Dari Satu Pengorbanan, Jadi Berlimpah Manfaat: Dompet Dhuafa Hadirkan Kurban hingga Palestina

Para Narasumber dalam konferensi pers “Dari Satu Pengorbanan Jadi Berlimpah Manfaat” bersama Dompet Dhuafa. Foto : Dok Dompet Dhuafa

WANITAINDONESIA.CO – Momentum Iduladha tahun ini dimaknai Dompet Dhuafa bukan sekadar ibadah tahunan, tetapi juga gerakan kemanusiaan yang menghadirkan manfaat luas bagi masyarakat, peternak lokal hingga warga di wilayah konflik seperti Palestina.

Melalui konferensi pers bertajuk “Dari Satu Pengorbanan Jadi Berlimpah Manfaat”, Dompet Dhuafa menegaskan komitmennya untuk terus memperluas distribusi kurban sejak 1994 dengan menghadirkan berbagai inovasi layanan kurban di tahun 2026.

Salah satu terobosan yang dihadirkan adalah pilihan kurban unta, sapi kurban raksasa berbobot lebih dari satu ton melalui program Kurban Express, hingga layanan kurban luar negeri untuk masyarakat di negara konflik, khususnya Palestina.

Ketua Pengurus Yayasan Dompet Dhuafa, Ahmad Juwaini, mengatakan bahwa kurban merupakan simbol pengorbanan dan kecintaan kepada Allah SWT yang harus diwujudkan melalui aksi nyata kemanusiaan.

“Ini bagian dari dukungan Dompet Dhuafa untuk Palestina. Karena batasan bantuan semakin ketat, kami ikut dalam misi Global Sumud Flotilla. Inti dari kurban adalah pengorbanan, bagaimana kita menukar apa yang kita miliki demi kecintaan kepada Allah SWT,” ujarnya.

Baca Juga :  Indonesia Tegaskan Dukungan Penuh untuk Perjuangan Palestina

Untuk mendukung distribusi bantuan bagi Palestina, Dompet Dhuafa bahkan telah menyiapkan fasilitas pengalengan daging kurban di Mesir. Langkah ini dilakukan agar daging kurban dapat bertahan lebih lama dan menjangkau masyarakat Gaza secara berkelanjutan.

Muhammad Zahron, yang baru kembali dari Mesir, menjelaskan bahwa pengalengan menjadi solusi distribusi yang efektif di tengah keterbatasan akses bantuan kemanusiaan ke Palestina.

“Kami menyiapkan bantuan untuk Gaza melalui Rafah. Kurban untuk Palestina diupayakan memiliki distribusi yang lebih panjang, sehingga nikmat daging kurban bisa dirasakan lebih lama oleh masyarakat Palestina,” katanya.

Tahun ini, Dompet Dhuafa menargetkan distribusi sebanyak 43 ribu hewan kurban setara domba dan kambing (doka) ke berbagai wilayah pelosok Indonesia dan mancanegara.

Baca Juga :  Dompet Dhuafa, UUS Maybank Indonesia dan Komunitas Temenin Kolaborasi Kebaikan di Bulan Ramadhan

Ketua Kurban 1447 H Dompet Dhuafa, Ali Bastoni, menyebut Aceh dan Sumatra menjadi wilayah prioritas distribusi karena sebelumnya terdampak bencana.

“Kurban untuk Aceh dan Sumut bahkan sudah sold out, sementara Sumbar hampir habis. Kami juga menghadirkan pilihan hewan kurban berbobot super atau raksasa sebagai alternatif terbaik bagi pekurban,” tuturnya.

Tak hanya menghadirkan program kurban, acara ini juga menghadirkan kisah inspiratif dari para relawan kemanusiaan yang tergabung dalam misi Global Sumud Flotilla 2.0 menuju Palestina.

Relawan Dompet Dhuafa, Ronggo Wirasanu, mengungkapkan pengalaman pahit saat dirinya bersama relawan lain mengalami penyiksaan ketika ditahan oleh tentara Israel.

“Penyiksaan hadir di setiap pintu transit. Ada pukulan hingga penyetruman terhadap beberapa relawan. Kami juga sempat mogok makan selama dua hari karena menolak makanan dari Israel,” ungkapnya.

Cerita serupa juga disampaikan Herman Budianto yang mengaku mengalami intimidasi hingga kekerasan fisik saat ditahan. Meski demikian, ia menegaskan perjuangan kemanusiaan untuk Palestina harus terus dilanjutkan.

Baca Juga :  Melalui Wakaf Produktif Pesantren Tahfidz Green Lido Dompet Dhuafa Berhasil Panen 1,2 Ton Buncis

Di sisi lain, komedian senior Indro Warkop turut membagikan pandangannya mengenai makna pengorbanan. Menurutnya, kurban bukan hanya tentang ritual agama, tetapi juga bentuk kasih sayang universal kepada sesama manusia.

“Ini kesempatan kita untuk berbuat baik dan menghambakan diri kepada Allah SWT. Saya percaya Dompet Dhuafa memiliki tanggung jawab moral dan agama dalam menyalurkan kurban sampai kepada yang benar-benar membutuhkan,” ujar Indro.

Ia juga mengaku telah beberapa kali mempercayakan ibadah kurbannya melalui Dompet Dhuafa karena yakin distribusinya tepat sasaran hingga menjangkau pelosok daerah bahkan luar negeri seperti Myanmar.

Melalui berbagai inovasi dan aksi kemanusiaan tersebut, Dompet Dhuafa berharap masyarakat dapat memaknai Iduladha sebagai momentum memperluas kepedulian dan menghadirkan manfaat yang lebih besar bagi sesama. (ADV)