Dari Guest Service Agent hingga General Manager, Perjalanan 19 Tahun Yunindra Hardino di Industri Hospitality

Di bawah kepemimpinannya, Swiss-Belresort Dago Heritage Bandung akan berfokus pada peningkatan standar pelayanan, pengembangan sumber daya manusia, penguatan hubungan dengan tamu (guest engagement), serta perluasan kemitraan strategis.

WANITAINDONESIA.CO – Perjalanan menuju puncak karier tidak selalu berlangsung dalam waktu singkat. Ada proses panjang, pengalaman, dan pembelajaran yang membentuk seseorang menjadi pemimpin. Hal itulah yang tercermin dari perjalanan profesional Yunindra Hardino, yang kini dipercaya memimpin Swiss-Belresort Dago Heritage Bandung sebagai General Manager.

Hampir dua dekade berkecimpung di industri perhotelan membuat Yunindra memahami bahwa hospitality bukan sekadar tentang fasilitas mewah atau pelayanan standar internasional. Lebih dari itu, industri ini berbicara tentang manusia, ketulusan, perhatian terhadap detail, serta kemampuan menciptakan pengalaman yang membuat tamu merasa istimewa.

Babak baru perjalanan kariernya dimulai pada Oktober 2026, seiring pengangkatannya sebagai General Manager Swiss-Belresort Dago Heritage Bandung. Posisi ini menjadi kesempatan bagi Yunindra untuk membawa pengalaman panjangnya sekaligus memperkuat identitas resort sebagai destinasi pilihan bagi wisatawan, keluarga, pencinta golf, hingga kebutuhan pertemuan bisnis.

Memulai dari Garis Terdepan

Menariknya, perjalanan karier Yunindra tidak langsung dimulai dari posisi manajerial. Pada 2007, ia mengawali langkahnya sebagai Guest Service Agent, posisi yang memberinya kesempatan berinteraksi langsung dengan tamu dan memahami kebutuhan mereka.

Dari sana, kariernya berkembang melalui berbagai posisi di bidang Front Office dan Rooms Division. Pengalaman tersebut membawanya menjelajahi sejumlah jaringan hotel internasional di Indonesia.

Baca Juga :  Cita Rasa Perayaan “Holiday Season Flavors of Joy” di Swiss-Belresort Dago Heritage Bandung

Beberapa properti yang pernah menjadi bagian dari perjalanan profesionalnya antara lain Novotel & Ibis Balikpapan, Novotel Banjarmasin Airport, Grand Mercure Bandung Setiabudi, Pullman Ciawi Vimala Hills Resort Spa & Convention, Mercure Jakarta Gatot Subroto, Mercure Pangkalan Bun, hingga Herloom Hotel & Residence BSD.

Di properti terakhir tersebut, Yunindra dipercaya menjabat sebagai Residence Manager sebelum melangkah ke posisi barunya.

Pengalaman bekerja di berbagai karakter hotel dan destinasi membentuk perspektifnya dalam mengelola operasional, membangun tim, serta menjaga kepuasan tamu. Ia juga dikenal memiliki perhatian terhadap pengembangan sumber daya manusia, keunggulan operasional, dan kualitas pelayanan.

Kepemimpinan yang Berawal dari Manusia

Bagi Yunindra, memimpin sebuah hotel bukan hanya tentang memastikan seluruh operasional berjalan baik. Ada tanggung jawab lebih besar untuk membangun lingkungan kerja yang positif dan memberdayakan setiap anggota tim.

Dalam peran barunya, ia ingin memperkuat budaya pelayanan, mengembangkan potensi karyawan, serta memastikan setiap tamu mendapatkan pengalaman yang berkesan.

“Saya bersyukur atas kesempatan untuk memimpin Swiss-Belresort Dago Heritage Bandung. Ini merupakan babak baru yang sangat menarik, dan saya melihat potensi besar yang dimiliki resort ini, khususnya dari sisi sumber daya manusia, lokasi, serta karakter resort yang unik,” ujar Yunindra Hardino.

Baca Juga :  Menu Makanan dan Minuman Andalan yang Menggoda dari Swiss-Belresort Dago Heritage Bandung: Dari Dago Shirley Temple Sampai dengan Nasi Goreng Special Uma

Ia juga melihat peluang besar untuk semakin memperkuat posisi resort sebagai destinasi pilihan bagi keluarga, wisatawan leisure, golfer, serta tamu MICE di Bandung.

Baginya, kualitas pelayanan yang baik harus tumbuh dari tim yang memiliki semangat, kompetensi, dan rasa memiliki terhadap tempat mereka bekerja.

Membawa Pengalaman Menuju Babak Baru

Di bawah kepemimpinannya, Swiss-Belresort Dago Heritage Bandung akan berfokus pada peningkatan standar pelayanan, pengembangan sumber daya manusia, penguatan hubungan dengan tamu (guest engagement), serta perluasan kemitraan strategis.

Lokasi resort yang berada di kawasan Dago Atas, tepatnya di lingkungan Dago Heritage 1917 Golf Course, menjadi salah satu keunggulan yang ingin terus dikembangkan.

Potensi tersebut membuka peluang untuk menghadirkan pengalaman menginap yang lebih lengkap, mulai dari wisata keluarga, golf, wellness, kuliner, hingga kegiatan meeting, incentive, convention, and exhibition (MICE).

Yunindra menilai, keunggulan sebuah resort tidak hanya terletak pada bangunan dan fasilitas yang ditawarkan, tetapi juga bagaimana seluruh elemen tersebut mampu memberikan pengalaman yang menyenangkan bagi setiap pengunjung.

Baca Juga :  Hampir Dua Dekade di Industri Perhotelan, Babak Baru Dimulai: Yunindra Hardino Pimpin Swiss-Belresort Dago Heritage Bandung sebagai General Manager

“Fasilitas yang indah mungkin dapat menarik tamu untuk datang, tetapi pelayanan yang tulus, perhatian terhadap detail, dan hubungan antarmanusia yang bermakna adalah hal yang membuat mereka ingin kembali,” tambahnya.

Hospitality Bukan Sekadar Melayani, tetapi Menciptakan Kenangan

Kini, dengan pengalaman hampir 20 tahun yang dibangun dari lini pelayanan terdepan hingga posisi manajemen senior, Yunindra memasuki fase baru dalam perjalanan profesionalnya.

Pengalaman panjang tersebut menjadi bekal untuk menghadapi tantangan industri perhotelan yang terus berkembang, sekaligus memperkuat daya saing Swiss-Belresort Dago Heritage Bandung.

Bagi Yunindra, esensi hospitality tetap berakar pada hal sederhana: manusia dan ketulusan dalam melayani.

Sebab, pengalaman menginap yang berkesan bukan hanya tentang kamar yang nyaman atau pemandangan yang indah. Ada keramahan, perhatian, dan sentuhan personal yang membuat seseorang merasa dihargai.

Dan di situlah perjalanan seorang pemimpin hospitality menemukan maknanya: bukan sekadar mengelola sebuah hotel, melainkan membangun tim yang mampu menghadirkan kenangan indah bagi setiap tamu. (Ver)