
WanitaIndonesia.co, Jakarta – Waktu yang tak bisa dibeli manakala kerinduan memiliki buah hati tak terbantahkan, bersama Bocah Indonesia #SelaluAdaHarapan
Ratusan pasangan suami isteri serta calon pengantin terlihat berdatangan memasuki Hotel Alila SCBD Jakarta, Minggu, (8/6). Sebagian terlihat menggunakan busana senada, ambience hotel yang biasanya lengang di Hari Minggu itu, terasa lebih hidup dengan limpahan energi kreatif ekosistem Bocah Indonesia.
Kehadiran tamu-tamu istimewa ini untuk seremonial HUT Ke – 6, Pusat Fertilitas ternama di Indonesia, Bocah Indonesia.
Mereka merupakan pasien serta calon pasien yang terus berjuang sembari menggantungkan harapan untuk memperoleh buah hati yang tak kunjung hadir, untuk mewarnai indahnya kehidupan rumah tangga mereka.
Selain pasutri, ada pula calon pengantin yang memiliki kesadaran tinggi untuk mengetahui masalah kesuburan pada diri serta pasangan. Pun tak kalah inspiratif hadir individu dengan mindset yang bagus, untuk mengetahui sejak dini ihwal kesuburan dirinya.
Walau mendapat tantangan untuk memperoleh garis keturunan,
namun semua tamu undangan spesial ini terlihat optimis, datang dengan tekad membaja, penuh keyakinan untuk mendapatkan bayi yang telah lama dirindukan. Tentunya lewat inisiasi, peran serta kiprah berkelanjutan Bocah Indonesia.
Hal ini dikarenakan hadir support system bagi seluruh pasien dari Bocah Indonesia, yang mendapatkan suntikan spirit bahwa setiap upaya yang digantungkan kepada asa “Selalu Ada Harapan”.
Mantra sakti ini-lah yang mendasari layanan, yang digawangi oleh para pakar di bidang fertilitas serta dukungan sepenuh hati dari team work yang handal.
Sedari pagi hingga sore hari, Hotel yang dijadikan tempat acara HUT Bocah Indonesia Ke -6 menjasi saksi bisu, bagaimana upaya berkelanjutan Pusat Fertilitas ternama di Indonesia ini mampu menyalakan semangat pasutri, yang masih terus berjuang untuk mendapatkan permata hati dalam kehidupan rumah tangga mereka.

Teknologi Tercanggih Hanya Ada di Bocah Indonesia
dr. Pandji Sadar, Chief Executive Officer, Bocah Indonesia menjadi salah satu persona yang paling bungah, selain tentunya para Dokter ahli fertilitas yang tak henti-henti menyuntikkan semangat, lewat sejumlah talkshow interaktif.
Beragam tema menarik yang berkaitan dengan permasalahan pentingnya memelihara kesehatan reproduksi serta Program Kehamilan berbantu medis diangkat lewat pemaparan menarik serta interaktif, dikarenakan peserta diajak untuk bertanya beragam ihwal penting seputar permasalahan infertilitas yang banyak dialami pasangan muda di Indonesia.
Masalah ketidaksuburan bisa disebabkan oleh berbagai faktor yang dialami pria, dan wanita. Pada pria ditemukan kualitas sperma yang tidak normal, gangguan hormon serta paparan zat berbahaya. Pada wanita terjadinya masalah PCOS (gangguan hormon yang berdampak pada ovulasi), endometriosis, gangguan tuba falopi serta kelainan serviks.
Para Dokter memberikan suntikan energi, semangat lewat pemilihan narasi yang mudah dicerna awam, di mana undangan yang datang di saat perasaannya galau.
Materinya mengena serta menggugah kesadaran untuk terus berjuang, sembari berdoa serta melaksanakan dengan patuh beragam arahan dari para Dokter, guna
mendapatkan buah hati.
