF) pada 24-25 Oktober 2026 bakal kian nyaman, menyusul komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memberikan dukungan total terhadap penyelenggaraan event tersebut.
Kenyamanan serta keselamatan para peserta menjadi prioritas utama yang disiapkan secara menyeluruh dari hilir hingga hulu. Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo, menginstruksikan jajarannya untuk menyiagakan penuh fasilitas kesehatan publik, mulai dari seluruh rumah sakit umum daerah (RSUD), pusat kesehatan masyarakat (puskesmas), hingga puskesmas pembantu di kawasan Jakarta.
“Saya sudah meminta kepada Dinas Kesehatan untuk selain ambulans dan juga medis yang berada di sepanjang jalan, tetapi juga semua rumah sakit yang menjadi milik pemerintah daerah kita siagakan untuk memberikan support sepenuhnya bagi peserta JRF,” kata Pramono saat ditemui di Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Jumat.
Tak hanya mengawal kesehatan fisik para pelari, upaya menciptakan suasana lomba yang sejuk dan menyenangkan juga ditempuh melalui operasi modifikasi cuaca (OMC). Langkah penyemaian awan tersebut dilakukan untuk meminimalisasi sengatan terik matahari sehingga para pelari dapat menikmati setiap langkah melintasi rute-rute ikonik Ibu Kota.
Kenyamanan mobilitas turut dimanjakan melalui penawaran istimewa bagi para peserta. Pemprov DKI Jakarta menggratiskan seluruh moda transportasi publik bagi peserta yang mengenakan perlengkapan resmi lomba, seperti nomor dada (bib), kaus (jersi), serta paket lomba (race pack) yang diterbitkan resmi oleh panitia.
Dukungan moda transportasi massa tercermin dari penyesuaian jam operasional yang dilakukan oleh PT MRT Jakarta (Perseroda). Pada Sabtu, 24 Oktober 2026, moda transportasi berbasis rel tersebut melayani penumpang mulai pukul 03.00 hingga 24.00 Waktu Indonesia Barat (WIB), dengan tenggat selang waktu keberangkatan (headway) kereta setiap 12 menit pada pukul 03.00-04.00 WIB dan setiap 10 menit hingga tengah malam.
Layanan MRT Jakarta terus berlanjut hingga Minggu, 25 Oktober 2026, dengan jadwal operasional khusus mulai pukul 00.00 hingga 01.30 WIB untuk menampung pergerakan massa dari konser Kanye West “Ye Live in Jakarta 2026” yang dihelat secara bersamaan. Setelah jeda singkat, kereta kembali meluncur pada pukul 03.00-04.00 WIB dengan jeda keberangkatan 12 menit dan berlanjut normal setiap 10 menit hingga pukul 24.00 WIB.
Pengaturan lalu lintas ketat juga diberlakukan di sekitar kawasan utama penyelenggaraan untuk menjaga kelancaran alur kendaraan dan keselamatan peserta lari. Pramono menaruh harapan besar agar koordinasi intensif antarinstansi ini mampu menghadirkan suasana kota yang ramah, tertib, dan berkesan bagi segenap lapisan masyarakat.
“Saya sungguh berharap bahwa JRF ini sebagai salah satu event yang berjalan dengan baik dan bersamaan dengan konser Ye yang waktunya bersamaan, sehingga pengaturannya juga tidak gampang. Tetapi, saya menyakini karena ini sudah dikelola secara profesional, mudah-mudahan dua-duanya berjalan dengan tertib, dengan baik, dan bisa saling menguatkan,” ujar Pramono.
Keramahan layanan transportasi, udara sejuk yang terkondisikan, serta jaminan perlindungan medis yang siaga di setiap sudut kota menjadikan Jakarta bukan sekadar lintasan pacu, melainkan ruang perayaan hidup sehat yang inklusif. Saatnya tali sepatu diikat lebih kencang, ayunkan langkah dengan penuh percaya diri, dan rasakan denyut ritme Ibu Kota yang siap menyambut tiap pencapaian garis akhir Anda. (Gdi)




