Site icon Wanita Indonesia

Usia Muda dan Segudang Prestasi, Dinalia Salurkan Energi “Bucin” Remaja di Mini Album “Harap Maklum, Lagi Kecintaan”

Berhasil membagi waktu antara prestasi akademik, olahraga, hingga membangun basis penggemar sebanyak 4 juta followers di media sosial (@dinnaputriparker dan @gl.din), gadis yang akrab disapa Dina ini semakin memantapkan langkahnya di Industri Musik Tanah Air.

WANITAINDONESIA.CO – Usia 18 tahun menjadi pembuktian bagi Dinalia dalam menyalurkan potensi tanpa batas. Berhasil membagi waktu antara prestasi akademik, olahraga, hingga membangun basis penggemar sebanyak 4 juta followers di media sosial (@dinnaputriparker dan @gl.din), gadis yang akrab disapa Dina ini semakin memantapkan langkahnya di Industri Musik Tanah Air.

Langkah ini ditandai dengan perilisan Extended Play (EP) atau mini album debutnya bertajuk “Harap Maklum, Lagi Kecintaan”. Sebelumnya, nama Dinalia sempat mencuri perhatian lewat single perdana “Aduh Kamu” yang sukses digunakan oleh hampir 25 ribu kreator di media sosial.

Tak ingin setengah-setengah di blantika musik, penyanyi muda ini merangkum empat trek unik dan menggemaskan dalam mini album terbarunya. Menyelami 4 Trek Unik di EP “Harap Maklum, Lagi Kecintaan”. Dinalia enggan menyajikan lagu cinta yang terasa berat atau dipenuhi ratapan pilu. Lewat mini album ini, ia meracik sudut pandang romansa remaja yang ringan, jenaka, namun tetap berkesan.

1. Mine Forever — Ketika Posesif Dibungkus Jadi Hal Menggemaskan
Didapuk sebagai lead single, lagu ciptaan sang produser, Ivan Rakavino, ini menangkap perasaan bucin dan keinginan untuk memiliki pasangan sepenuhnya. Alih-alih terdengar mengekang atau menakutkan, dinamika manis dalam lagu ini justru mengemas rasa posesif menjadi sesuatu yang sangat menggemaskan dan bikin senyum-senyum sendiri.
2. Sayang Culik Aku — Antusiasme Menanti Akhir Pekan demi Sang Kekasih
Ditulis oleh Ivan Rakavino bersama Brian Val, trek ini menjadi lagu wajib bagi siapa saja yang sedang dimabuk asmara dan tak sabar menunggu datangnya akhir pekan. Mengangkat kisah seorang perempuan yang merindukan waktu kencan bersama pacarnya, lagu ini menyajikan energi yang ceria, catchy, dan dipenuhi rasa antusiasme anak muda.
3. Aduh Kamu — Curhat Masa PDKT yang Menggantung dan Bikin Gemas
Sebagai lagu yang lebih dulu dirilis dan sukses mencuri perhatian publik, trek ini ditulis langsung oleh Dinalia berdasarkan pengalaman pribadinya, dibantu oleh Zweitson Thegar dan Fiki Aulia. Lagu ini menangkap momen PDKT yang terkesan mengulur waktu—ketika seseorang sudah kelelahan menunggu kepastian dan sinyal tegas dari sang gebetan untuk meresmikan hubungan.
4. Sering Ribut — Bumbu-Bumbu Pertengkaran Kecil yang Bikin Makin Lengket
Mini album ini ditutup dengan trek yang penuh energi dan canda tawa. Ditulis oleh Dinalia bersama Ivan Rakavino dan Adam Febrian, “Sering Ribut” memotret fase adaptasi antar pasangan. Pertengkaran dalam lagu ini bukanlah konflik berat, melainkan keisengan, saling goda, dan proses mengenal kebiasaan masing-masing yang pada akhirnya justru makin mempererat rasa cinta.

Sebuah fakta menarik datang dari trek utama, “Mine Forever”. Sebelum resmi dilepas ke publik, lagu ini telah lebih dulu viral dan meramaikan For You Page (FYP) di berbagai platform media sosial.

Strategi promosi unik yang dijalankan oleh label We Ace Music yakni dengan menggelar beberapa showcase selama satu bulan sebelum tanggal perilisan membuat penonton sudah hafal dan bernyanyi bersama saat Dinalia membawakan lagu tersebut di atas panggung.

Sebagai label musik independen baru di Indonesia yang berfokus mengembangkan bakat pendatang baru, We Ace Music menilai Dinalia memiliki keunikan dan karakter yang sangat kuat.

“Dinalia untuk anak seumurannya sangat mengejutkan. Ia sudah sangat mengerti komitmen, tanggung jawab, dan memiliki passion yang kuat. Hal ini sangat memudahkan kami dalam proses penggarapan mini album. Semoga karya Dinalia bisa menjangkau banyak lapisan masyarakat, terutama remaja,” ungkap Ivan Rakavino selaku Executive Producer We Ace Music.

Pemilihan judul “Harap Maklum, Lagi Kecintaan” sendiri merepresentasikan personal Dinalia dan pesan utama di balik lagu-lagunya: bahwa fase jatuh cinta di usia muda bukanlah sesuatu yang canggung (cringe), melainkan salah satu momen paling berkesan dalam perjalanan hidup setiap orang.

EP “Harap Maklum, Lagi Kecintaan” kini sudah dapat didengarkan di seluruh platform pemutar musik digital (Digital Streaming Platform). (wib)

 

Exit mobile version