
WANITAINDONESIA.CO – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya memastikan kesiapan sistem kelistrikan di wilayah Ibu Kota dan sekitarnya dalam kondisi prima guna mendukung kelancaran ibadah Ramadan serta perayaan Idulfitri 1447 Hijriah. Dengan cadangan daya yang mencapai hampir 50 persen dari total beban puncak, masyarakat dipastikan dapat merayakan momen hari raya dengan nyaman dan terang benderang.
Kepastian tersebut disampaikan dalam kegiatan Media Briefing Kesiapan Pasokan Listrik Idulfitri 1447 H yang digelar di Kantor PLN UID Jakarta Raya, Gambir, Jakarta Pusat.
General Manager PLN UID Jakarta Raya, Moch. Andy Adchaminoerdin dalam keterangan yang diterima, Sabtu, menjelaskan secara teknis, sistem kelistrikan Jakarta saat ini memiliki daya mampu pasok sebesar 10,97 Gigawatt (GW). Sementara itu, proyeksi beban puncak selama periode Ramadan hingga Lebaran diperkirakan hanya mencapai 5,45 GW.
“Artinya, kami memiliki cadangan daya yang sangat memadai, yakni sekitar 5,43 GW atau hampir separuh dari kebutuhan beban total Jakarta. Kondisi ini sangat ideal untuk mendukung seluruh aktivitas masyarakat tanpa perlu khawatir akan kekurangan pasokan,” ujar Andy Adcha dalam keterangannya.
Guna mengawal keandalan tersebut, PLN UID Jakarta Raya menetapkan periode siaga mulai 14 Maret hingga 28 Maret 2026. Selama periode ini, sebanyak 2.148 personel dikerahkan untuk bersiaga penuh di berbagai titik strategis.
Selain sumber daya manusia, PLN juga menyiagakan infrastruktur pendukung sebagai langkah antisipasi cepat terhadap gangguan, yang meliputi:
- 17 Posko Siaga di titik-titik vital.
- 61 Unit Gardu Bergerak (UGB) dan 58 unit UPS.
- 3 Unit Genset berkapasitas besar.
- 6 Truk Crane dan ratusan kendaraan operasional (86 mobil & 236 motor).
Fokus pengamanan kelistrikan akan diprioritaskan pada 519 masjid, 6 zona transportasi utama (bandara, stasiun, terminal), 7 pusat pemerintahan, serta berbagai pusat keramaian dan perbelanjaan di Jakarta.
Dukungan Ekosistem EV
Menyadari tren penggunaan kendaraan listrik yang meningkat, PLN juga memastikan infrastruktur pengisian daya siap melayani para pemudik dan warga di Jakarta. Saat ini, telah tersedia 673 unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang tersebar di 375 lokasi.
“Bagi pengguna EV, kami menyediakan fitur Road Trip Planner di aplikasi PLN Mobile. Fitur ini memungkinkan pengguna merencanakan perjalanan sekaligus mengetahui titik SPKLU terdekat secara real-time,” tambah Andy.
Sebagai langkah preventif, PLN tetap menyiagakan layanan darurat 24 jam melalui Call Center 123 dan layanan WhatsApp di nomor 087771112123.
Menutup keterangannya, Andy menegaskan bahwa Idulfitri merupakan momen kebersamaan yang sakral. Oleh karena itu, PLN berkomitmen memberikan pelayanan tanpa henti agar seluruh rangkaian ibadah dan silaturahmi masyarakat tetap berjalan aman dan nyaman.
“PLN hadir untuk memastikan listrik tetap andal. Kami ingin setiap rumah dan tempat ibadah di Jakarta tetap terang, sehingga kehangatan Idulfitri bisa dirasakan oleh seluruh keluarga,” pungkasnya. (Gdi)




