WANITAINDONESIA.CO — Perubahan hormonal yang terjadi seiring bertambahnya usia, termasuk pada fase paruh baya, sering kali memengaruhi komposisi tubuh secara keseluruhan. Salah satu pergeseran yang paling nyata adalah berkurangnya massa otot (seperti otot) yang dibarengi dengan peningkatan lemak tubuh, khususnya di area perut.
Dalam upaya mengelola atau menurunkan berat badan pada usia tersebut, apa yang dikonsumsi melalui minuman memegang peranan yang sama pentingnya dengan makanan padat. Banyak orang sering kali tidak menyadari jumlah akumulasi kalori harian yang masuk melalui minuman manis, jus, minuman beralkohol, maupun kopi tinggi kalori.
Menurut Ina Benkova, RD, seorang ahli diet terdaftar yang berspesialisasi dalam manajemen berat badan menopause, kesalahan yang paling sering ia temukan adalah konsumsi kalori cair tanpa sadar. Mengganti ragam minuman tersebut dengan pilihan yang lebih tepat menjadi kunci utama dalam menjaga keseimbangan tubuh.
Para ahli nutrisi sepakat bahwa air putih merupakan pilihan terbaik untuk mendukung kesehatan dan pengelolaan berat badan di atas usia 50 tahun. Air putih tidak mengandung kalori, sehingga membantu mempertahankan defisit kalori tanpa harus memangkas asupan makanan secara berlebihan. Selain itu, air putih juga bebas dari tambahan gula yang sering kali memicu lonjakan kadar gula darah dan berisiko meningkatkan resistensi insulin seiring bertambahnya usia.
Agar tidak terasa membosankan, air putih dapat diolah agar lebih menarik dengan menambahkan potongan buah segar serta rempah-rempah pilihan. Valerie Agyeman, RDN, seorang ahli gizi terdaftar, menyarankan beberapa kombinasi penyedap alami seperti mentimun dan daun mint, stroberi dan lemon, atau nanas dan jahe ke dalam air biasa maupun air berkarbonasi.
Dari sisi kesehatan metabolisme, tingkat hidrasi yang optimal terbukti berkaitan erat dengan pencegahan penambahan berat badan serta penurunan risiko obesitas. Kurangnya asupan cairan tubuh juga kerap dihubungkan dengan lingkar pinggang yang besar, resistensi insulin, diabetes, hingga sindrom metabolik.
Hillary Wright, M.Ed., RDN, penulis buku The Menopause Diet Plan, merekomendasikan agar setiap individu rutin mencukupi kebutuhan cairan tubuh sesuai kenyamanan harian. Konsumsi air putih sebelum makan terbukti membantu menekan nafsu makan serta memberikan rasa kenyang lebih lama berkat volumenya yang mengisi ruang di dalam lambung.
Selain memperhatikan asupan cairan, menjaga kesehatan tubuh di usia paruh baya juga perlu didukung oleh kebiasaan gaya hidup seimbang lainnya. Pemenuhan asupan protein harian serta konsumsi makanan kaya serat sangat dianjurkan untuk mempertahankan massa otot dan menjaga rasa kenyang lebih lama. Di samping itu, rutin melakukan latihan kekuatan fisik serta mencukupi kebutuhan gizi dari sumber nabati seperti kedelai turut membantu menjaga kebugaran tubuh secara menyeluruh.
Langkah sederhana dalam memilih minuman yang tepat hari ini adalah investasi terbaik untuk merawat kesehatan tubuh agar tetap bugar dan berenergi di setiap langkah usia Anda.





