Didukung Kemenekraf & Disparekraf DKI, Jakarta Dessert Week 2026 Hadirkan Kolaborasi Unik Dessert dan Dangdut

Kehadiran Jakarta Dessert Week 2026 yang telah bertahan hingga hampir satu dekade ini menegaskan posisinya yang sangat strategis dalam ekosistem ekonomi kreatif. Foto : Desi

WANITAINDONESIA.CO – Ada sesuatu yang unik dan manis di Jakarta sepanjang bulan September ini. Festival kuliner penutup terbesar di Indonesia, Jakarta Dessert Week (JDW) 2026, resmi dibuka dan siap memanjakan lidah para pecinta sweet treats mulai tanggal 1 hingga 20 September 2026. Mengusung tema yang tak terduga DANGDUT festival edisi ke-9 ini sukses menyita perhatian publik melalui terobosan kolaborasi budaya yang segar dan penuh energi.

Tema Dangdut dipilih bukan sekadar sebagai hiburan visual semata, melainkan sebagai wadah mengeksplorasi pertemuan antara ritme musik khas Indonesia dengan kreasi manis para master pastry. Karakter dangdut yang merakyat, dinamis, dan kuat secara budaya diterjemahkan secara apik ke dalam rasa, tekstur, hingga visual sajian dessert edisi terbatas. Langkah ini sekaligus memperkuat narasi soft power Indonesia melalui koneksi antarindustri kreatif.

Kehadiran Jakarta Dessert Week 2026 yang telah bertahan hingga hampir satu dekade ini menegaskan posisinya yang sangat strategis dalam ekosistem ekonomi kreatif. Festival ini secara konsisten mendapatkan apresiasi dan dukungan penuh dari Kementerian Ekonomi Kreatif / Badan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia (Kemenekraf/Bekraf), Kementerian Pariwisata RI, serta Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi DKI Jakarta.

Baca Juga :  Strategi Baru Pemerintah Antar Brand Lokal Tembus Pasar Global

Asisten Deputi Pengembangan Usaha dan Akses Permodalan Kemenpar, Hanifah Makarim, menyampaikan bahwa kuliner atau gastronomi merupakan salah satu fokus utama pemerintah karena bukan sekadar kebutuhan harian, melainkan media diplomasi budaya. Berbagai kreasi dessert lokal di JDW dinilai memiliki identitas Indonesia yang kuat sehingga mampu menjadi daya tarik wisata diplomasi bagi pasar domestik hingga wisatawan mancanegara dari Singapura dan Malaysia. JDW sendiri menjadi salah satu festival yang masuk dalam kurasi program Karisma Event Nusantara.

Foto : Desi

Komitmen memperkuat industri kuliner lokal ini juga ditegaskan oleh Dessy Widowati selaku Kepala Subdirektorat Pemasaran dan Komersialisasi Kuliner di Kementerian Ekonomi Kreatif / Badan Ekonomi Kreatif (Kemenekraf/Bekraf). Menurutnya, gelaran JDW sangat menarik dan perlu dilestarikan secara berkelanjutan karena berhasil memperkenalkan dessert lokal ke kancah nasional maupun internasional. Pihak Kemenekraf/Bekraf secara aktif memberikan dukungan nyata melalui program promosi dan komersialisasi produk agar ekosistem kuliner kreatif terus berkembang pesat. Dukungan konsisten dari Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi DKI Jakarta turut mengukuhkan Jakarta sebagai destinasi wisata kuliner bertaraf global.

Baca Juga :  Jakarta Dessert Week 2026 Resmi Dibuka, Dangdut Jadi Jembatan Kolaborasi Musik dan Kuliner

Keseruan Jakarta Dessert Week 2026 dihadirkan melalui empat pilar utama. Pilar pertama adalah City Takeover yang melibatkan 42 brand dengan puluhan outlet di Jakarta, memungkinkan pengunjung melakukan dessert-hopping untuk menikmati menu bertema Dangdut. Pilar kedua adalah Dessert Markt di fX Sudirman yang menjadi panggung bagi emerging brands dan talenta muda untuk bertemu langsung dengan konsumen, lengkap dengan kegiatan workshop dan baking demo.

Pilar ketiga diwujudkan melalui Industry & Media Gathering yang menghimpun lebih dari 300 pelaku industri F&B, pastry chef, dan media untuk merangsang kolaborasi baru. Rangkaian festival ditutup oleh pilar keempat, yaitu Golden Swirl Awards 2026 di Le Château Marqen, Marqen Hotel, Jakarta Barat. Penghargaan ini melibatkan juri lintas industri seperti Chef Louis Tanuhadi, Chef Luvita Ho, Ray Janson, Anton Wirjono, dan Ian Eryanto. Tahun ini, JDW juga menghadirkan kategori baru seperti Branding of The Year yang bekerja sama dengan ADGI serta Tiramisu of The Year bersama Istituto Italiano di Cultura Jakarta.

Baca Juga :  Band Reggae Tropical Forest ‘Sentil’ Kesadaran Publik Lewat MV "Mikro Plastik"

Pengalaman pengunjung tahun ini terasa makin seamless berkat kolaborasi dengan aplikasi gaya hidup ISMAYA+ untuk urusan rewards dan reservasi. Didukung oleh jajaran mitra industri F&B ternama serta instansi pemerintah, Jakarta Dessert Week 2026 tidak hanya membuat ibu kota menjadi lebih manis, tetapi juga siap mengajak lidah Anda bergoyang dalam harmoni tradisi dan kreativitas modern. (Des)