WANITAINDONESIA – Bagi Ade Fitrie Kirana, membangun usaha bukan hanya soal mengejar keuntungan. Lebih dari itu, bisnis bisa menjadi jalan bagi perempuan untuk memiliki kepercayaan diri, membantu keluarga, sekaligus menciptakan manfaat bagi orang lain.
Berangkat dari pengalaman tersebut, artis, pengusaha, sekaligus mantan Ketua Yayasan Peduli Perlindungan Anak (YPPA) itu mengajak semakin banyak perempuan berani memulai usaha tanpa harus menunggu kondisi yang dianggap sempurna.
Ade Fitrie Kirana mengaku telah menekuni dunia usaha sejak tahun 2000. Pengalaman itulah yang membuatnya memahami bahwa perjalanan membangun bisnis tidak selalu mudah. Ada masa ketika seseorang harus menghadapi kegagalan, kehilangan kepercayaan diri, hingga keraguan untuk kembali bangkit.
“Saya percaya setiap perempuan punya potensi menjadi mandiri. Jangan takut memulai hanya karena merasa modalnya kecil atau pengalamannya belum banyak. Yang paling penting adalah kemauan untuk belajar dan terus bertumbuh,” kata Ade Fitrie Kirana saat ditemui usai menghadiri kegiatan pemberdayaan perempuan di Jakarta Selatan.

Menurut Ade Fitrie Kirana, semakin banyak perempuan yang memiliki penghasilan sendiri, semakin kuat pula fondasi sebuah keluarga. Ia menilai perempuan bukan hanya berperan sebagai pendamping, tetapi juga mampu menjadi motor penggerak ekonomi ketika diberi kesempatan mengembangkan kemampuan dan kreativitasnya.
Karena itu, Ade Fitrie Kirana mendorong lahirnya berbagai kegiatan yang membekali perempuan dengan keterampilan praktis, mulai dari pengelolaan keuangan keluarga, pengembangan usaha rumahan, hingga pemanfaatan teknologi digital untuk memperluas pemasaran produk.
“Usaha tidak harus langsung besar. Banyak bisnis sukses yang lahir dari dapur rumah, dari hobi, bahkan dari keberanian menawarkan satu produk pertama. Jangan remehkan langkah kecil,” urai Ade Fitrie Kirana.

Ade Fitrie Kirana juga menilai dukungan lingkungan menjadi faktor penting bagi perempuan yang ingin berkembang. Menurutnya, keluarga, komunitas, dan pemerintah perlu menghadirkan ruang yang mendorong perempuan berani mencoba, bukan justru takut gagal karena stigma atau tekanan sosial.
“Kalau perempuan saling mendukung, peluang untuk tumbuh akan semakin besar. Kita tidak sedang bersaing, tetapi saling menguatkan agar lebih banyak keluarga bisa hidup lebih sejahtera,” tutur pesinetron Raden Kian Santang MNC TV ini.
Di akhir pernyataannya, Ade Fitrie Kirana berharap kisah-kisah perempuan yang berhasil membangun usaha dari nol semakin banyak di Indonesia. Baginya, keberhasilan seorang perempuan tidak hanya mengubah kehidupannya sendiri, tetapi juga membuka harapan baru bagi anak-anak dan keluarga di sekitarnya.
“Perempuan yang berani memulai adalah perempuan yang sedang membuka pintu masa depan. Sekecil apa pun langkah hari ini, bisa menjadi awal dari perubahan besar bagi dirinya dan banyak orang,” pungkas Ade Fitrie Kirana. (GIE)





