Bhayangkara Tangguh Netty Rosdiana Siagian: Perempuan Harus Berani Melangkah Memberikan Manfaat Bagi Masyarakat

Sosok AKBP Dr. Netty Rosdiana Siagian, SH, MM, MH dikenal luas sebagai figur Korps Bhayangkara yang tidak hanya tegas dalam penegakan hukum, namun juga memiliki kedekatan emosional yang kuat dengan masyarakat.

WANITAINDONESIA.CO – Sosok AKBP Dr. Netty Rosdiana Siagian, SH, MM, MH dikenal luas sebagai figur Korps Bhayangkara yang tidak hanya tegas dalam penegakan hukum, namun juga memiliki kedekatan emosional yang kuat dengan masyarakat. Polisi wanita (polwan) berprestasi yang kini menjabat sebagai Kepala Sub Bagian Perencanaan dan Administrasi (Kasubbagrenmin) Bidang Hukum Polda Metro Jaya ini menekankan pentingnya peran perempuan untuk berani tampil di depan. Menurutnya, perempuan Indonesia saat ini tidak boleh hanya berdiam diri di belakang, melainkan harus memiliki keberanian untuk bermimpi dan melangkah maju demi kemaslahatan bersama.

Perjalanan karier lulusan SMA Plus Negeri 17 Palembang dan Universitas Sriwijaya ini tergolong sangat berwarna. Netty tercatat pernah menjadi bagian dari komunitas strategis The Road Force Blue saat menjabat sebagai Kepala Unit (Kanit) Brigadir Motor (BM) Ditlantas Polda Metro Jaya. Di sana, ia menunjukkan kepiawaiannya menunggangi motor besar jenis Harley Davidson tipe police atau yang akrab disebut sebagai vor rijder (pengawal depan). Ketangguhannya dalam melakukan patroli serta pengawalan tamu Naratetama (VVIP) dan pejabat negara membuktikan bahwa tugas berat di lapangan mampu dijalankan dengan sangat apik oleh seorang perempuan.

Baca Juga :  Great Eastern Women’s Run Hadir Perdana di Indonesia, Dorong Perempuan Melangkah Tanpa Batas

Dalam sebuah kesempatan emosional, peraih penghargaan Indonesian Women Excellence Award 2021 dari Indonesian Award Magazine ini berbagi pengalamannya saat menjabat Kapolsek Sunda Kelapa pada tahun 2018. Ia menceritakan bagaimana hubungan yang dibangun dengan hati dapat menciptakan ikatan yang luar biasa dengan warga. Bahkan, ketika tiba waktunya untuk berpindah tugas, masyarakat di wilayah Kepulauan Seribu tersebut sempat menahan kepindahannya sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kenyamanan yang ia berikan selama menjabat.

Baca Juga :  Punya Dua Anak Laki-Laki, Cut Meyriska Penasaran Ingin Anak Perempuan

“Perempuan tidak boleh cuma di belakang, harus tampil, berani bermimpi, berani melangkah untuk memberikan yang terbaik, terutama di lingkungan kita,” ujar istri dari Brigjen Puji Santosa ini dengan penuh semangat.

Sebagai seorang praktisi sekaligus akademisi yang memegang gelar doktor, ibu dari dua anak ini menegaskan bahwa penegakan hukum harus dilakukan dengan hati nurani sebagai prioritas utama. Baginya, jabatan adalah sebuah amanah (titipan) yang kelak harus dipertanggungjawabkan di akhirat. Oleh karena itu, ia selalu berusaha bekerja dengan benar sesuai koridor hukum yang berlaku, namun tetap mengedepankan sisi humanis (manusiawi) dalam setiap tindakan, termasuk saat mengambil keputusan yang logis (masuk akal) dalam menghadapi dinamika keamanan di Jakarta.

Baca Juga :  Peduli Kesehatan Perempuan, Dompet Dhuafa Kepri Gelar Pemeriksaan Kesehatan Rahim Secara Gratis

Netty berharap capaian dan pengalamannya, baik di dalam struktur kepolisian maupun sebagai akademisi, dapat menjadi motivasi bagi seluruh perempuan Indonesia. Ia mengajak kaum perempuan untuk terus bergerak satu draf langkah ke depan agar dapat memberikan dampak positif serta manfaat yang luas bagi masyarakat, bangsa, dan negara. (gdi)