Site icon Wanita Indonesia

WEPs Awards 2026 Indonesia: UN Women Umumkan 18 Pemenang, Partisipasi Tembus Rekor Asia Pasifik

Malam penganugerahan sukses digelar di Hotel Bidakara, Jakarta, pada Kamis (29/10/2026).

WANITAINDONESIA.CO — Badan PBB untuk Kesetaraan Gender dan Pemberdayaan Perempuan (UN Women) resmi mengumumkan 18 pemenang ajang bergengsi Women’s Empowerment Principles (WEPs) Awards 2026 Indonesia. Malam penganugerahan tersebut sukses digelar di Hotel Bidakara, Jakarta, pada Kamis (29/10/2026).

Ajang tahun ini mencatatkan sejarah baru dalam gerakan kesetaraan gender sektor swasta. Partisipasi perusahaan Indonesia melonjak drastis hingga mencapai 142 aplikasi dari 94 perusahaan. Angka ini merupakan rekor partisipasi tertinggi sejak WEPs Awards pertama kali diselenggarakan pada 2020, sekaligus menjadi yang tertinggi di seluruh kawasan Asia Pasifik. Penghargaan ini diberikan kepada sektor bisnis dan korporasi yang terbukti secara terukur mendorong kesetaraan gender di tempat kerja, pasar, rantai pasok, hingga pemberdayaan komunitas.

Penganugerahan WEPs Awards 2026 menjadi pengingat penting bagi dunia usaha untuk memperkuat komitmen dalam memperkecil kesenjangan gender. Berdasarkan laporan Global Gender Gap Report 2026 dari World Economic Forum (WEF), Indonesia saat ini berada di peringkat 106 dari 145 negara—turun sembilan peringkat dari tahun sebelumnya, dengan angka kesenjangan gender tertutup sebesar 68,7%.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) per Mei 2026 juga menunjukkan Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) perempuan berada di angka 55,84%, masih jauh tertinggal dibandingkan TPAK laki-laki yang mencapai 85,14%.

“Indonesia memiliki potensi ekonomi yang sangat besar yang dapat diwujudkan sepenuhnya dengan membangun sistem yang mendukung dan membuka ruang bagi potensi, solusi, serta kontribusi perempuan. Kesetaraan gender bukan isu perempuan semata, melainkan soal talenta, daya saing perusahaan, dan ketahanan nasional,” ujar Ulziisuren Jamsran, UN Women Indonesia Representative & Liaison to ASEAN.

Ulziisuren menambahkan bahwa para pemenang tahun ini berhasil menerjemahkan komitmen menjadi aksi nyata melalui kebijakan tertulis, alokasi anggaran, dan indikator keberhasilan yang terukur. Dukungan serupa disampaikan oleh Marco Bonetti, Deputy Head of Mission Delegasi Uni Eropa untuk Indonesia dan Brunei Darussalam, serta Rod Brazier, Duta Besar Australia untuk Indonesia. Keduanya mengapresiasi keberanian kepemimpinan korporasi di Indonesia yang membuktikan bahwa kesetaraan gender dan kinerja bisnis yang kuat dapat berjalan seiring.

[kiri ke kanan] Nurlely Aman (Direktur Legal & Manajemen Sumber Daya Manusia PT PLN (Persero)), 1st Winner Gender-inclusive Workplace & 1st Runner Up Community Engagement & Partnerships; Eni Widiyanti, Asisten Deputi Pengarusutamaan Gender Bidang Perekonomian, Infrastruktur, dan Pembangunan Kewilayahan serta Pemerintah Daerah Wilayah I, KemenPPPA (Perwakilan Juri); Dwi Yuliawati, Head of Programmes, UN Women Indonesia; Melanie Masriel (Chief Corporate Affairs, Engagement, and Sustainability) L’Oreal Indonesia, 1st Winner Inclusive Procurement Category.
Pada penganugerahan tahun ini, sejumlah perusahaan BUMN dan swasta berhasil membuktikan komitmennya melalui berbagai inovasi kebijakan. Di kategori Leadership Commitment, PT Wijaya Karya (Persero) Tbk meraih penghargaan atas kepemimpinan Hadjar Seti Adji yang mengintegrasikan kesetaraan gender ke dalam transformasi pengelolaan talenta, pengembangan pemimpin perempuan, serta kebijakan ramah keluarga. Sementara itu, PT PLN (Persero) memenangi kategori Gender-Inclusive Workplace berkat pendekatan tempat kerja inklusif yang mendukung jam kerja fleksibel, cuti orang tua, dan fasilitas pengasuhan anak bagi karyawan.

Di sektor pasar dan rantai pasok, PT Advanta Seeds Indonesia menyabet kategori Gender-Responsive Marketplace melalui program Advanta Women yang memperkuat kapasitas serta peluang kewirausahaan perempuan di rantai nilai pertanian. Pada kategori Inclusive Procurement, L’Oréal Indonesia keluar sebagai pemenang lewat Inclusive Sourcing Programme yang membuka akses ekonomi bagi kelompok kurang terlayani dan bisnis milik perempuan.

Pemberdayaan masyarakat juga menjadi fokus penting, di mana Siloam International Hospitals memenangi kategori Community Engagement & Partnerships melalui program SELANGKAH (Semangat Lawan Kanker) yang memperluas akses edukasi dan deteksi dini kanker payudara. Tak kalah menarik, kategori baru Tech & AI for Gender Equality diraih oleh PT Kereta Api Indonesia (Persero) melalui fitur Female Seat Map pada aplikasi Access by KAI, yang memungkinkan penumpang perempuan memilih tempat duduk di samping sesama perempuan demi keamanan dan kenyamanan.

Selain kategori utama, penghargaan Special Mention diberikan kepada dua figur inspiratif. Andi Rosita Dewi dari GAWIREA menerima penghargaan Youth Leadership atas inisiatif energi terbarukan berbasis komunitas yang memperkuat kepemimpinan perempuan adat. Sementara itu, Komodo Water dianugerahi SME Champion berkat model bisnis air bersih yang menempatkan perempuan sebagai pelaku usaha, operator, dan pengambil keputusan di tingkat komunitas. Seluruh pemenang ini nantinya akan mewakili Indonesia pada penganugerahan WEPs Awards tingkat Asia Pasifik.

Setiap aplikasi yang masuk melewati proses seleksi ketat tanpa pungutan biaya, mulai dari penelaahan dokumen, penilaian juri independen dari berbagai kalangan, hingga proses due diligence. Deputi Bidang Kesetaraan Gender KemenPPPA, Dr. Amurwani Dwi Lestariningsih, menegaskan bahwa prinsip pemberdayaan perempuan harus diintegrasikan ke dalam seluruh operasional perusahaan, bukan sekadar inisiatif terpisah atau insidental.

Langkah ini menjadi semakin krusial mengingat laporan global memperkirakan kesetaraan gender penuh baru akan tercapai dalam 120 tahun jika menggunakan laju saat ini. Hambatan seperti kesenjangan upah, glass ceiling, dan beban kerja domestik tak berbayar masih menjadi tantangan mendasar.

Pemerintah Indonesia sendiri menargetkan TPAK perempuan mencapai 70% pada tahun 2045, yang membutuhkan penambahan sekitar 750.000 perempuan di angkatan kerja setiap tahunnya. KemenPPPA mendorong sektor bisnis untuk memfasilitasi kebutuhan ini melalui penyediaan daycare, ruang laktasi, cuti orang tua, hingga jam kerja fleksibel—praktik baik yang telah dibuktikan oleh para pemenang WEPs Awards 2026. (Des)

Exit mobile version