Dokter Pandji Sadar menyampaikan, “6 Tahun bukanlah sekedar hitungan waktu, hadir pula kisah nyata, doa serta harapan yang ditabur. Pun didukung dengan perjuangan, dan dedikasi. Lebih dari 22.000 pasangan telah mempercayakan perjalanan Program Kehamilan mereka ke Bocah Indonesia.”
“Dan lebih dari 400 bayi hadir ke dunia lewat Program Bayi Tabung (IVF). Hal ini pembuktian akan komitmen kami, loyalitas serta dedikasi pada profesi serta fungsi keberadaan klinik fertilitas yang penuh kasih, “imbuhnya.
Dokter Pandji menambahkan, “Enam Tahun bukanlah sekedar hitungan angka, namun hadir beragam kisah perjuangan yang penuh harapan, kerja bersama seluruh team work yang kompak, dan cair. Mereka hadirkan layanan sepenuh hati, hanya memberikan yang terbaik bagi setiap pasien.
Bersyukur dapat menjadi bagian dari perjalanan hidup banyak keluarga di Indonesia serta di mancanegara.”

#6erhasilBersama
Momen HUT Ke -6 Bocah Indonesia lekat dengan inisiasi serta pencapaian dari perjalanan di tahun-tahun sebelumnya. Ballroom nan luas serta megah, sedari pagi hingga sore hari itu terasa sesak. Di momen spesial ini, panitia menghadirkan pengalaman imersif lewat 6 Experience Spot, yang mewakili seluruh indera manusia.
Hadir Zona Xpresi (penglihatan), Dedikasi (peraba), Xplorasi (perasa), Visualisasi (pikiran), Edukasi (pendengaran), hingga Intimacy (penciuman).
Pada Zona Xplorasi, pengunjung diajak untuk mengasah wawasan fertilitas lewat permainan interaktif.
Terlihat para pasutri mengarahkan telapak tangan mereka ke layar untuk menjawab pertanyaan seputar fertilitas serta mendapatkan jawaban dari pertanyaan yang mereka ajukan.
Keseluruhan Zona dirancang untuk membawa peserta menyelami makna mendalam dari perjalanan fertilitas.
Perayaan hari jadi menjadi upaya sharing ilmu bersama para ahli di bidang fertilitas yang digawangi oleh dr. Beeleonie, Sp. OG, Subsp. FER., dr. Cynthia Agnes Susanto, BmedSc, Sp. OG, dr. Steven Aristida, Sp.OG, Subsp, FER, dr. Gito Wasian, Sp. And., dr. Maitra Djiang Wen, Sp. And, Subsp, FER, M. ClinEmbryol.
Para pakar membagikan wawasan penting kesehatan reproduksi, dan Program Kehamilan berbantu medis. Acara semakin bermakna dengan kehadiran pasutri inspiratif Anisa Rahma – Anandito Dwis, dan Nana Ricardo-Ryan Mclness. Mereka berbagi kisah nyata, penuh haru serta harapan.
Sebagai pelopor fertilitas, Bocah Indonesia terus menegaskan pentingnya pemahaman menyeluruh, mengenai kesehatan reproduksi baik kepada pasutri maupun individu yang sedang merencanakan masa depan. Edukasi disampaikan dalam beberapa sesi mulai dari pemahaman dasar kesehatan reproduksi, Program Inseminasi hingga Program Bayi Tabung.
Seiring bertambahnya usia, Bocah Indonesia terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan layanan yang unggul, lewat teknologi terdepan. “Tahukah Anda? mereka memiliki teknologi yang pertama serta satu-satunya di Indonesia yaitu EMBRACE (Embryo Analysis of Culture Environment) serta ROSI (Round Spermatid Injection). Lewat teknologi mereka perlu kembali menggaungkan kembali bahwa masalah infertilitas, bisa diselesaikan dengan berpegang teguh pada mantra sakti “Selalu Ada Harapan”.




