Di Balik Gemerlap HUT Jakarta, Ada Pasukan PLN UID Jaya Yang Bekerja Keras

Petugas PLN UP3 Menteng melanjutkan kesiapsiagaan pada kegiatan Jakarta Penuh Warna yang digelar bertepatan dengan Car Free Day di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, Minggu (28/6), untuk memastikan seluruh rangkaian acara berlangsung aman dan lancar.

WANITAINDONESIA.CO – Kemilau lampu warna-warni dan dentuman musik membahana di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, pada akhir pekan lalu. Ribuan warga tumpah ruah, larut dalam kegembiraan merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Kota Jakarta yang mengusung tema Pesta Rakyat dan Jakarta Penuh Warna. Namun, di balik kemegahan panggung dan sorot cahaya yang menghidupkan suasana, ada detak kerja keras yang sunyi. Pasokan listrik yang tanpa kedip sepanjang acara menjadi bukti nyata dari kesiagaan penuh para petugas di balik layar.

PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya menjadi jangkar utama yang memastikan seluruh rangkaian perayaan pada Sabtu (27/6) hingga Minggu (28/6) tersebut berjalan aman, lancar, dan nyaman. Tanpa sorot lampu panggung yang mengarah kepada mereka, puluhan personel bergerak taktis di sudut-sudut strategis, mengawal setiap jengkal kabel dan pasokan daya demi senyum warga Ibu Kota.

Baca Juga :  Rayakan HUT Jakarta ke-499, Ancol Gratiskan Tiket Masuk Sore hingga Malam Hari

General Manager PLN UID Jakarta Raya, Moch. Andy Adchaminoerdin, dalam keterangan resmi, Senin, menegaskan bahwa keandalan pasokan listrik merupakan urat nadi dari kesuksesan acara besar berskala kota ini. Menurutnya, komitmen pelayanan terbaik adalah harga mati yang harus diberikan kepada masyarakat.

“PLN berkomitmen memastikan masyarakat dapat menikmati seluruh rangkaian perayaan HUT ke-499 Kota Jakarta dengan aman, nyaman, dan tanpa gangguan pasokan listrik. Karena itu, kami menyiapkan personel siaga serta memastikan sistem kelistrikan berada dalam kondisi andal (reliable) selama kegiatan berlangsung,” ujar Moch. Andy Adchaminoerdin optimistis.

Untuk mengamankan pasokan setrum raksasa ini, sebanyak 20 personel dari PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Menteng bersiaga penuh sejak puncak Pesta Rakyat pada hari Sabtu. Ketangguhan mereka kembali diuji pada keesokan harinya, saat gelaran Jakarta Penuh Warna memadati area Hari Bebas Kendaraan Bermotor (Car Free Day). Menjelang usia Jakarta yang akan menginjak lima abad pada tahun depan, PLN menyokong daya kelistrikan melalui Layanan Penerangan Sementara dengan total kapasitas mencapai 473 kiloVolt Ampere (kVA). Tidak main-main, pasokan ini juga dibentengi oleh satu unit suplai daya bebas gangguan (Uninterruptible Power Supply/UPS) berkapasitas 500 kVA dan satu unit gardu bergerak (UGB) berkekuatan 630 kVA untuk mengantisipasi segala bentuk potensi kendala teknis.

Baca Juga :  Sharp Indonesia Catatkan Performa Positif di Tahun 2022 Sambut HUT Jakarta Sharp Indonesia Gelar Promosi di Pekan Raya Jakarta

Manager PLN UP3 Menteng, Hendratua P. Manurung, membeberkan bahwa kunci utama dari kesuksesan pengawalan energi ini terletak pada komunikasi yang solid dan eksekusi yang presisi di lapangan.

“Tim kami siaga penuh sejak Pesta Rakyat hingga Jakarta Penuh Warna. Dukungan Layanan Penerangan Sementara, UPS, dan UGB membantu menjaga pasokan tetap stabil sehingga masyarakat dapat menikmati seluruh rangkaian kegiatan dengan nyaman,” jelas Hendratua P. Manurung saat memantau pergerakan timnya.

Baca Juga :  Rayakan HUT Jakarta ke-499, Ancol Gratiskan Tiket Masuk Sore hingga Malam Hari

Keberhasilan menjaga stabilitas energi ini menjadi bukti nyata bahwa kesiapan infrastruktur dan kesiagaan manusia di dalamnya mampu berjalan seiring. Ketika gemerlap lampu malam itu perlahan padam dan warga kembali ke rumah dengan hati riang, para personel PLN baru bisa bernapas lega. Mereka telah berhasil menunaikan tugas penting, yakni menjaga Jakarta tetap menyala terang di hari jadinya.

Menatap masa depan, komitmen ini tidak akan mengendur, karena setiap ruang publik yang hidup dan setiap senyum warga yang merdeka adalah energi utama bagi mereka untuk terus menerangi negeri. (Gdi)