WANITAINDONESIA.CO – Hujan deras yang mengguyur wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya sejak pagi tadi memicu genangan air di sejumlah titik strategis.
Berdasarkan data terbaru dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, setidaknya 10 RT dan 23 ruas jalan dilaporkan tergenang air dengan ketinggian yang bervariasi.
Jakarta Selatan menjadi area yang paling terdampak dengan total 8 RT yang terendam. Kelurahan Cilandak Timur mencatat level air tertinggi yang mencapai hampir satu meter.
Berikut rincian wilayah RT yang terdampak:
Jakarta Selatan (8 RT) terdiri atas
- Cilandak Timur 3 RT (Ketinggian hingga 95 cm) disebabkan luapan Kali Krukut,
- Cipete Utara 3 RT (Ketinggian 70 cm) yang disebabkan luapan Kali Krukut, dan
- Cilandak Barat serta Duren Tiga Masing-masing 1 RT (Ketinggian 40 cm).
Kemudian untuk Jakarta Utara (2 RT) terdiri atas
- Tanjung Priok 2 RT (Ketinggian 20 cm) yang disebabkan curah hujan tinggi.
Kemudian berikut 23 ruas jalan yang tergenang, pPengendara diimbau menghindari atau berhati-hati saat melintasi jalur-jalur berikut terutama di wilayah Jakarta Utara dan Jagakarsa. Berikut rinciannya
- Jakarta Utara:
Jl. Yos Sudarso (Sunter), Jl. Pegangsaan Dua (10 titik berbeda), Jl. Hybrida, Jl. Muara Baru, Jl. Jampea, Jl. Rorotan, hingga Jl. Agung Karya. - Jakarta Selatan:
Jl. Raya Jagakarsa (depan Kementan), Jl. Balai Rakyat, dan Jl. Kelapa Hijau.
Status Terkini BPBD DKI telah mengerahkan personel dari Dinas SDA, Bina Marga, dan Gulkarmat untuk melakukan penyedotan air menggunakan pompa mobile.
Petugas juga sudah memastikan tali-tali air berfungsi maksimal agar genangan cepat surut.
Tips Aman Bagi Pengendara yang Terjebak Banjir
Jangan panik! Jika Anda sedang berkendara dan terjebak dalam situasi genangan, berikut langkah yang harus dilakukan:
Ukur Ketinggian Air, jangan memaksakan melintas jika air sudah setinggi knalpot atau setengah roda mobil. Lebih baik putar balik atau cari rute alternatif.
Gunakan gigi rendah dan selalu jaga putaran mesin (RPM). Jika terpaksa melintas, gunakan gigi 1 (manual) atau L (matic).
Jaga putaran mesin tetap stabil (RPM tinggi) agar air tidak masuk ke ruang mesin melalui knalpot.
Jika kendaraan tiba-tiba mati di tengah genangan, jangan mencoba menghidupkan mesin kembali (starter). Hal ini dapat menyebabkan water hammer yang merusak mesin secara total. Segera dorong kendaraan ke tempat aman.
Cek rem berfungsi normal setelah berhasil melintasi genangan. Caranya dengan menginjak rem berkali-kali secara perlahan (metode pedal dabbing) untuk mengeringkan piringan rem agar fungsi pengereman kembali normal.
Hubungi bantuan Jika terjebak dalam kondisi darurat, segera hubungi layanan darurat 112 (Gratis & 24 Jam).
BPBD DKI Jakarta mengimbau masyarakat untuk terus memantau informasi cuaca melalui kanal resmi dan aplikasi Jakarta Kini (JAKI). (Gdi)





