Anji Ungkap Kronologi Wafatnya Ibunda di Rumah

Usai dimakamkan di TPU Mangunjaya, Anji menjelaskan bahwa sang ibu sebenarnya mengembuskan napas terakhir di rumah, bukan di rumah sakit.

WANITAINDONESIA.CO – Kabar duka datang dari musisi Erdian Aji Prihartanto. Sang ibunda tercinta, Siti Sundari, meninggal dunia pada 26 Maret 2026 setelah berjuang melawan penyakit jantung dan ginjal.

Usai dimakamkan di TPU Mangunjaya, Anji menjelaskan bahwa sang ibu sebenarnya mengembuskan napas terakhir di rumah, bukan di rumah sakit.

Ia mengungkapkan bahwa keluarga sempat membawa ibunya ke IGD, namun saat itu kondisinya diduga sudah tidak ada sejak dari rumah.

Baca Juga :  Kolaborasi Musisi Prinsa dan Difki Hidupkan Kembali Lagu Galau Populer 2000an

“Mama bukannya masuk IGD karena sakit lalu meninggal, bukan. Tapi kita bawa ke IGD karena sepertinya sudah nggak ada di rumah,” kata Anji.

Menurut Anji, sang ibu memang telah lama menjalani pengobatan intensif atas penyakit yang dideritanya. Ia juga membagikan kisah emosional saat mendapati ibundanya dalam kondisi kritis di rumah.

Baca Juga :  Karnaval SCTV 2025: Musisi Terbaik dan Bintang Sinetron SCTV Ramaikan Lapangan Simongklang, Widuri-Pemalang

Peristiwa itu bermula saat asisten rumah tangga memberi tahu bahwa sang ibu tidak kunjung bangun di pagi hari. Anji yang tinggal berdekatan langsung berlari menuju rumah ibunya.

Awalnya, ia mengira sang ibu hanya tertidur. Namun, saat mencoba membangunkan, kondisi ibunya ternyata sudah sangat lemah.

“Saya tepok-tepok ‘Mah, Mah, bangun Mah’, terus ngorok, terus kayaknya udah hilang di situ.”

Baca Juga :  Kasus Narkoba, Anji Dapat Vonis Lebih Ringan dari Tuntutan JPU

Anji bahkan sempat merasakan denyut jantung ibunda yang melemah sebelum akhirnya berhenti. “Sebelumnya saya masih ngerasain ada denyut jantungnya lemah, tapi setelah itu kayak pas banget lagi saya pegang.”

Meski berat, momen tersebut membuat Anji lebih ikhlas menerima kepergian ibunda ke pangkuan Illahi. (GIE)