WANITAINDONESIA.CO – Grup musik UNGU akan menggelar konser bertajuk “Waktu Yang Dinanti: Final Chapter” sebagai penanda 30 tahun perjalanan mereka di industri musik Indonesia. Konser tersebut dijadwalkan berlangsung pada Jumat, 30 Oktober 2026 di Tennis Indoor Senayan, Jakarta.
Konser ini menjadi bagian dari perayaan tiga dekade UNGU bersama para penggemarnya, Cliquers. Sejumlah musisi juga dijadwalkan hadir sebagai bintang tamu, yakni Rossa, Lesti Kejora, Kiesha Alvaro, dan Zara Leora.
Menjelang pelaksanaan konser, penyelenggara menambah dua kategori tiket baru, yaitu Premier Sofa dan Purple Zone. Penambahan kategori tersebut dilakukan seiring tingginya antusiasme penggemar terhadap konser perayaan 30 tahun UNGU.
Kategori Premier Sofa menawarkan tempat duduk premium yang berada di bagian depan panggung. Sementara itu, Purple Zone menjadi area festival tambahan yang disiapkan untuk menampung lebih banyak penonton dalam perayaan tiga dekade perjalanan UNGU.
Selain itu, kategori VVIP juga tersedia bagi penonton yang menginginkan posisi dengan sudut pandang langsung ke arah panggung.
Untuk kategori Purple Zone, penjualan tiket dibuka pada Senin, 24 Agustus 2026 pukul 10.00 WIB. Harga khusus sebesar Rp299 ribu berlaku selama periode 24 hingga 31 Agustus 2026. Setelah periode tersebut, harga normal tiket Purple Zone menjadi Rp399 ribu.
Adapun kategori tiket lainnya yang tersedia dalam konser tersebut meliputi Diamond seharga Rp1,3 juta, Platinum Rp1 juta, Gold Rp800 ribu, Silver Rp550 ribu, Golden Festival Rp850 ribu, serta Festival Rp700 ribu.
Sejumlah kategori tiket, seperti Gold, Silver, Golden Festival, dan Festival, disebut mulai terbatas.
Tiga Dekade Perjalanan UNGU
UNGU dibentuk di Jakarta pada 1996 dan menjadi salah satu grup musik yang mampu bertahan panjang di industri musik Indonesia. Saat ini, formasi UNGU terdiri atas Pasha sebagai vokalis, Makki pada bass, Enda dan Oncy pada gitar, serta Rowman sebagai drummer.
Nama UNGU semakin dikenal luas setelah merilis album Melayang pada 2005. Album tersebut melahirkan sejumlah lagu populer, di antaranya “Demi Waktu”, “Kekasih Gelapku”, dan “Tercipta Untukku”.
Selain lagu-lagu bertema percintaan, UNGU juga memperluas warna musiknya melalui karya religi. Hal itu antara lain terlihat melalui album Surga-Mu yang dirilis pada 2006 dan Para Pencari-Mu pada 2007.
Konser “Waktu Yang Dinanti: Final Chapter” diharapkan menjadi momentum bagi UNGU untuk kembali mempertemukan karya-karya mereka dengan Cliquers sekaligus menandai perjalanan tiga dekade di panggung musik Indonesia.(den)





