Decak Kagum Selvi Gibran dan Tri Tito Saksikan Langsung Tradisi Tenun Gringsing, Ingatkan Regenerasi

Pembina Seruni Kabinet Merah Putih Selvi Gibran Rakabuming (keenam dari kanan) dan Ketum Seruni Kabinet Merah Putih Tri Tito Karnavian (keenam dari kiri) saat mengunjungi Desa Adat Tenganan Pegringsingan, Karangasem, Bali. (Foto: Kemendagri)

WANITAINDONESIA.CO – Kehidupan masyarakat Desa Adat Tenganan Pegringsingan, Kabupaten Karangasem, Bali, merupakan warisan yang perlu dijaga keberlangsungannya. Salah satunya menyangkut tradisi menenun kain Gringsing yang menjadi ciri khas desa tersebut.

Hal itu turut menuai decak kagum Pembina Solidaritas Perempuan untuk Indonesia (Seruni) Kabinet Merah Putih sekaligus Ketua Umum (Ketum) Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) Selvi Gibran Rakabuming saat berkunjung ke lokasi akhir pekan lalu.

“Saya secara pribadi baru pertama kali datang mengunjungi Desa Adat Tenganan Pegringsingan ini dan sangat terkesan sekali terutama dengan kehidupan di desa adat ini dan juga kain tenunnya yang cukup terkenal adalah namanya kain Gringsing,” kata Selvi didampingi antara lain Ketum Seruni Kabinet Merah Putih Tri Tito Karnavian.

Baca Juga :  Paradigma Regenerasi: Arah Baru Pembangunan dan Kepemimpinan Indonesia

Kunjungan itu sendiri menjadi bentuk perhatian terhadap pelestarian warisan budaya sekaligus dukungan bagi kesehatan masyarakat, khususnya para penenun lanjut usia (lansia).

Bantuan berupa 500 unit kacamata turut diserahkan bagi para lansia, khususnya penenun kain Gringsing. Penyerahan bantuan disertai pemeriksaan mata untuk mengetahui tingkat minus setiap penerima, sehingga kacamata yang diberikan sesuai dengan kebutuhan penglihatan mereka.

Lebih lanjut, Selvi menekankan pentingnya regenerasi penenun agar keterampilan tradisional tersebut dapat terus diwariskan kepada generasi muda. Menurut dia, pelestarian budaya perlu dilakukan secara berkelanjutan agar kain Gringsing tetap menjadi identitas sekaligus kebanggaan masyarakat setempat.

Baca Juga :  Ketum TP Posyandu Tri Tito Tekankan Pentingnya Apresiasi bagi Kader dan Pelindungan Perempuan dan Anak

“Kalau yang sepuh-sepuh yang sudah tua-tua sudah pensiun tidak menenun lagi, harapannya ada regenerasi dari yang muda-muda mungkin nanti kalau untuk pembinaan kami dari Dekranas siap untuk membantu,” ujar Selvi.

Selain mendukung pelestarian budaya, dia berharap bantuan kacamata yang diberikan dapat bermanfaat bagi para lansia di desa tersebut. “Ini sudah ada bantuan 500 kacamata, semoga bantuan itu bermanfaat untuk Bapak-Ibu semuanya,” kata Selvi menambahkan.

Baca Juga :  Paradigma Regenerasi: Arah Baru Pembangunan dan Kepemimpinan Indonesia

Sementara, Ketum Seruni Kabinet Merah Putih Tri Tito Karnavian mengakui terkesan dengan kekayaan adat dan budaya Desa Adat Tenganan Pegringsingan, Kabupaten Karangasem, Bali.

“Ini memang suatu desa adat yang harus kita pertahankan adat istiadatnya karena merupakan warisan budaya yang luar biasa,” kata Tri.
Tri yang juga Ketua Harian Dekranas itu pun menyampaikan apresiasi atas sambutan masyarakat setempat. Ia berharap, kunjungan tersebut dapat mendorong dukungan bagi pengembangan potensi desa, termasuk dalam bidang kebudayaan dan ekonomi. (Yud)