WANITAINDONESIA.CO – Menikmati wajah ibu kota kini tak lagi sebatas menerobos kemacetan atau sekadar menatap gedung-gedung pencakar langit dari balik jendela kaca. Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menghadirkan cara baru untuk menikmati keindahan kota melalui uji coba layanan open dining of Jakarta (santap terbuka Jakarta).
Konsep unik ini memadukan wisata kuliner lezat di atas bus wisata dengan panorama estetik lanskap kota, menciptakan pengalaman visual dan rasa yang tak terlupakan.
Inovasi yang berbarengan dengan peresmian bus tingkat beratap terbuka (open top tour) rute Jakarta Batavia (Sarinah–Kota Tua) ini dirancang untuk menghidupkan kembali kawasan bersejarah sekaligus memperkuat posisi Jakarta sebagai kota global yang kaya akan budaya.
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, mengungkapkan harapannya agar kehadiran wahana anyar ini mampu memberikan kesan tersendiri bagi siapa saja yang ingin mengenal Jakarta lebih dekat.
“Kami berharap masyarakat dapat menikmati Jakarta dari perspektif yang berbeda, bukan hanya melihat kotanya, tetapi juga mengenal sejarah, budaya, dan identitasnya. Melalui layanan ini, masyarakat dan wisatawan dapat menikmati sisi modern, sejarah, budaya, hingga perkembangan Jakarta dalam satu layanan yang mendukung visi Jakarta sebagai kota global yang berbudaya,” tutur Rano Karno.
Pengalaman menyusuri jalanan ibu kota ini dirancang begitu hangat dan eksklusif. Direktur Utama PT Transjakarta, Welfizon Yuza, menjelaskan bahwa layanan ini hanya beroperasi dua hingga tiga kali setiap harinya dengan kapasitas terbatas, yakni 30 penumpang dalam sekali perjalanan. Pengunjung dapat menikmati fasilitas ini secara perorangan maupun bersama kelompok untuk acara khusus dengan tarif sebesar Rp500 ribu per orang.
Harga tersebut sudah mencakup paket hidangan lengkap yang memanjakan lidah, mulai dari makanan pembuka (appetizer), makanan utama (main course), hingga makanan penutup (dessert). Tak sekadar memanjakan perut, perjalanan mengelilingi sudut-sudut paling ikonik di Jakarta ini juga dibalut dengan alunan musik biola secara langsung yang syahdu serta penceritaan (storytelling) naratif mengenai sejarah kawasan dan kisah menarik di balik setiap menu yang disajikan.
“Selama perjalanan, penumpang juga akan menikmati pertunjukan musik biola secara langsung serta narasi mengenai sejarah kawasan dan cerita di balik menu yang disajikan,” ujar Welfizon Yuza, seraya menambahkan antusiasme masyarakat amat tinggi mengingat seluruh rute bus wisata beratap terbuka yang beroperasi sebelumnya selalu terisi penuh.
Layanan istimewa ini siap dibuka untuk umum mulai 1 Agustus 2026. Bagi penikmat perjalanan dan pecinta kuliner yang tak sabar ingin merasakan sensasi romantis menembus sejarah ibu kota, pemesanan tiket sudah dapat dilakukan mulai 25 Juli 2026 melalui aplikasi resmi Transjakarta.
Apakah Anda tertarik untuk melangkah sejenak dari rutinitas harian dan jadilah bagian dari cerita baru ibu kota. Mari ciptakan kenangan manis, resapi setiap detik alunan musik dan kelezatan hidangan, serta temukan kembali keajaiban Jakarta yang mungkin selama ini terlewatkan di depan mata! (Gdi)

