
Penulis: H. Darmawan
Forum Komunikasi Ulama & Umaro (FK ULUM)
WANITAINDONESIA.CO – Beberapa waktu lalu, tepatnya November 2025, saya diajak Biro Umroh STS, berkesempatan mengunjungi salah satu tempat paling bersejarah bagi umat Islam: Jabal Rahmah. Bukit kecil yang berada di Padang Arafah ini hanya sekitar 20 kilometer dari Kota Makkah, namun menyimpan kisah besar yang selalu membuat hati bergetar setiap kali disebut.
Pertemuan Nabi Adam dan Siti Hawa
Dalam riwayat yang masyhur, di sinilah Nabi Adam ‘alaihissalām bertemu kembali dengan Siti Hawa setelah perpisahan panjang sejak diturunkan dari surga.
Pertemuan itu menjadikan bukit ini dikenal dengan nama:
Jabal Rahmah — Gunung Kasih Sayang.
Di tempat ini, kita diingatkan bahwa kesabaran, doa, dan keteguhan hati akan mempertemukan kembali apa yang baik menurut kehendak Allah.
Saksi Puncak Ibadah Haji
Jabal Rahmah berada dalam kawasan Arafah, lokasi pelaksanaan wukuf, yang menjadi puncak dari seluruh rangkaian ibadah haji.
Meski tidak diwajibkan untuk naik ke bukit, banyak jamaah mendatanginya untuk:
memohon ampun,
mengharap rahmat,
dan memanjatkan doa untuk keluarga.
Arafah memang dikenal sebagai tempat yang dipenuhi doa dan pengharapan.
Makna yang Dalam
Jabal Rahmah bukan hanya sekadar bukit. Ia menyimpan pesan yang relevan sepanjang zaman:
Kasih sayang Allah yang mempertemukan kembali dua insan.
Pengampunan bagi mereka yang kembali memohon ampun.
Kesabaran menghadapi ujian hidup.
Simbol awal peradaban manusia, saat Adam dan Hawa kembali dipersatukan.

Fakta Singkat Jabal Rahmah
Tinggi sekitar 70 meter.
Memiliki tugu putih di puncaknya sebagai penanda.
Menjadi salah satu tempat yang paling sering dikunjungi jamaah haji.
Tidak ada ritual wajib di bukit ini, namun berdoa di kawasan Arafah adalah sunnah dan sangat dianjurkan.
Semoga kunjungan singkat ini membawa hikmah dan menjadi pengingat bahwa kasih sayang Allah selalu lebih dekat dari yang kita duga. (Dar)




