
WANITAINDONESIA.CO – Memasuki usia 25 tahun, BINUS International memperkuat
komitmennya dalam menghadirkan pendidikan tinggi berstandar global bagi generasi
muda Indonesia. Dimulai sejak 2001, BINUS International hadir sebagai pionir program S1
berstandar internasional di Indonesia dengan semangat membawa pengalaman
pendidikan global ke Indonesia melalui pembelajaran berstandar internasional, kolaborasi
dengan berbagai mitra global, serta program yang membuka akses mahasiswa terhadap
pengalaman internasional.
Vice President BINUS Higher Education & Professional Services, George Wijaya
Hadipoespito, M.Sc., MBA, mengatakan bahwa landscape pendidikan tinggi saat ini
semakin global. Pendidikan internasional tidak lagi selalu berarti mahasiswa harus
menempuh seluruh pendidikan di luar negeri, karena akses terhadap global education,
global exposure, dan international experience kini semakin terbuka dari Indonesia.
“Kehadiran universitas global dan semakin luasnya kolaborasi lintas negara menunju
kkan
bahwa Indonesia semakin menjadi bagian penting dari ekosistem pendidikan tinggi dunia.
Bagi perguruan tinggi Indonesia, perkembangan ini juga menjadi dorongan untuk terus
meningkatkan kualitas dan daya saing global,” ujar George.
Direktur Kampus BINUS @Senayan, Dr. Drs. Andreas Chang, M.B.A., menegaskan
bahwa BINUS International merupakan bagian penting dari komitmen BINUS dalam
membangun lingkungan pendidikan yang semakin global.
BINUS International terus memperluas pengalaman mahasiswa melalui berbagai
kemitraan strategis dengan universitas bereputasi global, termasuk sejumlah universitas
yang masuk dalam Top 100 QS World University Rankings 2027, seperti UNSW Sydney,
University of Birmingham, Boston University, dan University of Nottingham.
“Bagi kami, pendidikan internasional bukan sekadar label. Yang terpenting adalah
bagaimana mahasiswa mendapatkan global exposure, membangun international
network, serta memiliki kompetensi untuk belajar, bekerja, dan berkolaborasi dalam
lingkungan global, namun tetap mampu memberikan kontribusi bagi Indonesia,” ujar
Andreas.
Salah satu bentuk pengalaman global tersebut diwujudkan melalui program Double
Degree, yang memungkinkan mahasiswa menjalani pengalaman akademik di BINUS
International sekaligus di universitas mitra luar negeri.
Direktur Kampus BINUS @Senayan, Dr. Drs. Andreas Chang, M.B.A., menambahkan
bahwa program tersebut tidak hanya memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk
memperoleh dua gelar, tetapi juga memperluas wawasan, jaringan, dan pengalaman
lintas budaya yang menjadi bekal penting dalam menghadapi dunia kerja global.
Dampak dari ekosistem tersebut juga terlihat dari perjalanan para alumninya. Dalam
beberapa tahun terakhir, alumni BINUS International telah berkarier sebagai
entrepreneur, profesional, maupun pemimpin muda di berbagai perusahaan dan industri,
baik di Indonesia maupun di luar negeri. Beberapa di antaranya adalah Jonathan Wahyudi,
Founder Innovision3D; Jovan Adiputra, CEO & Founder Jasasistem; Enrica Melissa,
Application Engineer di Randstad Jepang; serta Hartarto Winata, Rebates Officer di
Samsung Australia.
Rekam jejak alumni tersebut menjadi salah satu gambaran bagaimana
pengalaman belajar global dapat membuka peluang karier yang semakin luas.
Memasuki perjalanan berikutnya, BINUS International akan terus memperkuat
pengalaman pendidikan global, memperluas kolaborasi dengan mitra internasional, serta
membangun lingkungan belajar yang semakin relevan dengan kebutuhan dunia kerja dan
masyarakat.
Momentum 25 tahun ini sekaligus menjadi penegasan kembali semangat “From One
Dream, A Thousand Possibilities” menghubungkan generasi Indonesia dengan dunia
dan membuka semakin banyak kemungkinan untuk memberikan dampak bagi Indonesia
dan masyarakat global. (wib)




